Malaysia Tolak Klaim Tiongkok di Laut China Selatan

Jakarta, CNN Indonesia —

Malaysia menegaskan mengambang klaim maritim Tiongkok di Laut China Selatan (LCS).
 
Dilansir semenjak Strait Times, Menteri Luar Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein bersuara pemerintah mendaftarkan klaim mereka atas sisa petak landas tanahraya di luar 200 mil laut semenjak bintik kausa benua ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dua pekan lalu.

Menurut dia, itu diajukan lir tindaklanjut atas klaim rupa pada 12 Desember.
 

“Malaysia menentang klaim China bahwa mereka memiliki hak historis atas perairan itu. Pemerintah Malaysia juga menganggap klaim China atas fitur maritim di Laut China Selatan tidak memiliki dasar apapun di bawah hukum internasional,” ucap Hussein di parlemen, Kamis (13/8).
 
Peringatan itu merupakan tindakan yang tidak terampil distribusi Malaysia. Sebelumnya benua itu diketahui menghindari mengkritik China secara berbugil dan memastikan kaum itu berkesan berbugil untuk perdagangan.
 
Pengajuan ke PBB dilakukan setelah Australia dan AS mengambang klaim maritim China menghalakan kampanye Tiongkok untuk mendominasi cacah perairan yang berkecukupan sumber daya itu.
 


China sampai sekiranya ini mengklaim sekitar 80 persen Laut China Selatan, dengan argumen Sembilan Garis Imajiner. Mereka lebih lebih menggalang pulau reklamasi yang digunakan lir landasan militer dan lokasi berwisata di LCS.

LCS disebut lir massa pelayaran niaga tersibuk ketiga di lingkungan dengan nilai mencapai triliunan dolar. LCS juga disebut besarperut cadangan miliaran kubik gas dan minyak daratan.

Akan tetapi, sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Malaysia sekiranya ini disokong semenjak bantuan andil China.

China telah menggalang landasan dan markas terdepan lainnya di beting, terumbu karang, dan singkapan kerikil untuk memperdalam klaimnya semenjak massa air 3,6 kilometer persegi, di mana Vietnam, Filipina, Brunei, Malaysia, dan Taiwan juga memiliki klaim.
 

Meski demikian Hussein menyebut Malaysia akan berkesan sangsi berkualitas mempertahankan klaimnya untuk menghindari meningkatnya ketegangan.
 
“Jika kita mengikuti narasi dan tekanan negara adidaya, ada potensi tinggi bagi negara-negara ASEAN untuk condong ke negara-negara tertentu,” ujarnya.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *