Banyuwangi simulasikan normal baru di 10 objek wisata

Banyuwangi (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus menggelar simulasi penerapan normal baru di sejumlah objek wisata, termasuk uji coba pembukaan 10 objek wisata dengan memberlakukan teratur protokol kesehatan COVID-19.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berbincang ke-10 objek wisata itu adalah Kawah Ijen, Bangsring Underwater, Grand Watu Dodol (GWD), Agrowisata Tamansuruh (AWT), Taman Gandrung Terakota, Pantai Cacalan, Pantai Pulau Merah, Hutan De Djawatan, Pantai Mustika, dan Taman Nasional Alas Purwo.

“Simulasi kami lakukan untuk mengecek kesiapan destinasi wisata dalam menyambut normal baru ke depan. Apa-apa yang kurang, apa yang belum dilengkapi, semua diujicobakan. Ini agar saatnya dibuka nanti, wisata yang aman, sehat, bersih menjadi standar kita semua,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Selasa.

Menurut dia, simulasi penerapan normal baru di sejumlah destinasi wisata ini dilakukan secara berantara terhadap sejumlah pelaku wisata, guna memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan beres oleh pelaku donasi.

Baca juga: Bupati Banyuwangi paparkan paradigma baru pariwisata era new normal

Baca juga: Sejumlah ponpes di Banyuwangi siap beraktivitas lagi

Menurut dia, Pemkab Banyuwangi akan menerbitkan sertifikat “sesuai protokol kesehatan” paruh pengelola yang patuh, dan sertifikat tersebut sekaligus ragam syarat donasi bisa berapat.

“Kami ingin memberi jaminan bagi semua konsumen dan wisatawan. Salah satunya dipastikan penerapan protokol kesehatan itu, yang nanti terverifikasi dan disupervisi, sehingga bisa terbit semacam sertifikat standar kepatuhan protokol,” katanya.

Meskipun demikian, perundingan Anas, kapan di tengah impas ada yang tidak patuh, maka sertifikat bisa dicabut dan donasi ditutup.

“Makanya sekarang terus dilakukan simulasi agar para pengelola usaha bisa mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda berbincang bahwa tercatat ada 10 destinasi wisata dan 11 hotel percontohan penuh penerapan normal baru di Banyuwangi, dan simulasi dilaksanakan 15 hingga 21 Juni 2020.

Sejumlah protokol di objek wisata, perundingan Bramuda, antara lain pembatasan jenuh pengunjung, memelihara jarak pengunjung, penyemprotan disinfektan biasa dan memberlakukan wajib menggunakan masker di kerajaan wisata.

“Wisatawan juga dicek suhu tubuhnya, pengunjung di atas 50 tahun dibatasi. Semua petugas wajib pakai pelindung wajah dan masker. Kami sudah membentuk tim verifikasi yang akan mengecek kesiapan destinasi dan hotel. Apabila standar protokol COVID-19 sudah dijalankan, sesuai daftar di lembar verifikasi, maka akan dipasang stiker layak dibuka,” tuturnya.*

Baca juga: Pemkab Banyuwangi mulai normal baru di pelayanan publik

Baca juga: Bupati Banyuwangi paparkan skema era normal baru

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *