Gerakan BISA, BOB Berikan Dukungan Peralatan ke Destinasi Wisata Terdampak Pandemi di Magelang

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANGBadan Otorita Borobudur (BOB) memberikan usaha terhadap destinasi melancong yang terkena tubrukan pandemi di Kabupaten Magelang. Dukungan ini berakhlak pelayanan produk kebersihan, fasilitas posko kesehatan dan kelengkapannya.

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Indah Juanita, berbicara, pandemi ini menggalang sejumlah destinasi melancong lumpuh. BOB pun memberikan usaha kepada destinasi dan pelaku pariwisata di destinasi yang dipilih.

Dukungan berakhlak pelayanan majemuk produk untuk reaktivasi destinasi mudik.

Raih Sertifikat SMAP, PT TWC Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Komitmen Anti Penyuapan

“Adanya pandemi beberapa destinasi lumpuh, bagaimana caranya kita mengaktivasi destinasi tersebut itu dengan melakukan pendukungan berupa peralatan kepada pelaku pariwisata di destinasi-destinasi yang dipilih. Kami bekerja sama dengan Disporapar Jateng dan DIY. Di DIY sudah kita lakukan, sekarang kita lakukan di Jateng,” ujaran Indah, Selasa (25/8/2020) sekiranya menyerahkan pelayanan kepada pelaku melancong dan mengerjakan kampanye Gerakan BISA di Balkondes Bumiharjo, Magelang.

Indah berbicara, pihaknya menyerahkan beberapa pelayanan bak produk kebersihan dan kelengkapannya, fasilitas posko kesehatan antara lain bangsal sarnavil, thermo gun, dan kelengkapan lainnya.

Selain usaha produk, pihaknya juga mengerjakan perbaikan toilet dan wastafel, memasang signage hamil imbauan protokol kesehatan kepada pengunjung.

“Kita serahkan tenda untuk tempat memeriksa kesehatan dengan peralatannya. Kalau ada yang dideteksi panas, pengunjung diisolasi sebentar di tenda tersebut. Di sana, ada tempat tidur lengkap dengan meja. sehingga petugas mem laukna pemeriksaan dengan baik, menahan tamu yang sakit di situ terlebih dahulu,” penalaran Indah.

“Kita juga memberikan peralatan kebersihan untuk perbaikan toilet dan wastafel. Memberikan signage dimana-mana, berupa imbauan yang baik dan benar agar orang selalu aware untuk menjaga jarak, cuci tangan memakai masker,” tambah Indah.

Wisata Hits Baru : SvargaBumi, Selfie di Tengah Sawah dengan Latar Belakang Candi Borobudur

BOB juga mengkampanyekan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di destinasi melancong.

Setidaknya ada tujuh kurik desa melancong di sekitar zona Otoritatif BOB antara lain di Kabupaten Magelang yakni Desa Wisata Bumiharjo, Tegalarum, Kembanglimus, Kenalan dan Banyuroto. Sementara di Purworejo, ada Desa Wisata Benowo dan Sedayu.

Gerakan BISA sendiri adalah program bermula BOB, Kemenparekraf yang menggiatkan para pelaku melancong dan ekonomi kreatif meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan di destinasi pariwisata, menjawab wisatawan di semisal adaptasi kebiasaan advkemudian di segi pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Ada beberapa titik yang kita lakukan program BISA ini. Melalui cara yang spesifik, dimana kita melakukan pelatihan dari awal masuk tempat wisata sampai pelaksanaannya, agar tamu-tamu bisa aman. Jadi kita melakukan dukungan lengkap baik dari peralatan bagi pelatihan bagi pelakunya agar SOP protokol kesehatan menjadi kebiasaan yang diterapkan menerus,” ujaran Indah.

Untuk membangkitkan mudik destinasi melancong yang lumpuh, BOB mengerjakan pendokumentasian dan promosi kepada destinasi melancong tersebut. Selain itu, pelatihan-pelatihan kepada para pelaku melancong di sana.(TRIBUNJOGJA.COM)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *