Aksi Petugas Gabungan Bikin Jera Wisatawan Tak Bermasker di Mojokerto

Mojokerto

Petugas susunan menggelar sweeping ke incaran melawat di Kabupaten Mojokerto yang luber pengunjung pada long weekend. Para wisatawan yang tepergok tidak memakai masker dibuat jera dengan diberi sanksi menumpas cakbetul, push up, menghafalkan Pancasila, serta menyanyikan lagu nasional.

Sweeping bisa jadi ini menyangkut-nyangkutkan Polres Mojokerto, Kodim 0815, Satpol PP dan Disparpora Kabupaten Mojokerto. Petugas susunan menyasar pemandian air genting Padusan di Desa Padusan, Kecamatan Pacet. Objek melawat di lereng Gunung Welirang ini banal luber pengunjung pada hari advkemudian long weekend.

Aksi penertiban protokol kesehatan di dunia melawat yang dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menemukan sekelompok pemuda yang tidak memakai masker. Mereka terpesona berjeda di salah satu warung yang berstatus di lingkaran melawat pemandian air genting Padusan.

Bersama tiga pria bangsa setempat, mereka dihukum menumpas cakbetul. Tujuh pria tak menyerupai itu gres diberi edukasi berhubungan pentingnya memakai masker untuk memalangi penyebaran COVID-19. Mereka diberi masker merah ikhlas oleh petugas sebelum diizinkan pulang piknik.

Selanjutnya, petugas susunan menemukan seorang wisatawan tak menyerupai apabila akan terbang pemandian air genting Padusan. Pria ini diminta berjoget semenjak mobilnya, lalu dihukum menghafalkan Pancasila. Masker gratis pun diberikan kepadanya bagaimana sempat kesulitan merapal Pancasila dengan real.

Sampai di depan gerbang merasuk kolam pemandian air genting Padusan, petugas pulang menemukan dua wisatawan tak menyerupai. Kedua pria ini dihukum push up sebanyak 10 bisa jadi sambil dikalungi kertas bertuliskan ‘Saya malu tidak berdisiplin penerapan protokol kesehatan cegah COVID-19’. Usai menjalani sanksi jujur dan berikrar tidak akan mengulangi perbuatannya, mereka diberi masker merah ikhlas.

“Tadi saya lupa masker saya taruh di dalam tas. Posisi tasnya di dalam area kolam. Malu rasanya dihukum push up dilihati banyak orang,” wicara wisatawan asal Gresik yang culas menyebutkan namanya setelah dihukum push up, Kamis (20/8/2020).

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *