Catat, Aturan Diving di Kepulauan Seribu Selama New Normal

JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi bercerita, masyarakat yang ingin berpesiar di Kepulauan Seribu wajib membawa surat keterangan sehat semenjak bak asal.

Surat keterangan sehat tersebut wajib ditunjukkan bila berpusat di bandar Jakarta maupun Tangerang.

“Jadi semua orang yang mau masuk ke Kepulauan Seribu harus bawa surat keterangan sehat dari tempat asal, nanti akan dilakukan pengecekan oleh Gugus Tugas di dermaga,” tutur Junaedi kaya Live Streaming “Sosialisasi Kenormalan Baru Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”, Minggu (21/6/2020).

Selain itu, porsi wisatawan yang benih mengerjakan kegiatan diving atau snorkeling di Kepulauan Seribu, juga disarankan membawa alat berlain-lainan.

Baca juga: Mau Diving di Kepulauan Seribu? Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

“Jadi kami katakan, masyarakat atau wisatawan yang ingin diving atau snorkeling itu sekarang sudah bisa, tapi kami sarankan bawa alat sendiri yang selama ini bisa dipinjam,” tutur Junaedi.

“Kami juga katakan kepada komunitas diving yang ada di Kepulauan Seribu tetap melakukan kegiatan tapi dengan syarat membawa alat sendiri,” lanjutnya.

Namun, masyarakat atau wisatawan tidak perlu gelisah diving sendirian. Pasalnya, Kepulauan Seribu berkesan akan menghadirkan instruktur diving atau snorkeling yang berikut dan memandu wisatawan.

Junaedi mengimla, wisata Kepulauan Seribu buka dengan protokol kesehatan asli peraturan Gubernur DKI, salah satunya menghalangi kapasitas kunjungan 50 persen semenjak kuota lazimnya.

Kemudian memakai masker porsi wisatawan dan kaum setempat, serta menyediakan tempat-tempat siram tangan.

“Semua tempat yang berhubungan dengan pariwisata di Kepulauan Seribu mulai dari akomodasi hotel, homestay, resort itu dibatasi kapasitasnya 50 persen,” tutur Junaedi.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *