Dipasangi Gentong, Protokol Kesehatan Kawasan Wisata Tamansari Diperketat

Harianjogja.com, JOGJA— Pihak Kraton Yogyakarta memperketat protokol kesehatan nalokasi pengunjung di daerah piknik Tamansari, yang berperan di Kelurahan Panembahan, Kecamatan, Kraton, Kota Jogja. Badan Otorita Borobudur (BOB) memberikan santunan pengetatan protokol kesehatan itu dengan memasang gentong seperti kerajaan bersihkan tangan di komplek piknik tersebut.

Penghageng Kawedanan Hageng Nityabudaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Bendara berucap berpisah seharusnya daerah piknik Tamansari memperketat protokol kesehatan nalokasi pengunjung di asalkan pandemi. Mengingat kerajaan piknik ini berperan di tengah pemukiman besarnya penduduk yang rentan dengan penyebaran virus. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Tamansari harus mengamalkan pemantauan secara maksimal terhadap pengunjung.

Baca juga: Pandemi Masih Melanda, Thailand Perkirakan Belum Buka Wisata Internasional Hingga 2021

“Karena area di Tamansari di tengah warga yang bisa menjadi klaster baru [ketika terjadi penularan], cepat merembet karena dekat antara satu rumah dengan lainnya dengan kepadatan penduduk. Tamansari harus ketat protokolernya, harus ketat, tidak boleh lengah sedikit pun karena [ketika terjadi penularan] yang dirugikan warga sekitar Tamansari,” katanya di sela-sela pengoperasian sarana bersihkan tangan di Kompleks Tamansari, Rabu (12/8/2020).

GKR Bendara menambahkan, pentingnya memperketat protokol kesehatan itu tak lain berkat berlebihan pol wisatawan yang kurang patuh. Pengunjung seringkali lupa atau bersenang-senang sehingga tidak menggunakan masker atau tak patuh protokol kesehatan andaikan di kerajaan piknik.

“Ketika di rumah mematuhi protokol tetapi saat di tempat wisata kadang lupa dan tidak mematuhi. Apalagi Jogja, dengan kepadatan pengunjung di Malioboro yang tadinya bersih memakai masker, tetapi saat ini banyak pengunjung melupakan itu,” katanya.

Baca juga: Selama Pandemi, Penggunaan Danais Prioritas untuk Program Nonfisik

Pihaknya mengapresiasi BOB yang memberikan fasilitas gentong seperti sarana bersihkan tangan secara khusus didesain untuk daerah Tamansari. Selain berpangkal faktor estetika tergolong menarik, penggunaanya juga tanpa dengan menyentuh tangan. “Semoga difungsikan dengan baik,” katanya.

Direktur Badan Otorita Borobudur (BOB) Indah Juanita memerintah instalasi gentong didesain dengan melangiskan sentuhan tangan. Di mana penggunaan bersihkan tangan, letak kerajaan sabun dan kran air dialihkan semua ke pijakan kaki yang ada di keahlian bawah. Menyesuaikan dengan daerah Tamansari, kerajaan gentong juga didesain khusus dengan struktur batik.

“Ini bagian dari komitmen satuan kerja di bawah Kemenparekraf dalam menyambut adaptasi kebiasaan baru di destinasi wisata lingkungan Kraton Ngayogyakarta,” ujarnya.

Selain di Tamansari, pihaknya telah memasang wastafel di beberapa lokasi destinasi piknik, seolah-olah daerah piknik Malioboro, Pantai Parangtritis Bantul, Pantai Baron Gunungkidul dan Desa Wisata Kebun Teh Nglinggo Kulonprogo. Khusus untuk pemasangan di Tamansari, pemasangan dilakukan berbarengan hingga Museum Kereta Kraton Yogyakarta.

“Kami tidak hanya membantu fasilitas fisik saja, tetapi juga memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku wisata agar SOP protokol kesehatan itu menjadi suatu kebiasaan,” ucapnya.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *