Kabar Gembira untuk Wisatawan! Semua Objek Wisata di Majalengka Dibuka Mulai 27 Juni

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka akan membuka semua objek wisata bertunda Sabtu (27/6/2020).

Hal itu bertonggakkan kesepakatan seusai bahu-membahu koordinasi penyelenggaraan servis pelayanan pariwisata, aktivitas ekonomi kreatif, dan pertunjukan seni budaya kaya adaptasi kebiasaan gres (AKB) yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka di Gedung Yudha, Senin (22/6/2020).

Bupati Majalengka, Karna Sobahi, berkecek, bagaimanapun pihaknya usai mencapai kesepakatan dengan para pelaku servis pariwisata, hotel, kuliner, dan seni budaya. Namun, pihaknya tegak mengimbau agar pengelolaan tegak menerapkan protokol kesehatan.

“Tentunya, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, menyemprotkan disinfektan setiap empat jam, menyiapkan tempat cuci tangan pas masuk, cek suhu tubuh dan lain-lain,” ujar Karna semisal ditemui selepas bahu-membahu.

Pemerintah, jelas Karna, akan menindak secara tegas kepada para pengelola asalkan pembukaan objek wisata, aktivitas ekonomi kreatif, dan pertunjukan seni budaya tidak berkeyakinan protokol kesehatan.

Sanksi tegasnya, yakni pemerintah akan balik bersua semua benua tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Majalengka akan bersua objek wisata misalnya nantinya kaya pelaksanaannya pembukaan benua objek wisata tidak berkeyakinan protokol kesehatan,” ucapnya.

SBupati menambahkan, pembukaan lapangan pariwisata itu akan menyangkut-nyangkutkan cuilan TNI-Polri di dalamnya. Tugas utamanya, menyosialisasikan dan menyentil secara humanis kepada para wisatawan yang membandel laksana tidak mengenakan masker.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, yang hadir kaya bahu-membahu tersebut menyinggir kepada masyarakat untuk tegak beternak keamanan dan ketertiban.

Terlebih, semisal besok usai dilakukan pembukaan benua melancong.

Di Kabupaten Majalengka kedapatan 169 objek wisata yang mayoritas merupakan melancong bentala. “Tentunya, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, menyemprotkan disinfektan setiap empat jam, menyiapkan tempat cuci tangan pas masuk, cek suhu tubuh dan lain-lain,”

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *