Sempat Didatangi Pasien Corona, Objek Wisata Sungai Hijau di Riau Ditutup

Merdeka.com – Barang-barang wisata di Sungai Hijau di Kabupaten Kampar Bangkinang, Riau sementara ditutup. Sebab tempat itu sudah banyak dikunjungi 2 kali oleh pasien positif buat virus Corona HW awal (46).

Pasien HW yang diketahui ternyata adalah kepala departemen pekerjaan umum kabupaten Natuna, dan tidak ditemukan oleh Corona sampai setelah hasil swab diterbitkan oleh Rumah Sakit Santa Maria. Raja Darmika, kepala kantor komunikasi dan informasi Kabupaten Natuna, mengkonfirmasi bahwa HW adalah koleganya sebagai kepala kantor pekerjaan umum.

“Ya, objek wisata Inexperienced River telah ditutup sementara setelah kehadiran pasien Covid-19 yang positif. Kami tidak ingin pasien positif baru jika objek ini terus dibuka buat umum,” kata kepala tersebut pada hari Senin. dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Yoserizal Zen (8/6).

Menurut Yoserizal, ada enam Objek wisata pantai ditemukan di Inexperienced River. Dan semuanya telah ditutup tanpa batas.

“Penutupan itu sampai batas waktu ditunjukkan nanti,” katanya.

Penutupan ini disebabkan fakta bahwa Yoserizal menerima laporan, banyak pengunjung ke objek wisata tidak memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Dikhawatirkan hal ini akan memudahkan penyebaran virus Corona.

“Oleh disebabkan itu, kami meminta orang yang mengelola objek wisata buat memprioritaskan protokol kesehatan. Minimum pengunjung yang datang buat memakai topeng dan menjaga jarak. Jadi buat menghindari risiko, oleh disebabkan itu kami meminta buat ditutup”, sebuah dia menjelaskan.

Seperti kita ketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Riau mengumumkan penambahan pasien Corona positif satu orang-orang pada hari Sabtu (6/6). Pasien HW asli (46) adalah penduduk Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepulauan Riau).

Pasien ini mengunjungi Riau disebabkan istri dan anak-anaknya berdomisili di kota Pekanbaru. Pasien ini juga melakukan perjalanan liburan ke Sungai Hijau, Bangkinang pada 25 Mei.

Pada 28 Mei, ia mengunjungi Sungai Hijau Bangkinang, kemudian demam dan menerima perawatan di rumah sakit Eka.

Saat ini, tim Gugus Tugas telah meninjau hasil swab PCR pada keluarganya serta mereka yang berhubungan langsung dengan pasien positif ini. Hasilnya akan keluar dalam beberapa hari.

Pasien diketahui sebagai kepala departemen pekerjaan umum Kabupaten Natuna, provinsi Kepulauan Riau, Helmi Wahyuda (HW). Ia menjadi pasien positif ke 118 dari Corona di provinsi Riau disebabkan kunjungan ke Pekanbaru.

“Kami sudah memeriksa dengan satgas Riau, memang benar Pak Helmi Wahyuda positif buat Covid-19. Dia (Helmi) pergi ke Pekanbaru disebabkan putra dan istrinya berdomisili di sana,” kata Kadis Kabupaten Kominfo Natuna, Raja Darmika, dihubungi Sabtu malam.

Raja berkata bahwa Helmi telah berada di Pekanbaru sejak lama selama bulan puasa disebabkan ada kegiatan resmi di Medan dan Pekanbaru.

“Sebab keluarganya ada di Pekanbaru dan anak-anaknya juga bersekolah di sana, jadi ketika bulan puasa sudah ada di sini setelah kegiatan resmi,” kata Raja.

1 dari 1 halaman

103 pasien pulih dari Corona di Riau, nine Masih diproses

Dari 118 Covid-19 pasien positif di provinsi Riau, 103 di antaranya dinyatakan sembuh. Mereka pulang. Sementara nine orang lain masih dirawat dan 6 orang telah meninggal sejak epidemi Corona melanda Riau.

“Hari ini, tidak ada kasus positif Covid-19, pada kenyataannya, ada 2 pasien sembuh. Sementara general telah menyembuhkan hingga 103 pasien, “juru bicara satuan tugas Covid-19, Dr. Indra Yovi.

Yovi mengatakan dua pasien yang disembuhkan adalah warga S awal (46) dari kabupaten Bengkalis dan warga AT (23) awal dari kabupaten Pelalawan. Dua pasien ini dilepaskan.

“Ada nine Pasien dengan virus Corona yang masih dirawat semoga sembuh dengan cepat, “kata Yovi.

Yovi menjelaskan bahwa ada 75 pasien di bawah pengawasan buat PDP yang masih dirawat. Sedangkan PDP dinyatakan negatif buat Covid-19 berdasarkan hasil swab 10,276 orang. Sementara PDP meninggal, general 163 orang, 10,514 orang.

Bagi yang dipantau (ODP), jumlah general pengamatan 40,063 orang. Sementara ODP telah menyelesaikan pengawasan berjumlah general 67.490 orang.

[eko]

.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *