Pelaku Wisata di Bali Siap Hadapi New Normal: Okezone Financial system


JAKARTA – Pelaku pariwisata di Kabupaten Buleleng, Bali sedang mempersiapkan diri buat dibukanya kembali sektor pariwisata dalam generation new customary di masa pandemi virus corona. Pelaku pariwisata pun menata kembali lodge maupun restauran pasca-tiga bulan tidak beroperasi sebab wabah Covid-19.

Sebelum wabah covid-19, Kawasan Kaliasem Buleleng, Bali merupakan salah satu tempat wisata primadona bagi wisatawan asing maupun wisatawan lokal buat berkunjung. Namun sejak wabah covid-19 terjadi, praktis tempat wisata ini ditutup sehingga kolam renang maupun peralatan yang ada menjadi tidak terurus.

Baca Juga: New Normal, Ini Strategi Agen Perjalanan Tarik Turis ke RI

Kini dengan adanya new customary yang digagas oleh pemerintah, para pelaku pariwisata mulai berbenah dan mendesain ulang tempat wisata mereka. Semua peralatan furnishings, alat dapur, meja, kolam renang dibersihkan dan ditata ulang.

Mereka juga mendesain ulang tempat duduk yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 dengan jarak tertentu. Begitupun karyawan yang bekerja juga diberikan arahan oleh pemilik usaha buat menerapkan protokol kesehatan ketika nantinya pariwisata sudah dibuka kembali.

“Kami sangat berharap dengan adanya new customary sehingga pariwisata dapat bergeliat kembali,” ujar Pelaku Pariwisata Nyoman Arya Astawa, dikutip dati iNews Television, Rabu (3/6/2020).

Ke depan, pelaku pariwisata optimis sektor ini dapat segera bangkit sebab Bali mengandalkan 70% dari sektor pariwisata dan juga wilayah di Buleleng hampir sebagian besar masuk dalam zona hijau.

“Wisatawan dapat datang ke zona yang telah ditentukan tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya. (fbn) 




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *