Baliho Penutupan Objek Wisata Masih Terpampang, Wisatawan Penuhi Pantai Cibangban Sukabumi

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI – Wisatawan berasal berbagaimacam lingkaran di Jawa Barat berjejal-jejal berakar ke pantai selatan Sukabumi, Minggu (21/6/2020). Padahal, Kabupaten Sukabumi berlebihan memberlakukan pembatasan lurus berskala membludak (PSBB) proporsional.

Informasi dihimpun, hampir semua kaum berpelesir Pantai Geopark Ciletuh Palabuhanratu dipadati pengunjung.

Mirisnya, spanduk penutupan target berpelesir berlebihan terpampang.

Seorang juru parkir di Pantai Cibangban, Kampung Pajagan Kongsi, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Lepi (31), berkecek Pantai Cibangban kiamat dipenuhi pengunjung berasal pukul 03.00 WIB.

“Dari jam tiga malam tadi sudah penuh. Berdatangannya dari kemarin sebenarnya sudah ada. Ini kalau Pantai Sawarna, Banten, enggak dibuka bisa lebih numpuk. Contohnya minggu kemarin saat Sawarna masih tutup,” ujar Lepi pada waktu ditemui Tribun di Pantai Cibangban, Minggu (21/6/2020).

Saking padatnya kendaraan, beberapa wisatawan memarkirkan kendaraannya di areal pesawahan.

Terlihat, kendaraan roda empat bagaikan tersingkap, mini bus, dan roda dua memadati kaum pesawahan.

“Sawah ini sengaja dijadikan tempat parkir, soalnya di lapangan parkiran sana penuh. Jadi sawah ini dipakai, kebetulan ini padinya sudah dipanen,” ucap Lepi.

Polisi Bakal Tindaklanjuti Laporan Sepeda Motor Raib Viral Medsos, Pelaku Pakai Masker

Lepi menyebutkan, sekitar 10 piring disiplin kaum pesawahan anak yang digunakan negeri parkir kendaraan wisatawan.

“Kebetulan sudah dipanen, jadi tanahnya kering bisa digunakan parkir. Ini kebanyakan wisatawan dari Bogor, Karawang juga ada,” katanya.

Total 69 Pelaku Perjalanan di Puncak Reaktif Rapid Test dari 1.540 Sampel

Seorang wisatawan asal Bogor, Rudi (24), berkecek, ia berakar bertepatan keluarganya menggunakan kendaraan roda dua.

Ia jauh-jauh berakar ke Pantai Cibangban hanya untuk dolan biarpun virus corona berlebihan bermukah.

Tersangka Perampok Perhiasan Perak di Kota Tasikmalaya Diperiksa, Polisi Temukan Fakta Lain

“Ini juga lagi nyari-nyari tempat lagi yang kosong, soalnya disini penuh,” katanya.

Soal wabah virus corona, ia tidak empot-empotan. Hal itu dia buktikan dengan datag tanpa mengenakan masker. Tersangka Perampok Perhiasan Perak di Kota Tasikmalaya Diperiksa, Polisi Temukan Fakta Lain

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *