Wisata di Sukabumi Bersiap Dibuka, Ini Pesan Wamen LHK

Suspension bridge yang merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia di bilangan berjalan-jalanbepergian Situgunung. (Foto: Net)

JABARNEWS | SUKABUMI – Mulai dibukanya sejumlah bulan-bulanan berjalan-jalanbepergian di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pemerintah setempat mewajibkan pengelola buana berjalan-jalanbepergian agar menerapkan protokol kesehatan maksimal bernas menutupi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Tak hanya buana berjalan-jalanbepergian, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango juga bersigap berawal New Normal. Kesiapannya pun diuji langsung oleh Wamen LHK Alue Dohong.

Wamen LHK berbicara bahwa berasaskan kebijakan Pemerintah tentang pembukaan Kawasan Wisata, maka kalau berakhir ditetapkan zonanya berkelakuan biru, maka pengunjung yang bersumber dan diperbolehkan berawal 50% semenjak pol pengunjung sebelum adanya pandemi COVID-19 ini. Wisata Alam Situ Gunung yang bertakhta di bilangan TNGGP pun harus menerapkan kebijakan yang sama.

“Di lokasi jembatan suspension bridge ini saya juga sudah melihat persiapannya sudah bagus, setiap pengunjung diberi jarak dan dikasih tanda antar pengunjung ketika melintas di jembatan ini,” ujar Wamen Alue.

Sementara itu Sekda Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri berkata pembukaan berjalan-jalanbepergian kontinen ini sungguh hanya mempertimbangkan untuk membangkitkan ekonomi berkepanjangan, tapi juga harus menanggapi betapa mengutamakan kesehatan para pengunjung dan para pengelolanya.
Halaman selanjutnya
1
2
3

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *