Objek Wisata di Garut Sudah Terapkan Protokol Kesehatan.

200617194019-bppd-.jpg

dok

Petugas meneladan kendaraan pengunjung di gapura menyelap peruntungan TWA Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Senin (8/6/2020).

BADAN Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Garut memastikan seluruh kontinen berpelesir di Kabupaten Garut telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tak terkecuali sarana penunjang bidang berpelesir lainnya ragam hotel dan kantin.

Ketua BPPD Kabupaten Garut, Rahmat Kadi berperi, pemerintah telah membuka putar kegiatan di bidang pariwisata, lari berasal majemuk bulan-bulanan berpelesir, kantin dan hotel. Namun syaratnya harus menerapkan protokol kesehatan agar memberikan rasa nikmat dan berangin paruh wisatawan maupun pengelola berpelesir itu sendiri.

“Kami sudah meminta semua objek wisata menerapkan protokol kesehatan. Begitu juga dengan restoran dan hotel-hotel,” ujarnya, Rabu (17/6/2020).

Menurut Rahmat, aturan yang harus dipatuhi para pelaku dana berpelesir diantaranya yaitu menyediakan kontinen percik tangan, hand sanitizer, memakai masker dan memiara jarak untuk menyumbat penularan virus corona atau Covid-19.

“Tentunya pelaku usaha wisata juga sudah siap menerima wisatawan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ucapnya.

Rahmat mengimla, setelah dipastikan semua menerapkan protokol kesehatan, pihaknya pun (BPPD Garut) akan habis-habisan mensosialisasikan ajakan berkeliling(kota) ke Garut. Ia membaca, betapa misalnya ini semua bulan-bulanan berpelesir telah putar dibuka, namun tingkat kunjungan berlebihan belum bertimbun.

Rahmat menilai, tidak mudah untuk menarik minat wisatawan putar beranjangsana ke Garut di tengah pandemi Covid-19 ini. Pasalnya, berlebihan bertimbun kelas yang bimbang beroperasi ke luar balairung, malahan ke luar kota. Pihaknya pun tuntas menyiapkan strategi untuk menarik wisatawan agar putar berkeliling(kota) ke Garut.

“Dari luar daerah belum banyak, kebanyakan masih wisatawan lokal. Kami sudah siapkan strategi untuk menarik minat wiasatawan kembali berkunjung ke Garut,” katanya.

General Manager Hotel Santika Garut, Deni Mulyana menyebutkan, pihaknya tuntas tertata menerima kunjungan wisatawan, terutama berasal luar nomor. Pihaknya juga tuntas menerapkan protokol kesehatan untuk memberikan rasa nikmat dan berangin kepada pengunjung di tengah wabah Covid-19 ini.

Deni menambahkan, selain menerapkan protokol kesehatan, pihaknya juga tertata memberikan pertolongan maksimal, termasuk ada promo diskon untuk kabin hotel.

“Poin utamanya protokoler untuk dari segi safety selama menginap dijalankan, dari mulai hand sanitizer, cek suhu, dan lain-lain. Kami juga sediakan masker di setiap kamar,” ucapnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *