Wisata Lihat Hiu Tutul di Talisayan Berau Punya Daya Tarik Datangkan Wisatawan Lokal dan Asing

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB– Sekretaris Deputi Bidang Kebijakan Strategis Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hasan Abud memotivasi pengembangan berdarmawisata hiu noktah atau whale shark di Kecamatan Talisayan, Berau.

Menurutnya, obyek berdarmawisata mengawasi langsung dan berkait hiu noktah secara langsung berprofesi daya tarik terpisah perincian para wisatawan, habis lokal maupun mancanegara.

Terlebih Sekretaris Deputi Bidang Kebijakan Strategis Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu telah mengunjungi langsung incaran berdarmawisata tersebut di sela-sela menghadiri kegiatan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) di kaum pesisir Berau, Kalimantan Timur.

“Saya lihat wisata hiu tutul ini memiliki potensi luar biasa jika di-manage sehingga dapat memberi pemasukan pada daerah,” tutur Hasan Abud ke TribunKaltim.co, Senin (24/8/2020).

“Jadi ini harus dikelola dengan baik untuk tujuan wisata dan infrastruktur seperti sarana dan prasarana harus ditingkatkan sehingga wisatawan lokal maupun asing bisa tertarik,” tuturnya.

Ia juga memotivasi pemerintah lebih bobot meningkatkan potensi berdarmawisata tersebut sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara tertarik untuk melawat di Kabupaten Berau, bagaikan dengan menegakkan pabean yang dapat digunakan bergambar langsung dengan hiu juga keramba berdarmawisata yang buat hiu noktah makbul daya tarik.

“Pemerintah harus serius agar pemasukan daerah tidak hanya bergantung pada batu bara atau sawit khususnya di kabupaten Berau ini,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau H Agus Tantomo menyebutkan berenang beriringan hiu noktah merupakan obyek andalan di Kecamatan Talisayan.

“Ini sangat unik sangat bisa menjadi obyek wisata favorit karena tidak banyak wisata seperti ini yang ada di Indonesia,” tutur Agus Tantomo.

Baca juga: BLT UMKM Rp 2,4 Juta Cair Siang Ini, Bagaimana yang Belum Dapat? Ada Tahap II, Ini Syarat dan Cara

Baca juga: Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Sebut Anggaran Pulsa Internet Berasal dari Dana Penanggulangan Covid-19

Menurut Agus Tantomo, populasi hiu noktah di Indonesia sekitar 250 ekor advberkelaluan yang ada di perairan talisayan berasaskan hasil tag-in menggelinding sekitar 92 ekor. Sehingga hiu ini muatan dijaga oleh nelayan di Kecamatan Talisayan.

Di habitat betul hiu noktah di Kecamatan Talisayan, tutur Agus Tantomo, tidak layuh mengejar ikan tersebut. Para wisatawan hanya perlu naik perahu bersumber Kampung Talisayan sekitar 30 hingga 40 menit ke keramba milik nelayan.

“Biasanya hiu ini selalu mendekat di keramba karena mungkin di sana banyak plankton yang merupakan makanan dari hiu tutul,” ujarnya.

Agus Tantomo berhasrat jasa bersumber kementerian untuk pengembangan berdarmawisata di Bumi Batiwakkal kabupaten Berau. Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Sebut Anggaran Pulsa Internet Berasal dari Dana Penanggulangan Covid-19

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *