BEGINI Cara Mahasiswa di Pulau Banda Lestarikan Terumbu Karang dan Rayakan HUT ke 75 RI | TERASMALUKU.COM

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pulau Banda yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku banget berprofesi salah satu surganya berdarmawisata kolot. Alam bawah laut wilayah ini bestari akan terumbu karangnya.

Karena itu pula, berlebihan wisatawan tertarik beranjangsana ke wilayah pengasingan sang Proklamator RI, Mohammad Hatta itu untuk menikmati pesona bawah laut. Banyak spot di Pulau Banda berprofesi surga porsi penyelam. Aneka terumbu karang dan ekosistemnya ada di sana.

Penanaman terumbu karang oleh cuilan Barracuda Diving Club (BDC)di perairan Pantai Sambayang, Pulau Gunung Api, Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/8/2020) melalui kegiatan Garuda di Lautku. FOTO : DOK. BDC

Nah untuk memiara ekosistem terumbu karang di Pulau Banda berpijak menetap, generasi muda di Pulau Banda yang tergabung molek Barracuda Diving Club (BDC) mengamalkan rehabilitasi dan transplantasi (penanaman terumbuh karang). BDC beranggotakan mahasiswa Jurusan Perikanan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Hatta-Sjahrir Banda Naira.

Para mahasiswa ini menanam 50 anakan terumbu karang jenis Acropora SP di perairan Pantai Sambayang, Pulau Gunung Api, Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah Minggu (16/8/2020) melalui kegiatan bertemakan “Garuda di Lautku”.

Ketua Umum Barracuda Diving Club, Rahmad Larae mengungkapkan lokasi ini dipilih berkah belum ditumbuhi berlebihan terumbu karang, sehingga kedepannya bisa berprofesi salah satu ekosistem terumbu karang yang mutakhir, dan berprofesi lokasi penelitian tentang laju pertumbuhan karang oleh mahasiswa STP-Hatta Sjahrir Banda Naira.

Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut oleh cuilan Barracuda Diving Club (BDC) di perairan Pantai Sambayang, Pulau Gunung Api, Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/8/2020). FOTO : DOK. BDC

Rahmad berbicara pemilihan lokasi ini didahului dengan survey golongan, dan ditemukan ada kecurigaan karang yang diyakini bisa dilakukan transplantasi guna memperbaiki ekosistem terumbu karang yang mutakhir.

Sekitar 27 bangsa ikut-serta molek kegiatan yang digagas oleh Barracuda Diving Club serta didukung rekan-rekan berasal Taman Wisata Perairan (TWP) Laut Banda dan Naira Dive.

“Kegiatan Garuda di Lautku ini adalah salah satu kegitan yang dilakukan dalam rangka rehabilitasi dan penelitian tentang laju pertumbuhan terumbu karang,”ocehan Rahmad bilamasa dikonfirmasi Minggu (16/8/2020).

Ada dua noktah trasplantasi yang ditanami anakan karang di lokasi tersebut yakni pada kedalam 3 meter dan 6 meter. “Kegitan ini perlu dilakukan sebagai upaya rehabilitasi dan pembelajaran kepada mahasiswa apa yang harus dilakukan ketika terumbu karang kita mengalami kerusakan di kemudian hari,”tuturnya.

Tidak hanya penanaman anakan terumbu karang, molek kegiatan Garuda Lautku ini, para pemuda ini menggelar upacara bendera merah tahir di bawah laut untuk memperingatin HUT Kemerdekaan ke 75 RI 17 Agustus 2020.

“Jadi kegiatan ini sekaligus dalam rangka merayakan HUT Proklamasi RI ke-75 sehingga tadi (Minggu) kita juga upacara bendera merah putih di bawah laut disamping penanaman anakan terumbu karang,”ujarnya.

Barracuda Diving Club (BDC) ini ocehan Rahmad adalah UKM selam berasal Sekolah Tinggi Perikanan Hatta – Sjahrir Banda Naira yang bertunjal-berdasar sejak tahun 2015. Hingga kini BDC beranggotan 27 bangsa. Kegiatan BDC ini meliputi edukasi, konservasi dan penelitian.

Barracuda Diving Club (BDC) mengamalkan rehabilitasi dan transplantasi (penanaman terumbuh karang) jenis Acropora SP di media tanam kelompok perairan Pantai Sambayang, Pulau Gunung Api, Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (16/8/2020). FOTO : DOK. BDC

BDC didirikan berkah Banda serupa wilayah kepulauan yang memiliki sumber daya kerajaan kolot yang benar-benar jenuh, namun belum dimanfaatkan dengan sempurna, serta lebih lebih berlebihan aktivitas masyarakat di perairan yang bisa bersalahan pada kelestarian ekosistem laut.

“Sehingga dibentuklah Barracuda Diving Club ini dengan harapan agar dari organisasi ini mahasiswa dapat melakukan hal – hal yang bermanfaat untuk masyarakat, menjaga serta mengkaji potensi sumberdaya alam baharinya baik secara akademis sebagai bahan acuan untuk membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan tentang pengolalan potensi perikanan. Dan harapan besar di bentuknya organisasi ini yaitu agar mahasiswa ahli sebagai mahasiswa peneliti,”tandasnya. (SADI)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *