Bupati Taslim Apresiasi Aksi Peduli Lingkungan Merah Putih SDC…

loading…

BUNGKU – Berjalan mujur, Sombori Diving Club (SDC) Morowali menggelar kegiatan baik bersama-sama peduli sisi Merah Putih Spesial Hari Konservasi memperhatikan HUT RI ke-75 di Pulau Langala Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Minggu (16/08/2020).

Hadir molek kegiatan tersebut, Bupati Morowali, Taslim, Wakil Bupati Morowali Najamudin, Anggota DPRD Morowali sekaligus Ketua DPD PAN Syahrudin, Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguna, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Morowali, Rahman, Kadis PSDKP Fajar, Ketua Sdc Morowali Kasmudin serta Anggota, Maleo Diving Club Wosu, Komunitas pecinta Alam se-Kabupaten Morowali, Camat Bahodopi serta jajarannya, Kapolsek Bahodopi, Kades Fatufia serta jajarannya, serta sejumlah ASN Pemkab Morowali dan Masyarakat Desa Fatufia.

Aksi tersebut, ditengarai ragam wajah peduli sisi sekaligus penyeimbang ekosistem laut. SDC akan terus berjuang molek melestarikan ekosistem laut Morowali, selain itu SDC berkeinginan partisipasi pemerintah desa dan andil pemerintah Daerah molek mensukseskan setiap baik peduli sisi termasuk ekosistem laut.

“Aksi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat khususnya Desa Fatufia, agar mengambil peran dalam kepedulian memelihara lingkungan. Dalam hal tersebut, SDC terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran pentingnya laut bagi kehidupan. Melalui kerjasama berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, kami akan terus berperan dalam melestarikan lingkungan laut dengan memanfaatkan keahlian menyelam atau diving. Olehnya kami butuh dukungan pemerintah daerah untuk sama-sama bersinergi dalam meretorasi kembali ekosistem laut dengan cara melakukan transplantasi terumbu karang. Selain itu SDC berharap agar Pulau Langala ini tidak menjadi tempat persinggahan tongkang lagi, sehingga Pulau Langala bisa menjadi tempat wisata yang bersih sesuai harapan pemerintah Desa Fatufia, selain itu SDC juga mengajak Pemdes untuk membentuk dan membina kader konservasi tujuan pemanfaatan peningkatan sumber daya manusia dan konservasi,” Ujar Ketua SDC Kasmudin.

“Sebelumnya, Kami telah melakukan kemah di Pulau Langala sejak Sabtu kemarin bersama Komunitas Pecinta Alam Se-Kabupaten Morowali. Kami melakukan pembersihan pantai dengan memungut sampah khususnya sampah plastik disekeliling pesisir Pantai Langala,” Pungkasnya.

Kesempatan yang sama, Bupati Morowali Taslim menyuarakan terima tercantol dan mengapresiasi kegiatan SDC Morowali yang telah energik, berunding sama dengan Pemerintah Desa Fatufia molek mengamalkan kegiatan baik bersama-sama peduli sisi Merah Putih spesial hari konservasi. “Apa yang dilakukan SDC adalah berkaitan dengan konsistensi kita dalam menjaga lingkungan. Ini patut diberikan apresiasi. Ini adalah penantian saya, setelah 30 tahun berlalu. Dulunya Pulau Langala asri dan sangat bersih, juga terumbu karangnya tidak ada yang rusak. Namun hari ini apa yang kita lihat jauh berbeda dengan 30 tahun yang lalu. Perubahan ini adalah akibat dari sebuah proses pembangunan. Inilah sebuah proses bangsa/negara bagaimana mewujudkan cita-citanya, jadi apa yang kita lihat hari ini adalah sebuah proses. Yang tentunya dilihat dari sisi manfaat adalah bentuk bagaimana bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat,” Ujarnya

Selain itu, ia memekau kepada masyarakat bahwa peduli sisi merupakan tanggung jawab bersama-sama teratur pemerintah, investor, maupun masyarakat. Ketiga bagian ini merupakan penyumbang kerawanan terbesar andaikata tidak memiliki target yang sama.

“Hari ini kita buktikan dengan keterlibatan SDC Morowali dalam bentuk kegiatan peduli terhadap lingkungan ini yang perlu kita contoh. Sehingga apa yang kita lakukan kedepan adalah semuanya solusi bukan masalah,” Tegasnya.

Ditambahkannya, bahwa pihak perusahaan dan pemerintah mempunyai tugas untuk mengawal semua kebijakan teratur berbunga pusat maupun kaum yang menyangkutbergandengan dengan sisi.

“Masyarakat harus taat dengan himbauan, jangan membuang sampah sembarangan termasuk sampah rumah tangga itu bisa mencemarkan laut juga. kalau sampai masyarakat nya tidak disiplin maka kita akan mencemari alam kita. Sehingga apa yang kita buat hari ini akan sia-sia.” Pungkasnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak agar seluruh stakeholder untuk terkancing mendukung kegiatan peduli sisi dan mengawal proses pembangunan di Kabupaten Morowali.

“Mari kita semuanya bergandengan tangan mengawal proses pembangunan di Kabupaten Morowali ini khususnya yang ada di Kecamatan Bahodopi sehingga tentu harapan kita sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun RI yang ke-75 ini, Indonesia maju maka Morowali akan sejahtera bersama,” Tutup Taslim.

Sementara itu, Kepala Desa Fatufia juga menyuarakan ayat yang sama, bersyukur dan mengapresiasi kepada SDC Morowali yang telah berunding sama molek menghidupkan pulih Pulau Langala ragam negara berpelesir. Olehnya ia berazam agar pemerintah kaum terus memberi andil atas terencananya negara tersebut untuk berprofesi taman berpelesir sekaligus berprofesi bisnis pendapatan khusus masyarakat Desa Fatufia.

Dalam pelaksanaan lapisan kegiatan, Bupati Morowali bersama-sama Pemrintah Daerah Kabupaten Morowali melepas penyu merupakan hasil penangkapan yang dilakukan Tim operasi terpadu di golongan Kec. Bumi Raya dan Witaponda yaitu jenis Penyu Hijau (Chelonia Mydas). Selain itu, juga sejumlah elemen SDC Morowali, komunitas pecinta kerajaan Se- Kabupaten Morowali mengamalkan rehabilitasi penurunan Home Fish (balai ikan) dan baik bersama-sama penanaman terumbu karang (transplantasi), serta pembentangan bendera merah bening di perairan Pulau Langala, Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi.

(atk)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *