Pengunjung Wisata di Gunungkidul Capai Puluhan Ribu Selama Libur Panjang

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Selama libur panjang bermula Rabu-Minggu (19-23 Agustus 2020), pengunjung obyek mencariangin di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mencapai puluhan ribu suku. Sebagian membludak mengunjungi wilayah pantai.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono berucap, total bermula Rabu hingga Minggu pengunjung di wilayah mencariangin mencapai 51.492 suku dengan pendapatan retribusi sebesar Rp 428.236.380.

“Untuk Goa Pindul, selama liburan pengunjungnya 1258 orang karena memang belum lama dibukanya,” perkataan dia melalui sambungan telepon, Selasa (25/8/2020).

Kawasan pantai menjabat incaran kunjungan berkah areanya berjibun dan mumbung pilihan, sebagai Pantai Baron, Ngobaran, Kukup, hingga Wediombo.

Baca juga: Uji Coba Tempat Wisata di Gunungkidul Diperpanjang hingga 31 Agustus

 

Pantai di Gunungkidul sendiri memiliki karakteristik berbagai macam, sehingga pengunjung tidak bosan untuk berpokok.

Namun demikian, tinggal ada wilayah pantai yang belum mengerjakan uji coba yakni pantai Ngeden. 

Untuk obyek mencariangin lainnya juga belum mengerjakan uji coba, sebagai Hutan wonosadi, Gunung Gambar, Gunung Ireng, Embung Batara Sriten, Gunung Gentong, dan Gren Village.

Untuk pengunjung wilayah mencariangin, pihaknya bertumpu mewajibkan pengunjung berakidah protokol kesehatan, sebagai mencuci tangan, memakai masker, dan mengisi aplikasi Visit Jogja.

Razia masker

Sementara itu Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono berucap, pihaknya mengerjakan razia masker kepada pengunjung pada hari Sabtu dan Minggu.

Razia masker itu betul intruksi bermula Kepala Satpol (Kasatpol) PP terhadap seluruh petugas SAR Satlinmas seluruh DIY.

Razia masker Pengunjung Pantai Gunungkidul Minggu (16/8/2020)Dokumentasi SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Razia masker Pengunjung Pantai Gunungkidul Minggu (16/8/2020)

“Setiap hari Sabtu dan Minggu, kami melakukan razia dan berkeliling dua kali untuk melakukan razia pengunjung yang tidak memakai masker, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Marjono

Ia melanjutkan, pengunjung yang kebabaran tidak memakai masker akan dibawa ke sendi SAR untuk bina surat pernyataan yang digdaya akan menggunakan masker selama berpatroli.

Diakuinya, mumbung pengunjung dan masyarakat yang tidak memakai masker, alangkah bahwasanya mereka membawanya bermula balai.

Source Link

Pantai Nglambor Terapkan Tata Cara Baru Kegiatan snorkeling

Wonosari

Bergulirnya adaptasi kebiasaan pertama bina sejumlah pengelola bertamasya menyiapkan protokol khusus belah wisatawan. Salah satunya di Pantai Nglambor.

Pantai yang bertandik-populer digunakan untuk snorkeling ini terlebih menyediakan peranti pertama untuk wisatawan.

Salah satu pengelola penyewaan alat snorkeling di Pantai Nglambor, Adhitya Putratama bersikap, masa dia dan rekan-rekannya telah membuka pulang derma snorkeling di Pantai Nglambor beberapa hari lalu.




Hal itu berkah selama 5 bulan dia bertemu penyediaan jasanya yang bermerek ‘Bintang Nglambor Snorkeling’.

“Tapi wisatawan yang datang diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya bilamana dihubungi detikTravel, Minggu (23/8/2020).

pantaiPantai Nglambor (Pradito Rida Pertana/detikTravel)

Protokol tersebut, rasioncak pembicaraan Adhit macam wajib mengenakan masker, pengecekan suhu menggunakan thermo gun hingga wajib mencuci tangan bilamana mengakar ke peruntungan sekretariat. Selain itu, dia juga menyiapkan peranti snorkeling yang bersurai melalui treatment untuk melindungi penyebaran COVID-19.

“Terus pencucian atau treatment alat di new normal ini 3 kali tahap pencucian. Jadi pertama pakai air sabun, kedua pakai air dingin, ketiga menggunakan air panas,” ucapnya.

“Dan alat yang digunakan pun sehari hanya satu kali, untuk menghindari penggunaan alat di hari yang sama,” imbuh Adhit.

Bahkan masa wisatawan bertanya tanya dengan peralatannya, Adhit akan menyediakan peranti snorkeling pertama. Semua itu untuk melindungi penyebaran COVID-19 dan wisatawan merasa sentosa, lega dan ceria bilamana bersnorkeling ria di Pantai yang bersembunyi di Kapanewon Tepus ini.

“Kalau wisatawan yang mau snorkeling masih kurang yakin dengan treatment alat dari kami, kami sediakan alat baru,” katanya.

Tak hanya itu, untuk menghindari kerumunan pihaknya mengekang rombongan kaya trip snorkeling. Di mana yang kebanyakan 20 sampai 30 kelompok kaya satu trip bilamana ini dibatasi maksimal 10 kelompok melantur di Pantai Nglambor.

“Kami juga menyarankan wisatawan yang datang untuk snorkeling agar reservasi dulu melalui akun instagram @pantai_nglambor. Karena saat new normal ini jumlah wisatawan yang datang dibatasi,” ujarnya.

Simak Video “Jokowi Minta Iparnya Tak Diusung di Pilkada Gunungkidul, Ini Kata NasDem
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)




Source Link

Cara Snorkeling di Pantai Nglambor Saat New Normal

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Wisata snorkeling di Pantai Nglambor, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, berhujung dibuka sejak beberapa hari hangat.

Pengelola menyiapkan muatan ekstra untuk menghindari penggunaan muatan pada hari yang sama.

Salah satu pengelola penyewaan alat Snorkeling, Adhitya Putratama berucap, pihaknya memberanikan sarira membuka snorkeling, setelah berangus hampir lima bulan hangat.

Namun, menyesuaikan dengan ketika pandemi dan new kaprah bilamasa ini, Adhitya yang mengelola Bintang Nglambor Snorkeling, menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Simak Sebelum Liburan ke Pantai Nglambor

Lantas meski protokol kesehatan wisatawan yang ingin snorkeling di Pantai Nglambor?

1. Pakai masker hingga mandi tangan

Saat bermula, wisatawan wajib menggunakan masker, dicek suhunya, dan wajib mencuci tangan semisal menyelundup ke angka sekrtariat.

Adapun suhu yang dimaksud yakni sejiutar 37,3 derajat celcius.

2. Cuci alat snorkeling

Pengelola juga mencuci alat snorkeling melalui tiga ronde. Pertama pakai air sabun, kedua pakai air gagal, ketiga menggunakan air rawan.

Baca juga: Serunya Snorkeling di Pantai Nglambor

3. Sehari satu alat

Alat yang digunakan pun sehari hanya satu mungkin untuk menghindari penggunaan alat di hari yang sama.

“Jika wisatawan yang hendak snorkeling masih kurang yakin dengan treatment alat tersebut kami sediakan alat baru, wisatawan bisa beli sekaligus untuk merchandise,” ucapan Adhit bilamasa dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/8/2020).

Source Link

Rekomendasi 4 Penginapan di Gunungkidul, Mulai dari Rp 350.000

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabupaten Gunungkidul memiliki beberapa pantai menarik yang indah dikunjungi selama era new kering.

Sebut berlarut-larut Pantai Nglambor yang bertandik-populer seolah-olah salah satu spot snorkeling pilihan, lalu Pantai Sundak dan Sepanjang yang menawarkan jamuan makan seafood khas pantai selatan.

Namun, menjelajahi pantai-pantai di Gunungkidul mudahmudahan tidak bisa dilakukan hanya molek sehari. Kamu bisa istirahatkan raga agar energi terpenuhi mudik.

Berikut rekomendasi empat penginapan di Gunungkidul yang telah Kompas.com rangkum.

1. Radika Paradise Villa & Cottage

Radika Paradise Villa & Cottage di terletak di Jalan Pantai Selatan Jawa Kawasan Pantai Indrayanti, Tepus, Gunungkidul.

Penginapan ini terdiri dari beberapa cottage dan villa yang ditawarkan dengan harga yang beraneka ragam. Salah satunya adalah Cottage with Balcony yang memiliki kisaran harga Rp 550.000++ per tepasbarak per malam.

Baca juga: Wisata Pantai di Yogyakarta, Kunjungi Pantai-pantai Gunungkidul

Penginapan Radika Paradise Villa & Cottage di Gunung Kidul, Yogyakarta.dok. Pegipegi Penginapan Radika Paradise Villa & Cottage di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Cottage yang bisa menampung 6 dan 10 tamu tersebut memiliki serambi atau langkan, AC, air genting, dan bagasi tepasbarak siram. Dengan harga demikian, kamu juga akan mendapatkan sarapan gratis

Ada juga Villa Standard Private Pool yang dibanderol lepaslandas dari kisaran Rp 700.000++ per tepasbarak per malam untuk dua tamu.

Fasilitas yang ditawarkan adalah sarapan, kolam renang pribadi, serambi, kulkas dan alat pembuat teh atau kopi, serta AC.

Penginapan tersebut menawarkan pemandangan yang menarik. Bagian depan penginapan adalah hamparan perbukitan jati, sementara jurusan belakang adalah Pantai Watu Lawang.

2. Kopilimo Cafe and Homestay

Selain memiliki cafe yang menghidangkan plural pilihan makanan dan minuman, Kopilimo juga menawarkan penginapan dengan plural tipe tepasbarak di beberapa gedung.

Salah satunya adalah Deluxe dengan kisaran harga Rp 350.000++ per tepasbarak per malam. Kamar untuk dua tamu tersebut memiliki fasilitas akses Wi-Fi dan televisi.

Baca juga: Kawasan Wisata Pantai Gunungkidul Bakal Buka Bertahap

Penginapan Kopilimo Cafe and Homestay di Gunung Kidul, Yogyakarta.dok. Traveloka Penginapan Kopilimo Cafe and Homestay di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Sementara Junior Suite memiliki kisaran harga Rp 700.000++ per malam per tepasbarak. Kamar tersebut dapat menampung dua tamu. Junior Suite menawarkan fasilitas akses Wi-Fi dan televisi.

Setiap homestay memiliki fasilitas dan jenis tepasbarak yang bergontok. Junior Suite, apabila. Kamar tersebut berpetarangan-bercokol di molek homestay yang memiliki fasilitas kolam renang semi-outdoor.

Jumlah tepasbarak di setiap homestay majemuk berlandaskan tipe. Saat mengendong di sana, ada kemungkinan kamu akan diam dengan beberapa tamu lainnya molek satu gedung.

Kopilimo Cafe and Homestay terletak di Jalan Patuk Ngoro Oro Rt 20 RW 4 Sumber Tetes, Patuk, Gunungkidul.

Baca juga: Rencana Pelesir ke Yogyakarta? Ini Syarat untuk Wisatawan Luar Daerah

Source Link

Wisata Pantai di Yogyakarta, Kunjungi Pantai-pantai Gunungkidul

KOMPAS.com – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lekat dengan destinasi berwisata yang tamat dikenal, selesai jatah wisatawan nusantara atau mancanegara.

Keindahan dunia dan budayanya berilmu menjabat daya tarik berwisata mulai-sejak kelompok yang diapit Provinsi Jawa Tengah ini.

Berada di pesisir selatan Pulau Jawa, Yogyakarta juga tentu memiliki beberapa pantai menarik yang menjabat incaran berwisata.

Namun, apabila kamu ingin menjelajahi pantai yang letaknya bersaing satu sama lain, coba berakar ke kelompok Kabupaten Gunungkidul.

Baca juga: Besok, Wisata Gunungkidul Tutup Sehari, Ada Apa?

Head of Marketing Communication Golden Rama Tours, Ricky Hilton berperi Gunungkidul dikenal memiliki pantai nmenarik untuk dikunjungi, tetapi tidak bisa untuk aktivitas diving.

“Gunungkidul kan memang jejerannya pantai yang mana dipisahkan oleh tebing-tebing. Kalau kita lihat itu apakah bisa diving di pantai Gunungkidul, jawabannya enggak bisa, karena memang letak palung di pantai selatan itu berbahaya,” perundingan Ricky.

Hal ini disampaikan masa menjabat narasumber sintal acara Live Instagram Kompas.com #TravelTalk bertajuk “Ngulik Seputar Jalan-jalan di Yogyakarta”, Selasa (14/7/2020)

Lantas, apa aktivitas berwisata selain diving yang bisa dilakukan di Gunungkidul?

Pantai Nglambor di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta.https://pesona.travel Pantai Nglambor di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Coba snorkeling di Pantai Nglambor

Ia menerangkan, apabila wisatawan ingin berburu pantai dengan spot snorkeling, Gunungkidul adalah tempatnya.

Salah satu pantai yang ia sebut bertumbukan untuk snorkeling adalah pantai Nglambor. Pantai ini terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul.

“Jadi kalau bicara snorkeling, kita bisa banget ke Pantai Nglambor, karena di sisi lain juga garis pantainya bagus,” terangnya.

Meski terpandang rupa salah satu spot snorkeling pilihan di Gunungkidul, wisatawan bertekan harus memerhatikan beberapa pasal sebelum mengunjungi pantai ini yakni memafhumi kondisi cuaca.

Baca juga: Serunya Snorkeling di Pantai Nglambor

Jika air surut, maka tidak dapat mengerjakan aktivitas snorkeling dan asalkan air laut alama riskan untuk snorkeling.

Oleh itu, ada baiknya wisatawan mengkonfirmasi makin dahulu ke Pantai Nglambor untuk mengerjakan snorkeling, H-1 sebelumnya. Hal ini beragak-agak untuk meraba gelombang laut yang sesungguhnya masa berpatroli.

Source Link

Pantai di Gunungkidul Dipenuhi Ubur-ubur Saat Uji Coba Wisata New Normal, 5 Pengunjung Disengat

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pantai Kukup di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diserbu koloni ubur-ubur manakala buka untuk elementer berkualitas karakter uji coba berdarmawisata new normal.

Akibatnya, ada lima pengunjung yang disengat fauna laut tersebut.

“Hari ini ada lima pengunjung yang tersengat, tiga orang anak-anak, dan dua dewasa,” ucapan Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto manakala dihubungi berputih-tulang singkat, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Cerita Pasien Covid-19 di Gunungkidul yang Sembuh, Rajin Live Instagram Saat Dirawat

Para korban sengatan ubur-ubur di Pantai Kukup tidak sampai diperlukan penanganan medis lanjutan, berkat bisa disembuhkan di landasan SAR Linmas Pantai Kukup.

Surisdiyanto berkecek, ubur-ubur akibengis memang rutin kumat di bilangan perairan selatan Jawa pada musim kemarau.

Hanya melebar, ada beberapa pengunjung pantai yang tidak mafhum sesungguhnya dabat itu serius.

Apalagi watak ubur-ubur bisa menarik perhatian, khususnya anak-anak berkat memiliki jasad transparan, dan memiliki rumbai warna biru.

Baca juga: Suka Cita Pedagang di Kawasan Pantai Gunungkidul Setelah 3 Bulan Tak Berjualan

Padahal, saat tersentuh melebar, ubur-ubur bisa menyebabkan gatal di kulit. Bahkan berkualitas kasus tertentu bisa memicu penuh napas.

Dalam asalkan uji coba new mahir ini, pemerintah Kabupaten Gunungkidul ahijau membuka dua pantai yakni Pantai Baron, dan Pantai Kukup.

Source Link

Wisata Kalisuci Cave Tubing Gunungkidul Mulai Dibuka Hari Ini

SuaraJogja.id – Sejumlah wisata di Gunungkidul berangkat dibuka mudik setelah sempat cabut beberapa bilamana lalu. Salah satunya yakni pembukaan mudik berkeliling(kota) congor wai river tubing Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Meski bersisa sebatas uji coba, pengelola mengaku memperhatikan rapi rencana ini.

Pengelola river tubing Kalisuci, Yanto berperi, uji coba pembukaan berkeliling(kota) dimulai Senin (22/6/2020) hingga Selasa (30/6/2020). Sejumlah persiapan berhenti dilakukan jauh hari sebelum pembukaan ini dilakukan.

“Sudah kami persiapkan dan siap menerima tamu. Untuk pembatasan juga tidak ada masalah karena selama ini juga sudah ada kebijakan tersebut di Kalisuci,” ocehan Yanto kepada Harianjogja.com, Minggu (21/6/2020).

Bagi anda yang ingat-ingat mengunjungi berkeliling(kota) ini, bisa berbuat reservasi atau berasal langsung ke lokasi berkeliling(kota). Dipastikan, sejak Minggu belum ada pemesan congor wai.

“Bukan masalah dan besok [hari ini] akan kami layani jika ada yang berkunjung. Yang jelas kami akan patuh selama ujicoba dan selanjutnya kebijakan kami serahkan ke pemkab,” ungkapnya.

Baca Juga:
DPR : Perdebatan RUU Haluan Ideologi Pancasila harus Dihentikan

Hal ini juga telah dipastikan oleh Dinas Pariwisata berkaitan, obyek berkeliling(kota) yang pernah didatangi Lee Seung Gi tersebut dibuka untuk sering dengan pembatasan 100 pengunjung sehari dan cabut pukul 16.00WIB.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono berperi, Kalisuci merupakan destinasi berkeliling(kota) yang mudik dibuka macam tahapan uji coba.

“Sudah ada suratnya dan ada ketentuan yang harus ditaati selama operasional,” ocehan Hary.

Baca Juga:
Viral Perempuan Berhijab ‘Digerayangi’ Petugas Bandara, Publik Murka

Ia menambahkan, berkualitas operasional, pengelola harua menyediakan fasilitas gebyur tangan dengan sabun dan pengunjung wajib saling memiara jarak.

“Yang jelas sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Nanti setiap pengunjung akan dicek suhu tubuh dengan batas maksimal 37,3 derajat celcius,” ujarnya.

Terkait pembukaan destinasi berkeliling(kota) lain di gunungkidul, Hary belum bisa memastikan dan masa ini bersisa fokus untuk uji coba Kalisuci.

“Mudah-mudahan bisa segera ujicoba menerima tamu secara umum,” katanya.

Source Link

Dispar Gunungkidul Segera Simulasi Pembukaan Wisata Pantai

Kulon Progo: Kantor pariwisata Kabupaten Gunungkidul, wilayah khusus Yogyakarta, akan segera menyelenggarakan simulasi pembukaan objek wisata di zona pantai dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sekretaris Pariwisata Gunungkidul (Dinpar) Gunungkidul, Harry Sukmono, mengatakan pihaknya telah merumuskan standar operasional buat implementasi dengan pemangku kepentingan pariwisata.

“Rencananya minggu depan kita mampu melakukan simulasi,” kata Harry ketika dikonfirmasi pada hari Jumat, five Juni 2020.

Apa tanggapan Anda terhadap tulisan ini?

Bunga bakung: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Memperpanjang Masa Belajar Di Rumah

Harry mengatakan simulasi berlangsung di beberapa tujuan wisata seperti gua, gunung di mana ada desa wisata dan terutama daerah pantai.

Wisatawan di pantai diharapkan buat memonitor suhu di gerbang pengambilan sampel dan menyiapkan lokasi cuci tangan di berbagai titik.

“Kami akan berangkat dari pintu pengambilan sampel buat memeriksa suhu dan menyediakan fasilitas air mengalir buat mencuci tangan dengan sabun. Turis diminta buat menyelesaikan tahap awal prosedur,” katanya. .

Setelah simulasi, pihaknya akan melakukan evaluasi dan hasilnya akan disebarluaskan kepada pemangku kepentingan pariwisata. Setelah itu, pihaknya akan menguji implementasi SOP.

“Uji coba atau simulasi ini belum membuka objek wisata penuh. Uji coba ini merupakan bagian dari meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengunjung, wisatawan, dan praktisi pariwisata buat menerapkan protokol kesehatan Co-19 di wilayah mereka. masing-masing, “pungkasnya.



(SARANG)

.

Source Link