Flyover Laluan Madani Bakal Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Kota Batam

Wali Kota Rudi juga naif mengejar nama yang berkesan khas melayu untuk taman tersebut.

“Untuk nama kita pikirkan dulu. Banyak nama-nama pahlawan yang ada di Batam, yang pasti nantinya berciri khas melayu,” ujarnya.

Taman itu pula, rasioncak pembicaraan dia, juga akan menjabat ikon Batam. Sehingga, dengan menyebutkan nama taman itu, kelompok akan berniat lokasinya ada di Batam. Ia gagah berani sejumlah taman yang putus dibangun, menjabat menjabat pusat kegiatan maupun negeri rekreasi belah bani dan juga wisatawan. Sebut sukat, Dararan Engku Hamidah di pigura Jalan Raja Haji Fisabilillah Batam Centre yang terus-menerus luas dikunjungi.

“Ini harus lebih bagus dan menjadi tempat warga berswafoto,” ujar Rudi.

Saat meninjau taman tersebut, Rudi didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam, Yumasnur, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, Salim, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Perakimtan) Kota Batam, Eryudhi Apriadi, serta beberapa birokrat di sektor BP Batam.

Dalam kesempatan itu, Kelapa DBM SDA Kota Batam, Yumasnur, menghalakan maket taman yang akan dibangun tersebut. Dari gambar itu terlihat gedung yang merupakan lampu hias, dibangun menjulang setinggi 10 meter.

Sebagai gambaran, lampu hias ini akan dibangun berperisai Jewel Changi Rain Vortex di Bandara Changi, Singapura. Bedanya, rain vortex di Changi yang berguling mulai-sejak bercak atas ke bawah adalah air, sementara di taman yang dibangun Pemko Batam ini besok, yang menjuntai adalah leretan lampu yang ditata sedemikian sosok sehingga tampak cemerlang dan perfek, terutama bilamana malam hari.

Di taman itu, sejumlah negeri bergaul juga direncanakan dibangun untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

“Tak lupa, nanti ada lokasi parkir juga bagi para pengunjung, jadi lebih tertata,” rasioncak pembicaraan dia.

Adapun, taman tersebut dibangun mulai-sejak Flyover Laluan Madani hingga pendapa Imperium Batam. Kata Yumasnur, sepanjang lokasi itu akan ada beberapa bercak taman yang dibangun. Namun, untuk penggal bibit tersebut, putus bertambah(usia) dibangun di samping Flyover Laluan Madani.

“Ini sudah kita bangun, nanti kita mulai menanam rumput agar terlihat lebih hijau,” ujarnya.

Untuk pembangunan taman itu, memakan saat runcing. Namun, untuk bercak bibit ini, direncanakan siap tahun ini. Ia bernafsu, pembangunan taman ini nantinya akan terlihat molek demi Batam menjabat Kota Pariwisata.

“Ini akan terus dilakukan. Sekarang sebelah kanan jalan, nanti memutar hingga ke bagian kiri jalan. Ini juga untuk menambah estetika sebuah kota,” katanya. 

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *