Sinoeng Tegaskan Wisata Air Jateng Masih Dilarang Buka Jelang New Normal

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG – Destinasi berkeliling(kota) diperbolehkan dibuka pulih dengan sejumlah persyaratan.

Antara lain harus diawali dengan simulasi atau tuntunanedukasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Lalu mengantongi izin bersumber Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

KISAH NYATA: Petugas KUA Nikahkan Mantan Istri dengan Teman Viral, Netizen: Penghuluku Mantanku

Nama Yulia Fera Mendadak Viral karena Temuan Bungkusan Pocong di Kuburan Kudus, Ini Sosoknya

Hanya 6 Jam Ada Temuan 4 Mayat di Semarang, Ini Penyebab Kematian

13 Daerah di Jateng yang Dilewati Gerhana Matahari Cincin 21 Juni, Masyarakat Diimbau Tenang

Selain itu, hanya destinasi berkeliling(kota) yang memiliki risiko rendah penularan yang bisa dibuka.

Misalnya, berkeliling(kota) kerajaan yang tidak berpotensi memunculkan kerumunan regu.

Bagaimana dengan kolam renang dan berkeliling(kota) air?

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N Rachmadi, menyatakan berkeliling(kota) air bersisa memiliki potensi abanyak penularan.

“Untuk destinasi air, secara spesifik dilarang buka.”

“Lantaran, dianggap terlalu berisiko dan bisa menjadi klaster penularan Covid-19,” katanya montok debat virtual, Jumat (19/6/2020).

Meskipun klorin di kolam renang dinilai bisa menonaktifkan atau mengenyahkan virus, sehingga tidak ada penularan melalui air, namun bertapak advberkelaluan dikhawatirkan memunculkan kerumunan dan meningkatkan risiko.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *