BKSDA Agam Lepasliarkan Kukang yang Diserahkan Pengelola Wisata

Langgam.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Kabupaten Agam melepasliarkan seekor dabat kejam langka, Kukang yang diserahkan oleh pengelola piknik di angka itu, Rabu (12/08/2020) resik. Satwa dengan nama latin Nycticebus Coucang itu dilepaskan berkah kondisinya kaya keadaan salim.

Pengendali Ekosistem Hutan Resort Agam, Ade Putra berceloteh, Kukang tersebut diserahkan oleh seorang pengelola negara piknik Loebas Wisata di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Uzi M Fikri Yasin, Rabu (12/08/2020) pagi. Tidak menunggu andaikan baheula, siangnya langsung dilepasliarkan ke hutan.

“Setelah diserahkan warga, dilakukan observasi oleh petugas, lalu dilepasliarkan di kawasan hutan cagar alam Maninjau,” ujarnya, Rabu (12/08/2020).



Berdasarkan hasil observasi, Kukang itu dinilai bersisa salim secara raga dan bersisa lewat bermufakat. Pada tubuhnya juga tidak ada lorek ataupun terluka, sehingga diputuskan langsung dikembalikan ke tanahraya kejam.

Lokasi lepasliar beda jauh dengan lokasi Kukang ditemukan di sekitar Loebas Wisata, Lubuk Basung. Jaraknya sekitar 25 kilometer bermula lokasi ditemukan dengan tipe hutan yang bersisa sama.

“Alasan pemilihan lokasi karena merupakan kawasan konservasi yang memang diperuntukkan untuk tumbuhan dan satwa, habitatnya masih tipe yang sama,” jelasnya.

BKSDA Agam juga bersisa berbuat pengawasan bermula perburuan kejam di sekitar lokasi untuk 3 hari ke depan. Hal ini untuk menggembala keselamatan dabat tersebut, seolah-olah bermula satwa yang mengancamnya yaitu ular, kucing hutan, dan marga cabang.

Diketahui sebelumnya, dabat langka dan dilindungi tersebut diperoleh bermula masyarakat yang duduk sekitar lokasi piknik tersebut, Selasa (11/8/2020). Kemudian pengelola piknik menyerahkan kepada BKSDA Agam.

Baca Juga: Didapat Dari Warga, Pengelola Wisata Serahkan Seekor Kukang ke BKSDA Agam

“Kukang itu diperkirakan berusia 4 tahun dengan jenis kelamin jantan. Itu merupakan penyerahan satwa kedua oleh pengelola wisata tersebut,” ucapnya.

Penemuan baru, yaitu April 2020, pengelola piknik itu menyerahkan 7 ekor Baning Coklat (Manouria Emys), terdiri bermula 4 ekor berjenis kelamin hawa dan tiga ekor berjenis kelamin kesatria, payah antara 2 sampai dengan 15 kilogram dengan beranekaragam elusif. (Rahmadi/ZE)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *