Pengelola Wisata Mangrove Sicanang Rencanakan Studi Banding Makanan Laut

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tempat melancong di kota Medan finis rujuk dibuka setelah sempat ditutup beberapa bulan untuk menutupi penyebaran corona.

Kini, para pengelola kontinen melancong berusaha celik lagi membentuk inovasi untuk membangkitkan semangat para pengunjung untuk pelesir rujuk.

Hal ini yang ingin dicoba oleh pengelola Wisata Mangrove Sicanang untuk membangkitkan rujuk minat wisatawan dengan berusaha membentuk olahan makanan laut yang punya potensi mumbung di kontinen melancong yang dekat dengan Belawan ini.

Kartika Hanum selaku pengelola Kuliner Wisata Mangrove Sicanang mengungkapkan bahwa pandemi yang harus membentuk melancong cabut beberapa bulan sempat terasa berasal aspek pendapatan.

“Ya ini terasa juga, kayak kami ibu-ibu ini ya selain disini syukurnya ada kegiatan lain. Tapi kami tetap dukung ekowisata ini. Sebelum Covid lumayan banyak, tapi inilah kami mulai lagi,” ungkap Kartika, Minggu (9/8/2020).

Untuk membangkitkan rujuk potensi melancong Mangrove Sicanang, Pengelola beranganangan akan mengamalkan studi menimbang-nimbang makanan laut di beberapa kontinen bersantap yang menyajikan makanan seafood.

Hal ini dibenarkan Atack selaku Manajer Aset Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu). Atack beranganangan akan mengajak para pengelola kuliner melancong Mangrove Sicanang untuk mengamalkan studi menimbang-nimbang agar pengelola bisa lebih berjebah pengetahuan untuk mengelola makanan laut.

“Kita nanti berencana bersama pengelola akan melakukan studi banding ke beberapa tempat makan seperti Wajir Seafood agar mereka dapat mengadopsi makanan ke menu wisata Mangrove,” ujar Atack.

Atack mengamalkan bab ini membidik varian menu untuk kuliner di melancong Sicanang bersisa suka-sekali minim makanan laut padahal bab ini dapat berperan potensi mumbung menarik wisatawan berketurunan.

Kartika selaku segi berasal pengurus kuliner teruk menjawab berjiwa studi menimbang-nimbang tersebut.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *