Dikunjungi Warga Positif Covid-19, Wisata Sungai Hijau Ditutup

TEMPO.CO, Jakarta – Baru dibuka, Kantor Pariwisata kembali menutup tujuan wisata Sungai Hijau di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, oleh karena itu salah satu Covid-19 positif.

“Sudah ditutup buat jangka waktu tidak terbatas,” kata Raja Yoserizal, direktur jenderal badan pariwisata Riau, kepada ANTARA di Pekanbaru, Senin, eight Juni 2020.

Dia mengatakan bahwa penutupan objek wisata dilakukan oleh tim dari kelompok kerja COVID-19 di distrik Kampar, bekerja sama dengan kabupaten Salo. “Kepala penjara dapat memahami keputusan itu,” katanya.

Pekan lalu, seorang warga Natuna di provinsi Kepulauan Riau dinyatakan sebagai pasien ke 118 yang positif buat Covid-19 di Riau. Pasien memiliki riwayat perjalanan pada 26 dan 28 Mei ke tujuan wisata Inexperienced River, Bangkinang, Kabupaten Kampar. Selain itu, pasien juga sempat mengunjungi kota Pekanbaru. Pasien sekarang diisolasi dan dirawat di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru.

Unit kesehatan kota Kampar dan Pekanbaru segera membuat jejak kontak pada keluarga pasien dan kerabat mereka. Mereka mengambil sampel buat uji reaksi rantai polimerase (PCR) buat mengkonfirmasi apakah COVID-19 terinfeksi atau tidak.

“Tujuan ditutup secara resmi sampai pemberitahuan bisa dibuka kembali setelah rekomendasi dari layanan kesehatan atau pejabat yang berwenang,” katanya.

Yoserizal mengatakan sudah ada tujuan wisata, terutama yang dijalankan oleh pihak swasta dan masyarakat di Riau, dibuka kembali setelah pemerintah daerah tidak memperpanjang Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) pada 28 Mei.

Dia mengakui bahwa berdasarkan penelitian oleh tim dari Kantor Pariwisata Riau, sebagian besar manajer destinasi wisata belum menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan benar.

“Dari kabupaten dan kota, kantor Pariwista juga tidak memberikan laporan tertulis yang menunjukkan tujuan wisata mana yang sudah terbuka. Bahkan jika kita tahu bahwa sudah ada pengunjung yang terbuka dan ramai,” katanya. -dia menyatakan.

Dia menyebutkan beberapa tujuan wisata yang belum menerapkan protokol kesehatan, yaitu Teluk Cinta Jering di Kabupaten Kampar dan Danau Kahyangan di kota Pekanbaru. “Pemerintah kabupaten dan kota diberdayakan buat melakukan kegiatan kepolisian,” katanya.

.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *