Yuk, Kenalan dengan Wisata Renah Kayu Embun

Komunitas DetikTravel

Jambi memiliki desa hijau yang indah bernama Renah Kayu Embun. Sekarang tempat ini salah satu objek wisata yang mampu Anda kunjungi.

Udara segar dan aroma pohon kopi meledak di sepanjang jalan yang berliku, dari waktu ke waktu sejumlah burung camar terbang di antara deretan pohon, menemani kami buat naik sepeda motor dengan kecepatan sedang, di jalan yang membelah bukit-bukit yang bergulir, tanah di sepanjang jalan adalah hamparan ladang dan hutan hujan, penduduk digunakan sebagai perkebunan. berbagai kebutuhan vitamin.

Setelah melintasi jalan yang berliku sekitar 30 menit dari kota Sungai Penuh, kami tiba di pintu masuk Bukit Khayangan, semacam jalan lintas puncak yang bentang alamnya membentang keindahan Kerinci, tetapi tujuan kami bukanlah sebenarnya di sini tetapi desa Renah Kayu Embun, sebuah desa di antara bukit-bukit di bukit Barisan, tepat di sebelah Taman Nasional Kerinci Seblat.

Desa Renah Kayu Embun adalah daerah pertanian di mana hampir semua penduduk bekerja sebagai petani yang menanam makanan dan rempah-rempah, penduduknya hidup di pertanian sejak turun temurun. Pertanian telah lama menjadi penyangga ekonomi masyarakat.

Wilayah Embun Kayu Renah adalah daerah yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Baik wisata alam atau agrowisata. Sungai, air terjun, udara segar, lahan pertanian dan hutan adalah potensi besar desa ini, tidak diragukan lagi desa yang dulunya sepi sekarang ramai.

Semakin banyak penduduk mengolah, tanah yang dulunya masih berupa semak kini telah didaur ulang. Populasi semakin banyak, pertanian telah menjadi kebiasaan bagi populasi.

sungai

Sebagai desa di tengah perbukitan, Renah Kayu Embun memiliki sungai dengan air jernih dari mata air berbukit, alirannya tidak begitu cepat, dan tidak terlalu dalam, tapi cukup dingin, tidak berani mencoba berendam di pagi hari dijamin tidak akan kuat, jika ingin berendam di sini sebaiknya siang hari.

Riam

Lokasinya memang cukup jauh, tetapi semuanya mampu dibayar dengan keindahan alamnya, Renah Kayu Embun memiliki sumber air terjun yang masih utuh, keindahan dan alamnya masih sangat terjaga.

Pertanian

Mata mereka yang tidak ingin berteduh melihat hamparan ladang hijau yang berisi buah-buahan, sayur-sayuran dan tumbuh-tumbuhan. Agrowisata benar-benar salah satu potensi utama desa Renah Kayu Embun, jika bermain di sawah bersama keluarga dijamin akan lama di rumah, jika Anda ingin mengajak anak-anak Anda, mereka mampu dididik tentang proses pertanian dan mengenal alam lebih dekat.

Landscape

Dari Renah Kayu Dew terbentang hamparan luas perbukitan dan hutan hujan, langit biru dan awan putih, dari pintu masuk di sepanjang jalan yang berliku kita disuguhi padang hijau yang teduh, kemudian Gunung Kerinci melayang megah di barat dan timur Danau Kerinci biru merusak mata. Pada saat kita mencapai puncak, kita mampu melihat keramaian dan hiruk pikuk kota di tepi sungai yang penuh dengan kegiatan yang ramai, yang sebagian besar adalah sawah hijau dan kuning.

Jika Anda pergi pagi-pagi sekali, kita mampu melihat awan-awan gurun yang menutupi kota dari sungai, berkabut, dingin dan menyilaukan, sinar matahari pagi yang baru saja menyuap tampias di atap rumah dan awan. Putih, menampilkan gradasi warna yang mempesona.

Nikmati kopi

Jangan ketinggalan kopi jika Anda berkunjung ke sini, tidak peduli jam berapa pun, udara dingin selalu membuat setiap tegukan kopi lebih enak. Jika Anda ingin membeli biji kopi secara langsung, kita mampu langsung mengunjungi petani dan mengambilnya dari kebun. Oh ya, cobalah juga kopi khas yang merupakan daun kawo baleteak, sejenis minuman yang diolah dari daun kopi yang dicampur dengan air panas, umumnya lebih sering diinfuskan dalam kelapa, kemudian diaduk menggunakan kulit manis.


Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *