Pengelola Wisata Patuhi Anjuran Pemerintah

MAJALENGKA, SC- Pengelola pariwisata di Kabupaten Majalengka membidas kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka yang mengizinkan dibukanya putar obyek berjalan-jalanbepergian. Mereka mengaku habis menjalankan protocol kesehatan sebagaiman dianjurkan oleh pemerintah untuk menggalang penularan Virus Corona.

Pengelola obyek berjalan-jalanbepergian Situ Cipanten Sudarja berkecek, pengelola berjalan-jalanbepergian meralip memafhumi kekhawatiran pemerintah, sehingga terkatup bercantum putar selama 14 hari, setelah terus bertambahnya melacak kasus positif Covid-19 pada pertengahan Juli lalu.

“Saya sangat memahami kebijakan Pemkab menutup kembali obyek wisata yang berakhir pada 19 Agustus kemarin, dan alhamdulilah sekarang sudah diperbolehkan untuk menerima kunjungan lagi,” katanya, Senin (24/8/2020).

Sesuai dengan anjuran pemerintah, tutur Sudarja pengelola obyek berjalan-jalanbepergian Cipanten juga menerapkan protokol kesehatan pada pengunjung ataupun belah biaperi di lokasi obyek berjalan-jalanbepergian.

“Sesuai anjuran pemerintah,kita menyiapkan semuanya,termasuk meminta pengunjung untuk melakukan cucu tangan serta mengenakan masker,” jelasnya.

Ungkapan yang sama disampaikan  Dodo, pengelola obyek berjalan-jalanbepergian lainnya di kota topan. Dia mengaku meralip riang akhirnya pemerintah membuka putar obyek berjalan-jalanbepergian.” Tentu meralip riang, mudah-mudahan tidak ada penutupan obyek berjalan-jalanbepergian lagi, dan  corona sigap terjengkang,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemkab Majalengka mengerjakan penutupan putar obyek berjalan-jalanbepergian setelah dibuka pada akhir Juni lalu. Pemkab Majalengka bimbang akan ada klaster pariwisata,setelah bertindak-berfungsi lonjakan kasus positif Covid-19 pada Juli  hingga pati Agustus lalu,sehingga obyek berjalan-jalanbepergian di Kabupaten Majalengka putar ditutup berasal 4 hingga 18 Agustus.

BACA JUGA: Obyek Wisata di Majalengka Tetap Dipadati Pengunjung

Obyek berjalan-jalanbepergian putar diberikan izin menerima kunjungan dengan catatan harus menetapkan protokol kesehatan. Pengelola berjalan-jalanbepergian diwajibkan menyediakan jasad kesehatan asli protokol, bak kesultanan percik tangan, petak disinfektan, termo gun dan ketersediaan masker. (Dins)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *