Surga Tersembunyi di Malang Selatan, Sediakan Wisata 3 in 1 Hanya di Pantai Banyu Anjlok

Seakan tak ada rasa rugi yang membekas ketika wisatawan pecah subur daratan maupun mancanegara berhasil pecah Kota Malang lari tanahraya piknik alami komplek Pantai Bowele yang berperan di peruntungan Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. 

Sekitar 50 kilometer jarak yang harus ditempuh enyah pecah pusat Kota Malang lari bilangan piknik Pantai Bowele dengan memakan saat sekitar 3 jam lamanya. 

Baca Juga :
Wisata Alam Bikin Sehat Jiwa Raga, Berani Jajal Berselancar di Pantai Wedi Awu Malang?

Bowele sendiri merupakan cercah pecah beberapa nama pantai yang ada di Kabupaten Malang, yakni Pantai Bolu-bolu, Pantai Wedi Awu dan Pantai Lenggoksono. 

Salah satu yang terkemuka dengan sebutan surga tersembunyi di bilangan pantai Malang Selatan yakni Pantai Banyu Anjlok. Pantai yang hanya bisa di akses menggunakan perahu, ojek sepeda motor atau ketika para wisatawan berdaya dapat merasakan sensasi yang berseberangan yakni menyusuri hutan dengan mengobrol kaki. 

Itulah alasan mengapa Pantai Banyu Anjlok disebut surga tersembunyi. Terlebih lagi keindahan yang tersedia amat alami dan suci. Yang tak keok indahnya yakni penampakan 3 piknik alami yang terkemas di Pantai Banyu Anjlok ini. 

“Di Kabupaten Malang yang memiliki kawasan wisata 3 in 1 hanya Pantai Banyu Anjlok. Karena selain pantai, ada air terjun dan kolam renang alami dengan kedalaman kurang lebih 6 meter,” ujar Mukhlis Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Bowele kepada MalangTIMES. 

Mukhlis bersabda keindahan alami piknik 3 in 1 ini menyajikan air turut bergolongan setinggi 12 meter. Selain itu di kolam renang alami, wisatawan dapat merasakan kesegaran air batal dengan lompat ke air atau merasakan sensasi jacuzzi alami di perkataan pantai. 

“Ada air terjun bertingkat setinggi 12 meter. Ada goa dan di atas air terjun ada kolam alami. Biasanya wisatawan cliff jump, karena di sana airnya segar,” ujarnya sambil menodongkan cliff jump yang lasah dilakukan wisatawan. 

Akses lari ke sana hanya dapat melalui rantaian darat ataupun laut. Keberangkatan lari Pantai Banyu Anjlok dapat diakses melalui Pantai Wedi Awu maupun Pantai Lenggoksono. 

Mukhlis menyebutkan ketika wisatawan mengakses melalui Pantai Lenggoksono dapat menggunakan perahu milik para ordo setempat dengan merogoh kocek yang relatif sepadan dengan piknik alami yang tersedia. Waktu yang ditempuh pun hanya 15 menit dengan menerjang hamparan Samudera Hindia. 

“Tarifnya Rp 60 ribu per orang. Nanti mampir di Teluk Kletakan untuk snorkeling dan diving, lalu mampir ke Pantai Bolu-bolu dan rumah apung. Setelah itu baru ke Banyu Anjlok,” jelasnya. 

Sedangkan ketika gelombang air laut teradat padat dan tidak memungkinkan untuk wisatawan menggunakan rantaian laut, ordo setempat juga menyediakan ojek sepeda motor untuk lari Pantai Banyu Anjlok. 

“Kalau naik ojek tarifnya Rp 50 ribu per orang. Itu alternatif jika ombak sedang pasang dan tinggi,” ungkapnya. 

Dikatakan oleh Mukhlis bahwa sebelumnya Pantai Banyu Anjlok ini berjauhan rumpun mengetahuinya. Tetapi pada tahun 2012, kalau media berbungkus potensi tempat Desa Purwodadi, akhirnya seluruh masyarakat termasuk wisatawan mancanegara menangkap destinasi tempat yang cemerlang ini. 

“Dulu awal ada yang dari Amerika Serikat, lalu dari Jerman, Belanda, sama Australia,” sebutnya sambil menodongkan buku tamu yang tertera nama-nama wisatawan mancanegara tersebut. 

Jika wisatawan subur daratan maupun mancanegara memutuskan untuk lari Pantai Banyu Anjlok, yang harus dipersiapakan adalah stamina dan kendaraan yang harus fit. 

Baca Juga :
Dinas Pariwisata Kota Batu Geber Sarpras di Sendratari Kelurahan Sisir

Karena akan disuguhi pemandangan tebing-tebing dan tim perkampungan penduduk yang diiringi oleh kondisi tuntas yang tompel- sejak memasuki Desa Sumbertangkil. 

“Mulai jalan Sumbertangkil sampai Pujiharjo sudah rusak. Lalu jalan sepanjang 500 meter dari Pantai Lenggoksono ke Desa Purwodadi juga masih bebatuan,” jelasnya. 

Mukhlis pun berencana agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang agar lajak berbuat pembenahan infrastruktur lari bilangan piknik tempat di Malang Selatan salah satunya akses tuntas lari Pantai Lenggoksono. 

“Jalannya rusak dan sempit. Jadi kalau ada mobil yang berpapasan sulit. Kalau dilebarkan 50 centimeter kanan kiri, saya kira akan membantu,” ujarnya. 

Mukhlis pun berpatokan berkenaan infrastruktur tuntas yang harus lajak dibenahi, agar terus mengenalkan piknik pantai di Malang Selatan dengan akses tuntas yang mudah. Sehingga wisatawan semakin melimpah yang bertamu ke pantai di Malang Selatan, utamanya bilangan Pantai Bowele.

Terlebih lagi kalau ini Pantai Banyu Anjlok telah mengakar di nominasi surga tersembunyi terpopuler API (Anugerah Pesona Indonesia) Award yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. 

“Jadi, dengan masuknya API Award ini, harapannya perhatian pemerintah untuk akses itu tadi bisa diutamakan,” harap Mukhlis. 

Selain itu, dirinya pun berencana derma pecah masyarakat besarnya agar Pantai Banyu Anjlok dapat menduduki peringkat terkini API Award nominasi surga tersembunyi terpopuler dengan berbuat vote di akun-akun API Award.

Terdapat beberapa gaya untuk berbuat voting yakni dengan mengirimkan SMS, melalui Instagram, YouTube atau website yang telah tertera.

Untuk mengirimkan SMS dapat dilakukan masyarakat dengan mengetik API (spasi) kode orang dan nominasi, lalu bingkis SMS ke kelompok 99386. Sedangkan ketika voting melalui Instagram dengan follow akun @APIaward lalu cari video pas kelompok dan orang dengan klik logo love. 

Sedangkan ketika masyarakat ingin berbuat voting melalui YouTube dapat dilakukan debgan subscribe channel APIaward sampai-sampai dahulu. Lalu cari video yang pas nominasi dan orang. 

Langkah hangat juga dapat dilakukan melalui website dengan berbuat searching link website https://anugerahpesonaindonesia.com dan langsung klik vote yang pas dengan nominasi dan orang yang dipilih.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *