Coral Stock Center di Destinasi Wisata Bahari Pantai Malalayang

Terumbu karang juga berkedudukan seperti habitat ikan dan biota lainnya, pariwisata usang, dan lain-lain.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Manado— Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo meresmikan Coral Stock Center (CSC) Pantai Malalayang,  Manado, Sulawesi Utara.

Menteri Edhy memerintah, terumbu karang memiliki manfaat yang nkuat(dugaan) mumbung dan bermacam-macam. Terumbu karang juga berkedudukan seperti habitat ikan dan biota lainnya, pariwisata usang, dan lain-lain.

“KKP berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan sumber daya laut untuk kesejahteraan stakeholders kelautan dan perikanan, termasuk sumberdaya terumbu karang ini, namun demikian tetap menjaga prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan yang ramah lingkungan,” akal budi Menteri Edhy, di Manado, Selasa (16/6).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) Aryo Hanggono memerintah,  CSC yang diresmikan hari ini berniat untuk menyediakan bakal budidaya karang hias, bakal kegiatan rehabilitasi karang, serta dapat bekerja destinasi berekreasi usang dan pusat pembelajaran karang.

” Pembentukan CSC telah diinisiasi oleh KKP sejak tahun 2015 melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar,” ujarnya.

Dikatakan, CSC akan bekerja sumber stock punca terumbu karang untuk kegiatan penanaman/transplantasi karang sehingga akan mengurangi kegiatan pengambilan karang secara langsung di bentala,” akal budi  Aryo.

Menurut Aryo, CSC telah berjalan mengerjakan pembibitan untuk stock indukan karang transplantasi sebanyak 85 rak/kursi transplantasi, 1.360 susbstrat/spesimen. Bibit karang tersebut terdiri bersumber 20 ordo karang yang diambil bersumber sekitar perairan Pantai Malalayang yang misalnya ini rampung bekerja destinasi berekreasi dan dikunjungi oleh wisatawan luas kerajaan dan wiastawan asing.

” Dalam rangka melindungi, melestarikan dan memanfaatkan sumberdaya karang secara berkelanjutan KKP telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi Karang Periode I 2017-2021,” akal budi Aryo.

Aryo mengungkapkan,  KKP akan terus berburu bulan-bulanan luasan nomor konservasi perairan hingga 32,5 juta ha atau sebesar 10 persen bersumber besarnya perairan Indonesia pada tahun 2030.

Diharapkan, program pelestarian karang dapat dikembangkan di kawasan lain, selesai yang dimotori oleh Unit Pengelola Teknis (UPT) KKP maupun oleh pemerintah kawasan. Saat ini KKP beriringan Kemenkomar, LIPI dan ITDC sipilcakap menggagas pendirian Coral Garden (Kebun Raya Karang) di perairan Nusa Dua Bali. Potensi wilayah seluas kurang lebih 204 ha (telah dilaunching misalnya Indonesia Coral Reefs Garden (ICRG) 2018 oleh Menkomarves).

“KKP juga akan mendorong pemerintah daerah agar membuat coral park (taman karang) sebagai destinasi pariwisata bahari, sekaligus mendukung program desa wisata bahari (Dewi Bahari),” jelasnya.

Menurut Aryo, pemeliharaan dan pemanfaatan lokasi coral stock center pantai MalalaMalayang merupakan kolaborasi bersumber para pihak. Diantaranya Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Mudung Family, KOMPAK Coral Lestari Malalayang, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Manado, Korem 131 Santiago, Kokima Diver Center dan Tridacna Diving Club Universitas Samratulangi.

“Semua ini memerlukan keterlibatan berjalan bersumber heterogen pihak, khususnya masyarakat sekitar sehingga ekosistem terumbu karang dapat siuman dan dapat dimanfaatkan secara berleleran,” pungkas Aryo. 

 

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *