New Standard, Gunungkidul Siap Buka Empat Kawasan Wisata

SuharjonoNew Normal, Gunungkidul siap membuka empat kawasan wisata
Suasana di sisi barat Pantai Kukup, Gunungkidul. Kantor Pariwisata Gunungkidul siap dibuka empat kawasan wisata dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. PHOTO / SINDOnews / SUHARJONO

NAIK – sebuah layanan Pariwisata Gunungkidul mulailah dengan membuka sejumlah tempat wisata di daerah tersebut. Sebelum dibuka, departemen mensimulasikan prosedur permintaan atau protokol kesehatan buat mencegah penyebarannya virus corona tipe baru, COVID-19.

Manajer Kantor Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, saat ini dia sedang mempersiapkan empat daerah atau tujuan wisata, yaitu Pantai Baron, Kantau Kukup, objek wisata alam Kali Suci dan gunung berapi Purba Nglanggeran.

“Kami mengundang manajer dan warga buat mensimulasikan protokol COVID-19, sehingga bisa dibuka nanti pariwisata Dengan protokol baru, manajemen dan penduduk lokal tidak gugup, “katanya kepada wartawan, Rabu10/6/ 2020). ((Baca juga: Jokowi: Jika ada peningkatan kasus baru, akan ada pengetatan segera)

Dijelaskan, simulasi protokol kesehatan itu dilakukan buat mengatur tempat wisata. Disebabkan hari ini situasinya tidak lagi seperti sebelumnya. Misalnya, cara membuat tempat parkir yang cocok, lalu bagaimana pengunjung mengecek dari tempat parkir ke pintu masuk, dll. “Dalam hal ini, itu melakukan apa yang sangat penting. Penerapan protokol kesehatan adalah hak wajib,” katanya.

Namun, dia tidak dapat menunjukkan kapan kawasan wisata akan dibuka. Saat ini, simulasi sedang berlangsung dan harus direplikasi di tempat lain. “Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut buat new standard adalah bentuk baru pariwisata yang muncul dengan mempromosikan protokol kesehatan buat mencegah penyebaran virus corona, “dia berkata.

Selama pandemi COVID-19, pemerintah kabupaten Gunungkidul kehilangan royalti pariwisata sebesar Rp25 miliar sebab penutupan kawasan wisata. Tidak hanya itu, pelaku, termasuk pedagang dan restoran, di kawasan wisata juga kehilangan penghasilan selama pandemi.

((abd)

pramuat video

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *