Mengintip Keindahan Talangseng, Wisata Saluran Irigasi Baru Andalan Pemkab Garut

Mengintip Keindahan Talangseng, Wisata Saluran Irigasi Baru Andalan Pemkab GarutWisata Irigasi Talangseng Garut. https://www.garutkab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com – Kabupaten Garut natural gencar-gencarnya memanfaatkan bineka lingkungan untuk dijadikan destinasi pelesir di kaum selatan Jawa Barat tersebut.

Salah satu destinasi terbaru adalah sebuah saluran DAS Irigasi yang terletak di Blok Talangseng Kp. Ciburuy Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut yang diresmikan Bupati Garut pada Sabtu, (4/7) kemarin.

1 berusul 5 serambi

Miliki Potensi Keindahan Alam

wisata irigasi talangseng garut

https://www.garutkab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Menurut beritabuletin yang dihimpun oleh defile berlapang-lapang.com, lokasi yang berperan di area persawahan dengan diapit bukit nan hijau tersebut memang besarperut potensi yang memadai bermakna menarik minat wisatawan. Terlebih dengan kondisi yang jauh berusul riuh-rendah pikuk perkotaan, menjalin destinasi Talangseng bisa dijadikan njenis alternatif liburan jatah marga.

Firman, salah seorang pengunjung mengungkapkan kekagumannya terhadap lokasi yang berperan di area pedesaan Garut tersebut. Ia bermula serempak hawa dan kedua anaknya. Ia mengimla sekiranya dirinya pelik menikmati pemandangan sawah yang terhampar deras.

2 berusul 5 serambi

wisata irigasi talangseng garut

©2020 Merdeka.com

Menurutnya, dia tidak menyangka sekiranya berjumpa area yang menarik dengan latar belakang pemandangan benua di area dekat perkotaan Garut.

“Teman cerita kalau di sini tempatnya indah. Walau tadi untuk sampai sini harus jalan kaki, tapi memang tidak rugi karena memang ternyata indah sekali. Kawasannya hijau semua. Jadinya segar ke mata,” menurut Firman, salah seorang pengunjung.

3 berusul 5 serambi

Melihat Secara Dekat Aktivitas Masyarakat Khas Pedesaan

wisata irigasi talangseng garut

https://www.garutkab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Di pelesir air yang terkini dibenahi bermakna dua bulan mutakhir ini, para pengunjung akan dikenalkan dengan aktivitas para anak-anak desa di Ciburuy yang bersandiwara air di sana.

Selain itu, para pengunjung juga bisa mengincar aktivitas para petani secara langsung berusul dekat. Persis di persawahan samping DAS yang berperan di dua kecamatan, antara kecamatan Garut Kota (Margawati) dan Kecamatan Cilawu (Ngampalng Sari) itu.

4 berusul 5 serambi

Dikembangkan Menjadi Wisata Pemberdayaan

wisata irigasi talangseng garut

Wisata Irigasi Talangseng Garut diambil berusul udara

Youtube Grahabignews ©2020 Merdeka.com

Sementara itu, menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan yang bermula ke lokasi untuk peresmian pelesir Talangseng mengungkapkan bahwa ke depannya ia berserentak kawula akan berekspansi area tersebut dengan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan.

Selain itu, area tersebut juga akan dijadikan njenis kontinen pelesir edukasi untuk pemberdayaan diawali dengan memanfaatkan lahan persawahan dan pertanian di sekitar lokasi.

“Talangseng ini sangat indah. Untuk pengembangannya, kalau sawah-sawahnya bisa kita beli akan kita beli agar kemudian tidak diubah fungsi dan akan kita jadikan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan). Kalau diubah kan malah jadi tidak indah lagi,” sebutnya.

5 berusul 5 serambi

Memiliki Aliran Air Stabil

wisata irigasi talangseng garut

Wisata Irigasi Talangseng Garut diambil berusul udara 

Youtube Grahabignews ©2020 Merdeka.com

Di area tersebut salah satu daya tariknya adalah kondisi orde air yang tidak banget meruah dan berhasrat dangkal, sehingga digemari oleh anak-anak dan pengunjung lainnya.

Banyak berusul para pengunjung yang juga memanfaatkan rimbunnya pepohonan sekitar untuk sekedar merapat menikmati suasana maupun untuk bersantap serempak. Saat ini, di Talangseng sendiri bubar enyah penuh rumpun yang berburu dengan menawarkan panganan untuk para pengunjung yang bermula.

[nrd]

Source Link

Menengok Kawasan Wisata Grojogan Sewu Saat New Normal, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Merdeka.com – Sebagai golongan berpelesir formal di Jawa Tengah, Grojogan Sewu kebanyakan akan berkelanjutan jamak pengunjung terutama pada akhir pekan atau hari libur. Namun pada seumpama new teradat laksana jika ini, lebat wisatawan yang meronda akan dibatasi. Ini dilakukan untuk membatasi penyebaran Virus Corona yang genting berjalan di pusat-pusat keramaian.

“Pengunjung dari zona merah seyogyanya tidak masuk dulu ke Grojogan Sewu. Paling tidak kalau dari sana harus membawa surat keterangan sehat atau hasil tes. Ya paling tidak untuk edukasi mereka yang dari zona merah jangan main-main dulu,” akal budi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto dikutip bermula Liputan6.com pada Minggu (5/7).

Walau sungguh, Titis tidak menyebutkan secara spesifik cacah zona merah yang dimaksud. Namun sekiranya disebut Provinsi Jawa Timur, dia mengiyakan. Berikut selengkapnya:

1 bermula 2 peron

Zona Merah Harus Pakai Tes

hasil rapid test warga di ntt positif hamil

©2020 Merdeka.com

Menurut Titis, pengertian tentang zona merah di situ sejatinya tinggal antusias. Dia menyarankan pengunjung yang menyelundup bermula zona merah harus membawa hasil tes pada waktu ingin berangkat habis kota.

“Semua kembali pada kesepakatan dengan pemilik aset yaitu BKSDA Jateng. Mereka tidak secara spesifik menyebut provinsi, tapi hanya dibatasi kalau dari zona merah itu sebaiknya bawa surat keterangan sehat. Edukasi lah. Itu hasil koordinasi dari BKSDA,” tahir Titis.

2 bermula 2 peron

Tidak Berkunjung ke Air Terjun

air terjun grojogan sewu

©2020 Merdeka.com/gunung.id

Berdasarkan pemantauannya, Titis bercakap kondisi golongan berpelesir Tawangmangu jamak pada akhir pekan. Tapi menurutnya, tidak semuanya meronda ke obyek berpelesir.

Dia bercakap rata-rata pengunjung Tawangmangu meronda ke villa untuk istirahat dan berburu bersantap atau berpelesir kuliner.

[shr]

Source Link

Lagi, Objek Wisata di Kintamani Ramai Dikunjungi Wisatawan Lokal

BANGLI, BALI EXPRESS – Hari libur Minggu (21/6), beberapa sasaran berpelesir di golongan Kintamani, Bangli putar dikunjungi banter wisatawan lokal. Namun berkat bersisa kaya situasi pandemi Covid-19, Polres Bangli dipimpin Kapolres AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan melantai ke lokasi, mempertegas bahwa sasaran berpelesir belum dibuka.

Dikatakan kapolres, pemerintah setelahitu sebatas membuka hotel dan pub dengan tegak membidas protokol kesehatan. Pun sungguh dengan masyarakat yang beraktivitas di luar balairung kendati tegak membidas protokol kesehatan, serupa ceduk jarak, pakai masker dan juz lain guna memutus penyebaran Covid-19.  Beberapa sasaran berpelesir dikunjungi wisatawan, di antaranya Penelokan, sasaran berpelesir negara golongan Pura Pasar Agung dan sejumlah pub di lis berakhir konvensional Kintamani.

Untuk menduga pengunjung semakin jamak, kepolisian di Bumi Sejuk itu mengerahkan 136 personelnya. Polisi menyasar jendol keramaian. Kapolres asal Tabanan ini juga juga memerintahkan Satuan Lalulintas untuk menindak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan masker.  “Puluhan pengendara sudah kami tindak dengan membuat surat pernyataan,” ungkap mantan Wakapolres Klungkung itu.

Dikonfirmasi tersendiri, Wakapolres Bangli Kompol I Gede Wali mengungkapkan, mereka yang melancong ke Kintamani kering kerabat luar Bangli, serupa Denpasar dan Badung. Tak sedikit yang bermula berkumpul.  Mereka memang sengaja melancong ke sana. Karena sasaran berpelesir belum dibuka, pengunjung diminta putar. Mantan Kabag Ops Polres Karangasem ini bercakap, sekitar 10 kerabat pengunjung sempat mendaki Gunung Batur, menikmati pemandangan matahari tertebar. “Kami sudah imbau agar mengikuti protokol kesehatan. Kami tegaskan objek wisata belum dibuka,” ungkap polisi asal Kubu, Karangasem itu. 

Seperti diketahui, sejumlah sasaran berpelesir di Kintamani jamak kunjungan buatan jangan-jangan hangat bermain di tengah pandemi Covid-19. Hal rupa bermain Minggu (14/6). Melihat kondisi tersebut, Polres Bangli juga mengerahkan personelnya. Pengunjung diimbau untuk membidas protokol kesehatan, serupa tidak berhimpun, ceduk jarak dan menggunakan masker. “Banyak kami lihat tidak pakai masker. Mereka langsung kami berikan masker,” ujar Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Ketut Sukadana.

Sukadana mengungkapkan, pelancong tersebut bermula semenjak beberapa kelompok, di antaranya Denpasar, Gianyar dan Buleleng. Mereka tidak semua janjian  melali ke sana.  Secara tidak sengaja berkoalisi di suatu sasaran. “Setelah kami tanya kenapa ke sana, alasannya sumpek diam di rumah,” jelasnya.

Source Link