Satpol PP Bogor Serius Tindak Tempat Wisata yang Nakal

Ilustrasi — Sejumlah wisatawan mengunjungi angka mencariangin Wayang Windu Panenjoan, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). Kawasan mencariangin di Kabupaten Bandung beranjak dipadati wisatawan yang advakan meruntuhkan akhir pekan tengah pandemi pada era Adaptasi Kebiasaan Baru. (Ayobandung.com/Kavin Faza)


CIBINONG, AYOBOGOR.COM — Pada libur mancung pekan ini, Satpol PP Kabupaten Bogor mendatangi Taman Wisata Matahari. Selain untuk introspeksi kesiapan pengelola menghadapi kunjungan wisatawan, perkara ini sekaligus penegasan seandainya ada struktur menyalahi aturan bilamasa pandemi Covid-19 sehingga akan ditindak.

Kegiatan tersebut juga berikrar untuk menindak lanjuti surat teguran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa barat ihwal dugaan pelanggaran kapasitas wisatawan di empat bumi mencariangin yang ada di angka Puncak Bogor.

“Menindaklanjuti surat teguran dari gugus tugas Provinsi Jawa Barat, dan setelah kami lakukan kroscek ke salah satu dari empat tempat wisata, itu tidak benar adanya,” ujar Iman di Kabupaten Bogor padaa Minggu (23/8/2020).

Iman menyatakan, setelah verifikasi fakta milik pengelola, penuh pengunjung yang bersumber bersisa di bawah 1.000 kerabat. Angka itu merupakan pengunjung maksimal berusul kapasitas yang dibolehkan. “Setelah kami cek data yang pengelola miliki, untuk Taman Wisata Matahari sendiri yang berkapasitas 30 ribu pengunjung, pekan lalu hanya dikunjungi kurang dari 1.000 orang saja, jauh dibawah dari anjuran total kapasitas tempat wisata,” ujar Iman.

Dia melafalkan, misalnya mengarahkan arus lalu lintas pada pekan lalu dan banyaknya pemberitaan di media, Jalan Raya Puncak memang dipadati pengunjung. Hanya menyimpang, kenyataannya empat bumi mencariangin yang dapat teguran tidak terbukti menyanggah peraturan. Demi menduga penuhnya pengunjung pekan ini, petugas juga terus ronda hingga Ahad pukul 11.00 WIB.

Setelah dipantau, Taman Wisata Matahari bersisa relatif sepi pada pekan ini dengan total pengunjung 455 kerabat. Pelanggaran tambahan pula ditemukan di bumi mencariangin The Ranch Puncak. Terdapat dua pelanggaran di lokasi tersebut, yaitu tidak tersedianya sarana guyur tangan atau hand sanitizer di dua selekeh wahana permainan.

Wahana tersebut meliputi wahana air dan panah. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP langsung memberikan sanksi tindak pidana ringan. Iman menegaskan, dengan terus bertambahkan kasus positif di Kabupaten Bogor, Satpol PP semakin habis-habisan mensosialisasikan penggunaan masker dan menindak pelanggar yang tidak mempedulikan protokol kesehatan.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *