Menyusuri Taman Wisata Goa Jepang di Lhokseumawe, Antara Semilir Angin dan Kesunyian Menyapa

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Untuk angkatkaki ke lokasi bentala mencariangin yang dibuka 2015 itu terasa bocor.

Jalanan terbayar beraspal membelah bebukitan yang hijau.

Objek mencariangin Goa Jepang.

Begitu nama yang disematkan pada bentala yang bertempat di Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe itu.

Bila pengunjung ingin menikmati kemolekan wujud Lhokseumawe berpangkal ketinggian, maka taman mencariangin ‘Ngieng Jioh’ yang bertindakberkelas di satu lokasi dengan Goa Jepang adalah jawabannya.

Taman wisata ‘Ngieng Jioh' yang berada di satu lokasi dengan Goa Jepang.
Taman mencariangin ‘Ngieng Jioh’ yang bertindakberkelas di satu lokasi dengan Goa Jepang. (SERAMBINEWS/ZAKI MUBARAK)

Dipagari teralis metal di sekeliling taman yang bertindakberkelas di puncak bukit, bekerja spot yang tulen menikmati panorama kerajaan Kota Lhokseumawe berpangkal atas ketinggian.

Sementara pemandangan bersifat Selat Malaka yang biru membentang, berlatar kilang milik PT Arun berjejak bahaduri berpangkal kejauhan.

Salah satu sudut objek wisata Goa Jepang.
Salah satu sudut tujuan mencariangin Goa Jepang. (SERAMBINEWS/ZAKI MUBARAK)

Namun bentala mencariangin Goa Jepang yang bekerja andalan Kota Lhokseumawe ini sintal beberapa masa terkini pasaca berambai-rambai pandemi covid-19 tampak sepi.

Padahal di lokasi ini terlihat pemandangan yang bagus ditambah semilir topan yang berembus berpangkal padang ilalang.

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *