Rentan Terpapar, Pemkab Pangandaran Siapkan Tes COVID-19 buat…

Syamsul Ma’arifRentan terhadap paparan, pemerintah Kabupaten Pangandaran sedang mempersiapkan tes COVID-19 untuk pekerja pariwisata
Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata. Foto: SINDOnews / Syamsul Maarif

PANGANDARAN – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan dia akan mengatur pemangku kepentingan pariwisata. Ini dilakukan buat mengoptimalkan pencegahan penyebaran COVID-19.

Menurutnya, bisnis pariwisata, terutama pekerja lodge, sangat rentan terhadap paparan. “Dikarenakan ada banyak interaksi dengan pengunjung yang mampu datang dari zona merah,” kata Jeje, Rabu (5/6).10/6/ 2020).

Objek wisata Pangandaran dibuka sejak hari Jumat (5/6/ 2020). Jeje menegaskan sektor pariwisata buat menerapkan adaptasi kebiasaan baru (IMR) atau new customary. Juga dalam hal ini, pemerintah kabupaten Pangandaran bebas uji cepat dan mengeluarkan sertifikat sehat buat warga dengan KTP Kabupaten Pangandaran.

(Baca: Peternak Ayam Pangandaran Produksi dan panen permanen selama periode pandemi COVID-19)

Kata Jeje, setelah membuka daya tarik Kabupaten Pangandaran itu akan menilai ancaman penyebaran COVID-19. Namun, buat pelancong dari Pangandaran tetapi lebih dari KTP Pangandaran, akan dikenakan biaya 200.000.

“Turis yang tidak membawa sertifikat hasil sehat tes cepat harus diperiksa sebelum memasuki Pangandaran. “Pengunjung juga akan mendapat keuntungan dari potongan harga lodge dan restoran saat bepergian ke Pangandaran,” tambahnya.

((muh)

pramuat video

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *