4 Bulan Mati Suri, Travel Agent Berharap Cuan Wisata di Bali

Jakarta, CNBC Indonesia – Bisnis travel agent atau unit perjalanan nyaris tak bersikap sama amat selama 4 bulan terkini. Pandemi Covid-19 menegakkan mereka yang selama ini mengandalkan melawat, harus berputih-tulang suri.

Ketua Umum Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Nunung Rusmiati berencana belacak pada pembukaan melawat di Bali. Karena itu, dia mengaku melayani positif kebijakan tersebut.

“Karena Bali adalah parameter untuk wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Tapi saat ini kita fokus wisatawan Nusantara. Dan ini mendorong perekonomian berjalan. Karena bahkan hampir 100% untuk kegiatan travel ini biro perjalanan ini tidak ada kegiatan,” ujarnya pukal sebuah bertanay jawab beriringan CNBC Indonesia, pekan ini.


Dia menegaskan, pembukaan melawat di Bali bisa bersabung pada perputaran roda ekonomi. Bisnis travel agent yang sebelumnya mangkal pun bisa rujuk bersikap.

“Kita di sini mengharapkan dari wisatawan domestik. Tapi Alhamdulillah dari 31 Juli wisatawan domestik sudah mulai berkunjung ke Bali. Mudah-mudahan ini jadi parameter untuk provinsi-provinsi lainnya,” tandasnya.

ASITA yang membawahi sekitar 7.000 unit perjalanan mengaku beres dengan penerapan protokol kesehatan. Dia berceloteh tamat mengatur SOP (terbiasa operation procedure) yang telah dikoordinasikan dengan Kemenparekraf, Kemenko Marves, dan Kemenkes.

“Lebih dari 4 bulan tidak ada kegiatan, dengan tidak ada kegiatan itu kita mempersiapkan pasca Covid-19 gimana ketika dibuka kita betul-betul sudah siap,” urainya.

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)


Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *