Pemerintah Bakal Tebar Diskon Paket Perjalanan Wisata

Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio berkata pemerintah tengah menyiapkan stimulus bersifat diskon bestelan perjalanan mencariangin ransum masyarakat. Hal itu dilakukan untuk menghidupkan rujuk industri pariwisata yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19

Stimulus tersebut kini tengah dibahas bertepatan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Keuangan serta Kementerian BUMN.

“Nantinya kami akan bekerja dengan Garuda Indonesia, hotel, dan restoran untuk bisa memberikan paket atau harga yang sangat menarik agar nantinya Insya Allah di liburan-liburan panjang orang akan berlomba-lomba untuk mendapatkan hal ini,” ujarnya sebu pembicaraan yang disiarkan via Instagram Garuda Indonesia, Jumat (28/8).


Wishnutama juga berkata bahwa stimulus tersebut berlainan dengan pertolongan yang telah digelontorkan pemerintah sebelumnya ragam pengurangan belanja tarif listrik serta insentif pajak ransum pengusaha lapangan pariwisata.

Konsep tersebut juga tengah dibahas secara rinci oleh Wakil Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo serta Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

“Intensif sekali kami bicarakan bersama Wakil Menteri kemenparekraf (Angela Tanoesoedibjo) dan Wamen BUMN Pak Tiko (Kartika Wirjoatmodjo) sedang membuat konsep yang yang tepat dan efektif dan saya juga dengan Pak Erick sedang membahas di tingkat menteri bagaimana konsep ini bisa mendorong dan mengangkat kembali sektor pariwisata,” imbuhnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia juga berpengharapan rencana pemerintah untuk dapat memproduksi vaksin bergerak akhir 2020 mendatang bisa terwujud dan lapangan pariwisata akan bergerak rujuk diminati. Untuk itu pemerintah perlu menyiapkan promosi habis-habisan kepada para pelancong yang ingin memulai rujuk aktivitas melancong ragam sebelum covid-19.

“Untuk pariwisata kan ini kan sudah banyak sebetulnya yang sudah kita lakukan mulai dari subsidi listrik untuk para pelaku pariwisata talangan modal usaha atau pinjaman lalu keringanan pajak dan lain sebagainya tetapi itu kan dari supply, dari sisi demand ini yang sedang dibutuhkan,” tandasnya.

(hrf/sfr)

Source Link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *