Akhirnya, Embun Es yang Dinanti Wisatawan Dieng Muncul Lagi

Jakarta

Penantian wisatawan untuk bidik fenomena embun es di Dieng akhirnya terwujud. Hari ini, suhu di Dieng berjoget hingga minus 1 derajat celsius dan menggerakkan embun berpadu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami berucap, setelah hampir satu pekan, embun es pulih melek di Dieng hari ini. Suhu tercatat minus 1 derajat celsius terutama di sekitar komplek Candi Arjuna.

“Akhirnya embun es kembali terjadi. Suhu minus 1 derajat celsius. Tetapi ini tipis tidak seperti sebelumnya. Dan luasan embun yang membeku pun tidak luas,” ujarnya bila dihubungi detikcom, Sabtu (8/8/2020).




Fenomena embun es di dataran lambat Dieng ini kontemporer berjalan 31 Juli 2020, atau 1 hari sebelum obyek melawat Dieng dibuka untuk preman pada 1 Agustus 2020 lalu. Saat itu, suhu udara di Dieng berjoget hingga minus 4 derajat celsius.

Sri Utami mengimla, alangkah embun es hanya tipis namun bisa mengobati rasa penasaran sebagian wisatawan. Menurutnya, sejak dibukanya obyek melawat Dieng, hampir setiap hari wisatawan menyimpang ada yang menunggu datangnya embun es di sekitar komplek Candi Arjuna.

“Setiap hari selalu ada, bahkan kalau akhir pekan lebih banyak. Sayangnya beberapa hari kemarin kurang beruntung. Tetapi sekarang muncul meski tipis bisa mengobati rasa penasaran wisatawan,” perkataan dia.

Objek melawat Dieng telah dibuka untuk preman sejak Sabtu (1/8) lalu, kunjungan wisatawan pun melacak. Sayangnya pada benih pembukaan ini, pengunjung belum mujur untuk menyaksikan fenomena embun es.

Tapi pada hari ini, penantian wisatawan akhirnya bisa terwujud. Mereka bisa menikmati sensasi suhu minus 1 di Dieng walau embun es tak setebal ratarata.

Simak Video “Sudah Beberapa Hari Fenomena Embun Es Terjadi di Dataran Tinggi Dieng
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)




Source Link

Kasus Corona di Banjarnegara Melandai, Wisata Dieng Segera Dibuka

 

BANJARNEGARA, KOMPAS.com – Sejumlah obyek berpesiar di lingkungan dataran lambat Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, akan lekas dibuka pulih untuk masyarakat prosais berbobot seandainya dekat ini.

“Sudah kami instruksikan untuk segera mempersiapkan untuk membuka (obyek wisata) Dieng,” penalaran Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono rupa dikutip bermula akun Instagram resmi Pemkab Banjarnegara, Selasa (30/6/2020).

Budhi berkecek, jika ini kasus virus corona atau Covid-19 di Banjarnegara telah berkedut. Total tercatat sebanyak 43 warga positif, dengan rincian 41 warga normal, satu warga gugur bidang dan satu warga tinggal berbobot perawatan/

“Saya mohon doa diam satu warga yang terpapar, mudah-mudahan minggu depan gentas normal dan kita akan langsung membuka wisata Dieng,” ujar Budhi.

Baca juga: Unik, Bentuk Candi yang Terpendam di Dieng Seperti Palang Yunani

Namun sebelum dibuka, penalaran Budhi, pihaknya akan berbuat simulasi sampai-sampai dahulu. Pihaknya juga telah menyiapkan protokol kesehatan perincian wisatawan yang akan bertandang-berlanglang ke Dieng.

“Kepada masyarakat di seluruh Indonesia, kalau masu berwisata di Dieng dalam waktu dekat ini akan dibuka. Minggu depan kami lakukan simulasi, awal-awal bulan,” penalaran Budhi.

Baca juga: Bangunan yang Terpendam di Lahan Warga Dieng Dipastikan Candi

Menurut Budhi, rencana pembukaan obyek berpesiar Dieng juga telah mendapat lampu hijau bermula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Protap kesehatan sudah siap, sudah diperiksa Pak Gubernur. Pak Gubernur menyampaikan sudah memenuhi syarat. Pengunjung yang akan berwisata mohon mematuhi protap agar terjaga kesehatannya,” jelas Budhi.

Di lingkungan dataran lambat Dieng berjumpa delapan obyek berpesiar, yaitu Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Museum Kaliasa, Telaga Merdada, Sumur Jalatunda, Kawah Candradimuka, Kawah Sileri dan Curug Pitu.

Source Link