Menteri Edhy dukung komitmen pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara

berkeinginan kemitraan Bupati/Walikota pesisir di Provinsi Sulawesi Utara dapat berprofesi contoh impas untuk daerah-daerah lainnya

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung komitmen pembangunan berkelanjutan di dua Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) di sekitar Sulawesi Utara yang potensi perikanannya jenuh serta relatif belum tercemar.

“Keduanya yakni WPP 715 yang terbentang di perairan Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram, dan Teluk Berau dan WPP 716 yang meliputi Laut Sulawesi dan sebelah utara Pulau Halmahera,” akal budi Edhy Prabowo pukal kabar pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menteri Edhy juga telah menghadiri acara Makna Kemitraan Bupati/Walikota Pesisir untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Provinsi Sulawesi Utara pada 6 Agustus.

Edhy menilai kondisi tersebut layuh prospektif untuk dikembangkan, tidak berkelanjutan sumber daya ikan dan rumput laut, namun juga mangrove, padang lamun, terumbu karang, melawat dahulukala dan andil kelautan lainnya.

Dikatakannya, pukal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Rencana Strategis (Renstra) KKP 2020-2024, TPB merupakan salah satu pengarusutamaan pembangunan.

Adapun poin-poin TPB di antaranya pengurangan pencemaran laut, restorasi ekosistem laut dan pesisir, mendirikan kerjasama ilmiah untuk meminimalisir tubrukan pengasaman laut, pengaturan kuota penangkapan ikan, menghentikan praktek penangkapan ikan ilegal meningkatkan pariwisata dahulukala yang berkelanjutan dan menyediakan akses untuk nelayan skala kecil terhadap sumber daya ikan dan pasar.

“Karenanya pelaksanaan TPB perlu mendapat dukungan, partisipasi, dan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, lembaga pendidikan tinggi, lembaga masyarakat dan unsur terkait lainnya,” ujarnya.

Target pecah TPB 14  melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.

Edhy menyebutkan Sulawesi Utara adalah provinsi lantas yang menyelesaikan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2017.

Selain itu, provinsi Sulawesi Utara juga telah bersiap-siap Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB dan mengintegrasikan target, incaran, dan indikator TPB ke pukal RPJMD dan Renstra Daerah.

“Kami berharap kemitraan Bupati/Walikota pesisir di Provinsi Sulawesi Utara dapat menjadi contoh baik untuk daerah-daerah lainnya dalam rangka pencapaian TPB 14,” ucapnya.

Baca juga: Menteri Edhy dorong pengembangan kawasan industri perikanan Baubau

Baca juga: Edhy Prabowo ingin tumbuhkan etos pembudidayaan lobster nasional

Baca juga: Menteri Edhy optimistis ekspor perikanan melesat saat pandemi

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *