3 Jurus dari Traveloka Supaya Mitra Wisata Dapat Pemasukan

TEMPO.CO, Jakarta – Traveloka menghadirkan tiga jurus untuk membantu para mitra berkeliling(kota) agar terbit di era new terampil pandemi Covid-19 ini. Seperti diketahui, pariwisata adalah segi yang paling berantakan selama wabah corona beraksi di Indonesia pada Maret 2020.

Sejak itu bisnis berkeliling(kota) dan perjalanan, bak hotel, agen travel, pengelola destinasi berkeliling(kota), dan semua yang bergiat di dalamnya kesulitan mendapatkan pemasukan. Hingga pekan kedua April 2020, sebanyak 180 destinasi dan 232 desa berkeliling(kota) beredel.

Kementerian Pariwisata mencatat bertemu ada lebih dari 13 juta pekerja di segi pariwisata terdampak langsung dari pandemi ini, sementara sekitar 32,5 juta pekerja di segi pendukung juga mengalami efek yang sama. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI menyatakan rata-rata okupansi hotel di Indonesia berajojing drastis hingga di bawah 10 persen. Akibatnya, 1.642 hotel keratin PHRI memilih beredel.

Head of Marketing Accommodation Traveloka, Shirley Lesmana berkata kondisi itu membangunkan layanan perjalanan dan paham berputar berbasis digital ini membantu para mitra pariwisata melalui tiga inovasi terbaru. “Tujuannya, para mitra industri pariwisata bisa memperoleh pemasukan yang saat ini sangat dibutuhkan,” perkataan Shirley Lesmana berkualitas bukti tertulis, Jumat 19 Juni 2020.

Tiga inovasi terbaru itu adalah Traveloka LIVEstyle Hotel Flash Sale, Buy Now Stay Later, dan Mesin Waktu. Berikut detail dari tiga program tersebut:

  1. Traveloka LIVEstyle Flash Sale

    Program yang berakhir ada sejak akhir Mei 2020 itu menggabungkan konsep promosi dan beritabuletin langsung yang dikemas melalui acara bincang-bincang berlambat-lambat. Pada kesempatan itu, mitra hotel yang berceramah sama dapat memberika penawaran spesial perincian masyarakat yang memerlukan negara bersapar sementara atau mengajun bersapar di kemudian hari. Live streaming sekaligus promosi ini tayang setiap Jumat malam di Instagram, YouTube, Twitter, dan Facebook Traveloka.

  2. Buy Now Stay Later

    Survei Google Consumer pada April dan Mei 2020 mengacu beraksi perubahan tingkah laku dan harapan konsumen yang mempengaruhi mereka berkualitas merencanakan perjalanan. Masyarakat ingin rencana perjalanan mereka lebih fleksibel.

    Melalui program Buy Now Stay Later, pengguna dapat berbuat pemesanan hotel dengan batas inap yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan hingga 31 Juni 2021. Ada lebih dari 45 pilihan hotel dengan rentang harga, tanda jasa, dan lokasi yang berbagai rupa.

  3. Mesin Waktu

    Program Mesin Waktu memungkinkan pengguna merencanakan berbagai rupa aktivitas seru dengan tiket yang dapat dipesan bilamasa ini dan digunakan di kemudian hari. Selain memberikan fleksibilitas perincian pengguna, program ini juga memungkinkan para mitra untuk meninggalkanbekas²jejaknlurus memelihara edisi pemesanan harian sehingga dapat berprofesi salah satu solusi untuk membantu imbalan operasional berkualitas situasi pandemi Covid-19.

    Mesin pada waktu berproses untuk sarana hiburan, rekreasi, hingga relaksasi. “Pengguna bisa memesan kegiatan hiburan, seperti karaoke, memanjakan diri di salon, hingga menonton film di bioskop untuk diri sendiri, bersama pasangan, teman, hingga keluarga,” ujar Terry Santoso, Head of Marketing Traveloka Xperience.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *