Kempupera Tata KSPN Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Premium

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus mengamalkan pembangunan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk berprofesi salah satu destinasi berdarmawisata premium. Hal ini orisinal dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk mengubah konstruksi Labuan Bajo agar lebih menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memerintah, pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu siap penataan cacah, segeh, penyediaan air ukuran dan air khalis, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana awal pembangunan infrastruktur.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” omongan Menteri Basuki Jumat (21/8/2020).

Dukungan Kementerian PUPR di Labuan Bajo di antaranya meliputi konektivitas serta sarana dan prasarana penunjang pariwisata. Untuk konektivitas Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga mengamalkan pekerjaan peningkatan segeh, trotoar, dan drainase sepanjang 16,8 kilometer yakni, Jalan Soekarno Atas (2,19 km), Jalan Soekarno Bawah (2,01 km), Jalan Simpang Pede (4,51 km), Jalan Yohannes Sahadun (4,05 km), dan peningkatan segeh cacah pariwisata Waecicu (4 km).

Untuk sarana dan prasarana pariwisata dilakukan Direktorat Jenderal Cipta Karya di antaranya penataan cacah Puncak Waringin dimana pembangunannya meliputi pembangunan pusat suvenir, konstruksi kawasan tenun dilengkapi dengan toilet dan mushola, konstruksi penuntun berdiri dan bilik genset, taman dan amphiteater, kawasan parkir serta segeh setapak.

Nantinya, cacah Puncak Waringin ini diharapkan akan berprofesi sentra suvenir yang berprofesi pusat kegiatan perbelanjaan bermacam-macam peranti khas dan tradisional di Labuan Bajo, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, tengah dilakukan juga penataan cacah berdarmawisata Goa Batu Cermin yang meliputi korps trekking serta fasilitas lainnya lir seksi pengelola, loket, restoran, kawasan parkir, los, pusat deklarasi, toilet, ampiteater (amphitheater) dan balairung budaya untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lokal. Kemudian, peningkatan sarana dan prasarana berdarmawisata tempat juga akan dilakukan di Pulau Rinca, cacah Taman Nasional Komodo.

Sementara naungan di bagian Sumber Daya Air di antaranya yakni pengaman pantai sepanjang 100 meter dan pembangunan kantorpelabuhan seluas 400 m2 dengan mancung 100 meter dan longgar 4 meter.

Untuk memahami lebih lengkap lebih-lebih penataan destinasi berdarmawisata premium ini dilakukan Kementerian PUPR, saksikan perjalan menelusuri pembangunan KSPN Labuan Bajo pada Program Journey di Metro Tv pada Sabtu, 22 Agustus pukul 10.00 WIB.

Sumber: BeritaSatu.com

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *