Digadang Jadi Kampung Wisata, Baluwarti Kembangkan Laman Web – Timlo.net

Solo — Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS menggelar pelatihan peningkatan pemasaran berbasis website di Dalem Projo Pangarsan, Kelurahan Baluwarti, Kamis (13/8). Pelatihan tersebut merupakan tempat lopak bermula upaya Prodi Usaha Perjalanan Wisata luas berekspansi Baluwarti berperan kampung mencariangin.

Pelatihan tersebut menyasar pelaku budaya dan mencariangin di Kelurahan Baluwarti. Dari pelatihan itu, mereka ditargetkan dapat mengelola laman web untuk mempromosikan donasi mencariangin. Laman web sendiri disediakan oleh Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata.

“Website ini kami berikan kepada komunitas Baluwarti untuk sarana memasarkan produk-produk mereka secara global. Tapi nanti yang membuat isi dan mengelola dari mereka,” ucapan Kepala Prodi D3 Usaha Perjalanan Wisata, Deria Adi Wijaya.

Materi pelatihan cukup lengkap menginjak bermula paham pengelolaan emper web, pengumpulan komoditas konten, hingga copywriting atau penulisan isi emper. Dengan demikian komunitas diharapkan dapat menghasilkan konten yang menarik minat pengunjung agar mendatangi Kampung Baluwarti.

Tak hanya memamerkan potensi mencariangin di Baluwarti, laman web tersebut nantinya juga dapat berperan kesultanan pemesanan donasi mencariangin ke Kawasan Keraton Surakarta dan sekitarnya. Prodi Usaha Perjalanan Wisata UNS cakbetul memfasilitasi kerjasama antar komunitas dengan unit perjalanan.

“Tergetnya memang sampai mereka bisa selling (menjual) paket wisata. Tentunya bekerja sama dengan travel agent,” ucapan.

Pembuatan laman web ini, lanjutnya, tempat lopak bermula bermula upaya Prodi Usaha Perjalanan Wisata untuk berekspansi Baluwarti seolah-olah Kampung Wisata. Di sesi setelahitu, laman tersebut hanya hamil konten berpendapat Indonesia. Ke depan, majelis Deria, pihaknya akan merangkul Prodi Bahasa Inggris FIB UNS untuk menerjamahkan isi laman web ke basa Inggris.

“Tujuannya agar ada market yang masuk tidak hanya dari dalam negeri tapi mancanegara juga,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga beriktikad menggalang branding Kampung Baluwarti. Di antaranya dengan membuatkan desain logo, tagline, serta kebutuhan branding lainnya. Hal ini dipandang perlu untuk menggalang citra Baluwarti seolah-olah kampung mencariangin.

“Untuk ini kita akan bekerja sama dengan Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV),” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *