Pariwisata Domestik Mulai Menggeliat, Radja Wisata Tawarkan Program Private Tour

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pandemi Covid-19 belum memitar kesan bila akan habis.

Akan tetapi, situasi ini tidak menyurutkan keinganan melawat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pemberlakuan PSBB tinggal ada di beberapa nomor, namun destinasi-destinasi domestik bergerak pulang menggeliat.

Melihat peluang jumlah di pemberian domestik, salah satu travel di Makassar, Radja Wisata menghadirkan program private tour. Di samping keamanan lebih terjamin, berjebah program private tour tidak sungguh membludak.

Destinasi yang ditawarkan bagaikan Bali, Lombok, Labuan Bajo, Batu-Malang, Jogja, dan Bandung. Dimana destinasi tersebut berpisah bergerak melembak dipadati wisatawan lokal.

“Efek pandemi ini memang pada akhirnya membuat para wisatawan jenuh dan butuh refreshing bersama keluarga. Wisata lokal menjadi pilihan yang paling safety,” suara Direktur Radja Wisata, Mawardha Dj, Senin (31/8/2020).

Ia memerintah, banyaknya program-program promo hotel penghargaan 5 di Bali, Jakarta, Bandung berperan triggers untuk masyarakat merencanakan liburan.

Misalnya, program promo hotel bagaikan Pay Now, Stay Later dengan harga diskon sampai dengan 30 persen terbit harga publis. Program ini sayang dilewatkan oleh costumer yang ingin kunjung berjalan-jalanbepergian ke destinasi berjalan-jalanbepergian favorit.

“Radja Wisata menawarkan program domestik full paket Bali dibuka dengan harga 3,2 Juta per Pax, Paket Bromo Malang 3,5 Juta per Pax untuk program 3 hari 2 malam, dengan minimal pax 4 sampai 6 pax,” bebernya.

Sementara untuk International, berlarut-larut Wardha andaikan ini tinggal membludak yang closed border, sehingga andaikan ini yang paling diminati adalah Turkey dengan program 8 hari dengan harga bergerak 14,7 Juta start Jakarta.

“Satu-satunya yang bisa kita jual untuk program outbond hanya Turkey, semoga beberapa negara akan segera open border untuk turis Indonesia,” ujarnya.

“Cukup banyak custumer kami yang sudah bertanya destinasi-destinasi favorit Radja Wisata, seperti Korea, Malaysia-Singapore, Jepang dan Bangkok. Ada Destinasi yang high demand atau cukup tinggi peminatnya di kami, hal ini dikarenakan Itenerary yang kami buat custom tidak umum seperti program-program lain,” tambahnya.

Sementara Untuk umrah, Wardha menambahkan, tinggal harap-harap goyah menanti bila Saudi resmi dibuka pulang untuk Jamaah umrah.

“Antusiasme calon jamaah cukup besar, meski kami belum dapat merelease harga paket saat ini,” pungkasnya.

Source Link

POKLAND Cianjur Rajamandala To The Jembatan Rajamandala Penghubung Bandung Cianjur wisata indonesia



Wisata Alam indonesia POKLAND Berada di Cianjur yang Cocok untuk benua berwisata bergandengan umat dengan wahana yang beraneka rupa ..jembatan rajamdala penghubung antar bandung Cianjur

Beach Bum – Happy Rock oleh Kevin MacLeod berlisensi Creative Commons Attribution (https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)

Sumber: http://incompetech.com/music/royalty-free/index.html?isrc=USUAN1100347

Artis: http://incompetech.com/

#wiastaAlam #cianjur #wonderfullindonesia #poklan

source

Pandemi Masih Buat Wisatawan Takut Menginap di Hotel

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM — Okupansi kelas hotel di Kawasan Wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersisa rendah di kisaran 20-30% buatan kini pergi memasuki andaikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pandemi Covid-19.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) KBB mencatat okupansi hotel per Agustus 2020 bersisa berpangkat di lingkaran 20-30%. Kondisi ini menggerakkan pengusaha hotel belum mempekerjakan pulih karyawan yang dirumahkan.

“Untuk pegawai hotel masih ada yang dirumahkan sampai 60%. Hotel di KBB belum seramai lokasi wisata. Okupansi di weekend baru 20-30%,” ujar Bendahara PHRI KBB Iwan Semiawan, Minggu (30/8/2020).

Iwan menilai, rendahnya tingkat keterisian kelas hotel disebabkan bersisa melacak masyarakat belum sepenuhnya dakar mengendong di kelas hotel. Kebanyakan wisatawan lebih memilih piknik pulang-pergi ke bulan-bulanan berdarmawisata, tanpa harus mengendong.

“Memang suasana orang masih ketakutan dengan pandemi. Mereka lebih cenderung ke tempat wisata terbuka atau resort seperti Grafika, kita lihat di long weekend itu sampai 100%,” jelasnya.

Penyebab lain, suara Iwan, adalah hilangnya tamu-tamu angkatan yang kering memakai hotel untuk kegiatan pernikahan atau pertemuan. Pengusaha hotel kalau ini bersisa mengandalkan kunjungan berpunca individu.

“Hari Sabtu atau Minggu orang Jakarta kalau ke lokasi wisata gak rombongan paling satu keluarga. Di Lembang mereka juga cuma main, makan, dan langsung pulang. Gak menginap seperti kondisi sebelum pandemik,” ucapnya.

Di tengah lesunya okupansi hotel, PHRI menjamin bahwa pekerja yang dirumahkan bibit dipanggil pulih tatkala telah terbiasa. Saat ini beberapa hotel juga menerapkan rupa kerja bertukar.

“Jadi kita komitmen, ketika normal kita panggil kembali. Beberapa hotel telah melakukan sistem  digilir untuk pekerja.  Seminggu libur, seminggu kerja,” pungkasnya

Source Link

Tempat Wisata Bandung Untuk Anak-anak



Rute Liburan Ke bandung Ala Shelby :

1. Taman Stroberi, Lembang

Tiket Masuk : Gratis
Petik Stroberi sendiri : Per ons Rp.6.000,-
Paket Makan untuk 4 Orang : +/- Rp.150,000
Jus Stroberi : Rp.24,000

2. Kebun Binatang Bandung
Tiket Masuk : Rp.20,000
Parkir Mobil : Rp.5,000

3. Floating Market, Lembang
TIKET MASUK

Senin-Jum’at : Rp.15.000
Sabtu-Minggu : Rp.15.000
Parkir Mobil/Motor : Rp.3000/5000
FASILITAS DARAT

Taman Miniatur KA : Rp.20.000
Lokomotif Mini : Rp.25.000
Taman Kelinci : Rp.20.000
Becak/Mobil Mini : Rp.20.000
Kampung Kandang : Rp.20.000
Outbond Anak : Rp.25.000
Mancing Magnet : Rp.20.000
WAHANA AIR

Kano (Canoe) Maksimal 2 Orang (150 KG). Cukup dengan Rp 50.000 / 30 menit
Sampan (Dinghy)
Dayung dayung sampan menyinkronkan umat yu.
Maksimal 4 Orang (350 KG). Untuk mencobanya Anda cukup bersit Rp 70.000 / 30 menit.
Sepeda Air (Water Cycle)
Wahana ini cocok luar biasa buat bikin momen romantis menyinkronkan si doi. Goes-goes sepeda air, mengitari danau, pandang-pandang view bagus tampang bikin 30menit kamu menang momen yang molek. Wahana ini dapat dinaiki maksimal 2 Orang (100 KG) Rp 50.000 / 30 menit
Paddle Boat
Maksimal 2 Orang (80 KG) Rp 30.000 / 20 menit
Kereta Air (Train Water)
Maksimal 1 Dewasa – 1 Anak / 2 Anak Maksimal (80 KG) penumpang minimal 5 anak, kereta bisa bepergian.
Waktu tempuh : +- 20 Men it Harga Ticket Rp 20.000,- / Orang
Untuk Tiket Kereta Air / Orang 1 Tiket
Jasa Penyebarangan Danau
Rp.1000/sebrang

4. De’ Ranch
Tiket Masuk : Rp.10,000/anak
Tiket Parkir : Rp.10,000
Naik Kuda Besar : Rp.25,000/anak

menyertai adalah daftar aktifitas dan permainan yang bersua di De Ranch Lembang:

Delman
Triker
Kuda Tunggang
Kuda Poni
The Gold Hunter
Fun Boat
Kolam Pancing
Flying Fox
Balon Air
Sepeda Track
Sepeda Balita
Loncat Anak
Mancing Balita / Tangkap Ikan
Trampolin
Panahan (Archery)
Kolam Indian Totem Web
Pony Kidz
Kidtrik
Kuda Ayun
Peti Luncur
Delman Luar (keliling seputar Lembang)
Riding out (menunggang raja ke luar lokasi De’Ranch)

source

#vlog 1 ke batu kuda wisata Bandung??? Seru?? Ga seru?? Cek ajaa



Hai guys pulih kah.??..

Jadi manatahu ini aku sudi tepatin janji aku ke kalian yaitu bikin vlog ke batu kuda gitu akur guys

SEBELUM NYA JANGAN NEGATIF THINKING,, YA KITA ITU MENJAGA PROTOKOL KESEHATAN AND KITA JUGA PADA PAKE MASKER SEMUA JADI NO NEGATIF THINKING YA….

Soo guys 🥳
Semoga videonya menghibur akur
Sebelumnya jangan lupa Like,coment, subscribe an share ke temen² kalian yang lagi gabutz ,,,,

Stay safe Stay healthy 🧡

See u next time..🥳

source

Menilik sejarah Gedung Sate yang menjadi destinasi wisata favorit

Bandung (ANTARA) – Gedung Sate yang dahulu berlogo Gouvernements Bedrijven kini rampung gaek 100 tahun. Bangunan tersebut  sejak tahun 1980 kemudian menjadi Kantor Gubernur Jawa Barat.

Peletakan kerikil junior pembangunan Gedung Sate sendiri yaitu pada tahun 1920 bilamana Indonesia berlebihan dijajah oleh Belanda.

Tepat pada tanggal 27 Juli 2020, Gedung Sate merayakan hari jadinya yang ke-100 tahun.

“Gedung Sate ini sudah berusia 100 tahun,” ucapan Kepala Bidang Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Azis Zulfikar di Bandung, Sabtu, kepada rentetan Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf).

Zulfikar berkata berpokok referensi, bahwa Gedung Sate memiliki sejarah yang mancung, di mana pembangunannya merupakan proyek Pemerintah Hindia Belanda untuk merelokasi pusat pemerintahan berpokok Batavia (Jakarta).

Gedung Sate ini merupakan salah satu rumah yang dirancang untuk pusat pemerintahan, berkat apabila itu Hindia Belanda akan mengarahkan sebuah berpautan perkantoran.

Disebut ragam Gedung Sate berkat rumah ini mempunyai ciri khas yang unik, yaitu ornamen 6 runjam sate yang ada di atas menara sentral. 6 runjam sate ini melambangkan 6 juta Gulden yang dipakai untuk mengarahkan rumah berkelakuan bersih ini pada masanya.

Dia melanjutkan, ditemukan adanya rangka pembangunan pusat pemerintahan dan pembangunan Gedung Sate ini awalnya direncanakan terdiri berpokok 17 konstruksi berlawanan.

Namun akibat krisis ekonomi pada perang jurusan junior, maka hanya tiga konstruksi yang lihai direalisasikan oleh Hindia Belanda pada bilamana itu.

“Gedung Sate hanya akan menjadi awal dari pembangunan Kompleks Pemerintahan Pusat Hindia Belanda untuk menggantikan peran Batavia. Menurut masterplannya akan dibangun 17 gedung hanya saja yang terealisasi baru tiga bangunan dikarenakan adanya krisis ekonomi akibat perang dunia pertama,” ujarnya.

Gedung Sate dibangun selama empat tahun berlayar berpokok 1920 dan advkemudian digunakan pada tahun 1924.

Untuk arsitektur pembangunan sendiri mengadopsi semua kultur yang ada, sempurna berpokok Eropa, Asia maupun Nusantara, ihwal ini dibuktikan dengan ditemukannya pilar-pilar yang mewakili.

Seperti adanya konstruksi yang bercorak menyaru masjid atau nuansa Islam, ada juga candi dan konstruksi yang berwarna kan Eropa.

Di sudut pandangan timur dan barat bersua dua bilik jumlah yang akan memfatwakan pada bilik dansa (ball room) yang piawai bersua pada konstruksi masyarakat Eropa.

Ruangan ini lebih piawai dikenal dengan sebutan jambar barat dan jambar timur, piawai digunakan kegiatan resmi.
Paling atas bersua lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini tidak dapat dilihat berpokok bawah, untuk beranjak ke lantai teratas menggunakan lift atau dengan menaiki tangga batang.

Kesempurnaan megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang mengambil sedikit rupa arsitektur Gedung Sate namun dengan rupa konstektual hasil karya rama Ir. Sudibyo yang dibangun tahun 1977 diperuntukkan belah para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat berkualitas melaksanakan tugas dan fungsinya ragam lembaga legislatif wilayah.

Destinasi wisata

Gedung Sate telah menjadi salah satu objek incaran wisata di kota Bandung. Khusus wisatawan manca dunia ramai berpokok mereka yang sengaja bersambang berkat memiliki keterkaitan emosi maupun histori pada Gedung ini. 

Keterkaitan emosi dan histori ini agaknya akan terasa lebih lengkap manakala menaiki ras tangga satu per satu yang tersedia beranjak menara Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan sendirisendiri 10 ras tangga yang harus dinaiki.

Zulfikar menambahkan, berlayar tahun 2020 Gedung Sate dibuka untuk sewajarnya terutama pada akhir pekan dan menjadi salah satu destinasi wisata.

Masyarakat pun dapat menyusuri jejak-jejak kuno Jawa Barat dengan menghadirkan “tour guide” mahir di Museum Gedung Sate.

Kini dengan hanya perlu membayar Rp5.000, wisatawan rampung bisa mempelajari lebih dekat sejarah pembangunan Gedung Sate di Museum Gedung Sate secara komprehensif dan dengan pendekatan digital.

Menurut rencana, ucapan Azis bahwa Kompleks Gedung Sate ini akan terus dikembangkan ragam destinasi wisata yang sopan belah pejalan kaki dengan pembangunan pedestrian hingga mencapai Monumen Juang.

“Harapannya hal ini dapat semakin menarik perhatian wisatawan berkunjung, karena Gedung Sate sangat tepat menjadi centrepoint pariwisata Kota Bandung,” katanya.

Dan berkualitas bentuk bilamasa Adaptasi Kebiasaan Baru, Gedung Sate pun menerapkan protokol kesehatan ketat ragam sudut pandangan upaya mewujudkan pariwisata yang bahagia dan tersiar di Provinsi Jawa Barat.

“Tapi untuk saat ini kami masih menutup untuk umum, setelah ada pegawai disini yang terpapar COVID-19,” katanya.

Sejak bahari, rumah ini biut terpandang tidak hanya di kota Bandung berkelanjutan, melainkan juga rampung terpandang di Jawa Barat dan Indonesia.

Tidak hanya bangunannya berkelanjutan yang biut disukai, namun juga anasir pelengkap konstruksi tersebut bermoral taman yang biut terawat dengan sempurna.

Gedung yang disebut-sebut ragam ‘Gedung Putih-nya Bandung’ ini sekarang telah menjadi salah satu alam wisata di Bandung.

Taman di sekeliling Gedung Sate adalah lokasi favorit untuk wisatawan berfoto-foto, sempurna bergambar umum untuk kenang-kenangan maupun foto untuk pengantin dan pengambilan gambar untuk bioskop.

 

Oleh Khaerul Izan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Source Link

Wisata Kampoeng Tulip di Kota Bandung, Tempat Wisata yang Cocok Dikunjungi Saat Liburan

PORTAL JEMBER – Hari libur merupakan bilamana yang tulen untuk berhasil ke tempat-tempat wisata yang tengah konvensional sukat ini.

Salah satu kotak wisata yang tengah konvensional sukat ini di Kota Bandung yakni destinasi wisata Kampoeng Tulip.

Wisata Kampoeng Tulip dapat dipilih oleh masyarakat sekitar Kota Bandung malahan luar lingkaran untuk menghapus bilamana anda bergandengan go-longan atau pasangan.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Tanaman Hias Gantung yang Cocok Dipasang dan Mudah Dirawat di Rumah

Terlebih jatah yang menyukai bunga dan menginginkan melancong ke Belanda, Anda dapat merasakan sensasi tersebut di wisata Kampoeng Tulip.


Cukup berusul ke destinasi wisata Kampoeng Tulip yang ada di Kota Bandung Sebelah Timur.

Destinasi wisata Kampoeng Tulip berperan salah satu destinasi yang dianggap memilki panorama yang instagramable. Pasalnya bermacamrupa replika khas tempat kincir angin Belanda kapabel berperan daya tarik sendirisendiri jatah serupa wisatawan.

Baca Juga: Cara Menanam Bonsai untuk Pemula, Mulai dari Memilih Jenis Tanah hingga Membentuk Bonsai

Ada ramai replika konstruksi khas Belanda bagaikan kincir angin, gedung bianglala, dan dam atau bendungan bagaimanapun juga di sini.

Source Link