Wisata Air Wendit Rencana Mulai Buka Juli, Disparbud Siapkan SOP

Sejak penutupan situs Wisata Air Wendit pada bulan Maret 2020 disebabkan dampak Covid-19, manajer, pemerintah kabupaten (Pemkab) Malang, terus melakukan berbagai kegiatan dan persiapan buat menyambut Kehidupan Standard Baru.

Ini buat mempersiapkan pembukaan yang salah satu tujuan di Kabupaten Malang. Tempat buat mengunjungi Water Wendit dijadwalkan buat dibuka pada Juli 2020.

Hal ini dikonfirmasi oleh kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang (Disparbud), Made Arya Wedanthara, yang mengatakan bahwa sebelum Wendit dibuka, kantornya sedang menyelesaikan berbagai SOP.

“Wisata Air Wendit masih ditutup buat saat ini dan terus mempersiapkan diri buat menyambut fase baru kehidupan commonplace. Kami terus membangun koordinasi dan persiapan dengan mereka yang bertanggung jawab buat manajemen. Terutama persiapan yang memenuhi standar kesehatan” , katanya saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Persiapan dilakukan disebabkan semua tempat wisata di Kabupaten Malang harus mematuhi SOP (Standar Operasional Prosedur) buat kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga jika persiapannya selesai, terutama Wisata Air Wendit, Made mengindikasikan bahwa rencana itu akan dibuka kembali dalam beberapa bulan mendatang.

“Rencana buat Juli akan terbuka,” katanya.

Selama berdomisili di Wisata Air Wendit, jurnalis bertemu Dyah Retnowati, kepala Pariwisata Air Wendit UPT, yang dia konfirmasi dan mengkonfirmasi pembukaan Wisata Air Wendit kapan saja ketika akan siap dibuka, di harapan kelengkapan SOP buat standar kesehatan.

“Kami siap kapan pun kami ingin membuka, disebabkan memang banyak orang ingin Wendit terbuka. Tapi kami selalu mengikuti aturan, kami menunggu instruksi dari para pemimpin. Kita juga harus siap dalam SOP ini buat standar kesehatan khususnya, yang sejauh ini belum kita miliki, “katanya kepada MalangTimes, Rabu10/6/ 2020).

Dyah mengatakan dia perlu berkoordinasi lagi dengan Disparbud Kabupaten Malang di daerah tujuan wisata ini buat segera menyelesaikan SOP standar kesehatan yang akan disiapkan di Wisata Air Wendit.

“Kami masih menunggu disebabkan anggaran terbatas. Jadi kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata buat sektor tujuan wisata. Apa yang akan dibuka? Jika terbuka, daku siap membuka, tetapi buat standar kesehatan di sini, Anda harus menghormatinya dulu, “katanya.

Selama kondisi penutupan Wisata Air Wendit, karyawan terus datang buat bekerja sesuai dengan fungsi masing-masing dan pengamatan protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Kami masih masuk secara rutin setiap hari. Kami juga memiliki schedule setiap bulan, layanan masyarakat dua waktu buat teman. Setiap pagi mereka juga menyapu, memberi makan monyet-monyet dua terkadang sehari tidak lapar disebabkan kita diberi anggaran buat itu, ”kata Dyah.

Sementara itu, terkait dengan pendapatan yang biasanya diperoleh selama pengoperasian Wisata Air Wendit, Dyah mengungkapkan bahwa setidaknya jika hari-hari commonplace tidak ramai dengan pengunjung, pendapatan bulanan mencapai puluhan juta.

“Kami sebulan jika hari-hari biasa tidak ramai, kami mampu 50 hingga 75 juta. Sebab buat 2019, kunjungannya memang sangat menurun. Terus berhari-hari seperti acara atau lebaran, mampu mencapai 200- 300 juta, “katanya.

Diharapkan dengan fase kehidupan commonplace yang baru, ketika Tur Air Wendit dibuka, akan ada peningkatan dalam hal pendapatan. Meskipun aturan masih memberlakukan batas maksimum pengunjung hingga 50% dari kapasitas biasanya.

Mengenai aturan buat menjaga jarak dari wisatawan dari dalam dan luar kota, Dyah mengatakan masih cukup sulit buat menegakkan ketika Wisata Air Wendit dibuka. Tetapi formulasi dan solusi akan terus dicari buat ini.

“Sebab umumnya ada rombongan yang datang. Misalnya, mereka masih harus menjaga jarak. Pasti kita akan selalu memberi tahu semua pengunjung bahwa mereka yang datang harus mengenakan topeng, mencuci tangan, itu adalah yakin “, pungkasnya.

.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *