Bisnis Wisata Mati Suri Akibat Corona, Pemko Kerahkan Homestay

Bisnis Wisata Mati Suri Akibat Corona, Pemko Kerahkan Homestay

Para pengelola Homestay berpokok bervariasi kantor cabang yang berperan-serta pelatihan di Hotel CK

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Sebanyak 40 macam pengelola Homestay berpokok bervariasi kantor cabang diberi pelatihan manajemen oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Tanjungpinang di hotel CK, Selasa (11/8).

Kadisparbud Kota Tanjungpinang, Surjadi berbahasa ketika ini nyaris semua roman bisnis Pariwisata di Tanjungpinang menemui-ajal suri rupa Hotel, Resort, Wisma, hingga Homestay.

“Saat ini, untuk Homestay kunjungan wisatawan nyaris tidak ada dan kamar Hotel pada kosong melompong pengunjungnya,” bicara Surjadi.

Dari para peserta kegiatan pelatihan manajemen Homestay itu diikuti sebanyak 40 peserta yang merupakan kantor cabang berpokok pemilik Homestay yang ada di Kota Tanjungpinang, peserta akan berperan-serta bervariasi perabot selama berperan-serta pelatihan ini yang disusun oleh akademisi dan praktisi berpokok Politeknik Bintan Cakrawala.

“Kemudian perabot yang disampaikan ketika pelatihan itu diantaranya mengenai Homestay, Kewirausahaan, Servis, Operasional Homestay, Praktek Operasional Homestay, Food and Beverage, Table Manner, Manajemen dan Operasional Tata Graha, termasuk Kebersihan, Protokol Covid-19 Marketing dan Promosi,” jelasnya.

Plt Walikota Tanjungpinang Hj Rahma hadir luas acara itu memberikan apresiasi dan bertutur ketika ini
meluluhlantakkan nyaris semua roman bisnis Pariwisata di Tanjungpinang, pengelola Homestay harus gapah mengejar solusi berkat Covid-19 mengubah semuanya.

“Sambil menunggu Covid-19 berlalu, pengelola Homestay perlu mempersiapkan diri untuk menyambut masa masa Pasca Covid-19, caranya menyiapkan sumberdaya manusia seperti mengikuti pelatihan ini, kita sempat Optimis diawal tahun 2020, Homestay yang ada di Tanjungpinang akan kebanjiran tamu, seiring dengan meningkatnya kunjungan Wisatawan dan melihat kecendrungan Wisatawan memilih Homestay sebagai tempat menginap selain hotel,” katanya.

Semua kejadian ini pasti ada hikmahnya, Pengelola Homestay harus punya keyakinan suatu ketika besok lusa Homestay di Tanjungpinang akan pulih kumat. “Kita doakan saja badai Covid-19 cepat berlalu.”

“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang yang menggelar kegiatan ini untuk memperkuat SDM pengelola Homestay, kepada peserta saya berharap untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh,” harapnya.

Materi yang disampaikan Narasumber harus disimak dan dijadikan garisdasar luas pengelolaan Homestay.
Rahma berselera, pengelola Homestay di Tanjungpinang bina sebuah tempat atau Asosiasi, tempat inilah besok lusa yang menjabat ajang untuk meningkatkan kerjasama antar pengelola Homestay di Tanjungpinang.

“Saya yakin bila sudah ada wadah, diyakini Homestay Tanjungpinang akan berkembang seperti daerah lainnya di Indonesia, tidak ada kata terlambat jika kita mau memulai,” tutupnya. (Dewi)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *