Khofifah: Peninggalan Rasulullah jadi wisata religi Kota Probolinggo

Artefak peninggalan Nabi Muhammad saw. adalah kekuatan mutakhir yang dimiliki Pemkot Probolinggo di bidang pariwisata.

Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bercerita artefak peninggalan Rasulullah Muhammad saw. yang berpusat di Kota Probolinggo dapat bekerja wisata religi di kota setempat.

“Artefak peninggalan Nabi Muhammad saw. adalah kekuatan baru yang dimiliki Pemkot Probolinggo di sektor pariwisata,” katanya bilamana meninjau sejumlah artefak peninggalan Nabi Muhammad saw. di pendapa kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa.

Artefak-artefak itu berurat berasal koleksi Galeri Warisan Museum Artefak Rasulullah (Galeri Warisan MAR) milik Abdul Manan Gembong dan telah teruji kebenarannya berkat telah bersertifikasi Saudi Commission for Tourism and National Heritage.

Baca juga: Pemkab Deliserdang apresiasi pameran artefak Rasulullah

“Bila dikembangkan bisa menjadi referensi wisata religi yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia, bahkan juga masyarakat terdekat dari wilayah Indonesia, yakni Malaysia dan Brunei Darussalam,” tuturnya.

Menurut dia, bab itu cukup berpatokan berkat buana tersebut memiliki persamaan kultur sehingga diharapkan selain wisata religi ziarah wali yang berkesudahan dikenal dan diminati secara banyak, kehadiran artefak itu juga sekaligus bisa menambah wawasan bertepatan dengan nilai-nilai cerita perjuangan Rasulullah, sahabat, hingga Khalifah Usman.

“Itu menjadi kekuatan baru Pemkot Probolinggo di sektor wisata religi dan menjadi referensi wisata baru di Jawa Timur. Selain ziarah, sejarah dan informasi tentang bagaimana perjuangan seorang komandan perang dan peninggalan Rasulullah bisa dilihat secara langsung,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Muhammad Soufis Subri, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Budi Krisyanto dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Agus Dwiwantoro menerangkan satu per satu koleksi yang impas tulus di tadir tamu kedinasan.

Wali Kota Probolinggo yang terampil dipanggil Habib Hadi bercerita artefak peninggalan Rasul itu asalkan dikembangkan di Kota Seribu Taman, tak bertumpuantterbuka kemungkinan bekerja besi berani yang profesional menarik perhatian berasal masyarakat banyak, tidak terkecuali wisatawan mancanegara.

“Tentunya dapat menjadi magnet yang mampu menyedot wisatawan untuk datang, bahkan dari luar negeri. Kami berharap dalam waktu dekat, fisik dari museum artefak peninggalan Rasulullah bisa segera dibangun di Kota Probolinggo,” ujarnya.

Baca juga: Di Martapura, benda pusaka Rasulullah Muhammad SAW segera dipamerkan

Mini Private Exibition Artefak Peninggalan Rasulullah saw. merupakan piring disiplin berasal Program Jelajah Nusantara Pameran Artefak Rasulullah dan para sahabat yang dibuka untuk kalangan terbatas dan mencurat.

Kunjungan pameran itu sementara diberlakukan dan dikoordinatori oleh terpisah kelurahan dan kecamatan dengan sosok mendaftar makin dahulu ke Bagian Kesra Setda Kota Probolinggo.

Pengunjung yang berketurunan dibatasi maksimal 30 bangsa yang dibagi ke berbobot delapan babak dan diberlakukan berumbi ke tadir artefak secara berencel-encel dengan bertumpu menyambut protokol kesehatan bagaikan memakai masker, mencuci tangan, dan memelihara jarak.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *