5 Tempat Wisata di Bogor yang Buka Saat Ini

KOMPAS.com – Sejumlah bentala berwisata di Bogor tamat dibuka mudik dengan menerapkan protokol kesehatan cerah Covid-19.

Jika berminat untuk melancong padat seumpama dekat, membarengi rekomendasi lima tempat wisata di Bogor yang buka saat ini yang telah Kompas.com rangkum, Minggu (30/8/2020):

1. Taman Safari Bogor

Taman Safari Bogor bermarkas di Jalan Kapten Harun Kabir wilayah 724, Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Bogor.

Tempat berwisata yang tamat buka sejak Senin (15/6/2020) itu memberlakukan konstruksi pembelian tiket secara online melalui situs resminya.

Baca juga: Harga Tiket Taman Safari Bogor 2020, Begini Cara Belinya

Harga tiket berasal pada hari lasah dibanderol menuju berusul Rp 185.000 per genus bulug, sementara pada akhir pekan harganya menuju berusul Rp 220.000.

Untuk anak-anak, harga tiket berasal pada hari lasah menuju berusul Rp 160.000 dan pada akhir pekan menuju berusul Rp 200.000.

Beruang berendam di air, Taman Safari Indonesia.Dokumentasi Taman Safari Indonesia Beruang berkubang di air, Taman Safari Indonesia.

Beberapa atraksi berwisata yang tamat dibuka mudik antara lain adalah Istana Panda, Safari Adventure, Safari Journey, Baby Zoo, Kubah Burung, Komodo Dragon Island, Pusat Primata, Air Terjun Curug Jaksa, Kampung Papua, dan Humboldt Penguin.

Ada juga beberapa pameran dan pertunjukan edukasi bak Bird of Prey, Dolphins, Sea Lion, Wild Wild West Cowboy, dan Globe of Death.

Jam operasional Taman Safari Bogor adalah setiap hari menuju pukul 08.30–17.00 WIB.

Source Link

KKP jadikan Pulau Pieh Sumbar habitat perlindungan mamalia laut

Indonesia memiliki setidaknya 33 orang Cetacea (paus dan dolfin) atau lebih semenjak sepertiga melimpah orang di seluruh piring disiplin

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan membaptis Pulau Pieh, Provinsi Sumatera Barat, njenis nomor yang diperuntukkan njenis cacah perlindungan habitat dan leretan ruaya mamalia laut.

“Perlindungan habitat dan jalur ruaya mamalia laut telah dilakukan di beberapa kawasan konservasi, salah satunya di Taman Wisata Perairan (TWP) Pulau Pieh,” omongan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono pukal uaruar pers di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Ini makna kemunculan ikan napoleon di kawasan konservasi pulau Pieh

Aryo bekerja Indonesia memiliki setidaknya 33 orang Cetacea (paus dan dolfin) atau lebih semenjak sepertiga melimpah orang di seluruh piring disiplin yang memberikan lindungan ekologis dan ekonomis Cetacea.

Menurut dia, Cetacea merupakan salah satu partikel kunci pukal rantai makanan, beriringan dengan predator lazim lainnya, sehingga asalkan populasi Cetacea terganggu dapat menyebabkan terganggunya rantai makanan secara keseluruhan.

“Melihat nilai-nilai penting inilah sudah sepatutnya keberadaan Cetacea terutama di perairan Indonesia perlu untuk dilindungi dan dilestarikan,” ujarnya.

Secara nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menetapkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Konservasi paruh semua jenis mamalia laut melalui Kepmen KP No.79/2018 tentang RAN Konservasi Mamalia Laut tahun 2018-2022.

Ia mengeja sasaran konservasi Cetacea ini adalah untuk menolak, memelihara kestabilan populasi dan berekspansi pola pemanfaatan potensi ekonomi paus dan dolfin secara baki orisinal peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Fajar Kurniawan menyampaikan bahwa keberadaan mamalia laut di TWP Pulau Pieh menjabat fokus pengelolaan selain terumbu karang dan penyu.

Dengan adanya bukti kemunculan mamalia laut pada lima tahun lantas ini nantinya akan menjabat pos upaya pengelolaan mamalia laut di nomor ini.

Data series mamalia laut di TWP Pieh, 52,69 persen diperoleh semenjak monitoring populer cetacean, 27,96 persen semenjak uaruar mitra nomor ragam operator berpelesir, nelayan, enumerator, Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK), dan 19,35 persen semenjak kegiatan aspek lainnya.

Baca juga: KKP tertibkan rumpon ilegal di perairan Pulau Pieh
Baca juga: KKP lepas liarkan 85 tukik di Raja Ampat Papua Barat

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Source Link

Terima Kunjungan Diplomat Negara Sahabat, KBRI Pyongyang Promosi Wisata RI

Jakarta

KBRI Pyongyang menerima kunjungan lima kasta diplomat berpokok Bulgaria, Polandia dan Romania. Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Demokratik Korea (Korea Utara), Berlian Napitupulu, mempromosikan daya tarik kontinen, budaya dan pariwisata Indonesia berpokok Sumatra hingga Papua.

“Teman-teman terhormat, selamat datang di galeri mini Indonesia di Kedutaan Besar Indonesia ini. Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk mengajak teman-teman mengelilingi Indonesia secara singkat dengan menyaksikan poster, gambar, artefak, kain dan pakaian tradisional dan alat musik serta video display yang ada di galeri mini ini,” demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Korea Utara, Berlian Napitupulu bila meladeni kunjungan di KBRI Pyongyang Korea Utara kaya keterangannya, Rabu (26/8/2020).

Berlian kemudian merenjenglidah bahwa Indonesia adalah bumi kepulauan. Serta bekerja salah satu bumi yang berpenduduk terbanyak di bagian.

“Indonesia adalah negara kepulauan (archipelago) terbesar di dunia yang mempunyai 17.504 pulau, 1,9 juta km persegi luas daratan, 5,3 juta km persegi luas lautan dan terbagi dalam 3 zona waktu berbeda. Indonesia memiliki 400 gunung, 100 diantaranya gunung dan sumber daya alamnyang sangat kaya. Indonesia berada di garis khatulistiwa dan memiliki hutan tropis nomor dua terbesar di dunia setelah Brasil,” tuturnya.

Berlian merenjenglidah, Indonesia adalah bumi yang paling puspawarna dan bermacam-macam yang memiliki 1340 kerabat ras dan 1100 lingua. Namun dengan keberagaman itu, Berlian bertutur Indonesia meninggalkanbekas²jejaknlurus satu.

“Kami bangga kepada para pendiri bangsa Indonesia yang sepakat membentuk satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa yaitu Indonesia padahal ada begitu banyak suku dan bahasa,” omongan Dubes Berlian.

“Kalau saya menggunakan bahasa daerah saya yaitu Batak, maka tidak satu orang pun di Kedutaan Indonesia ini yang mengerti bahasa saya. Di Kedutaan ini saja ada 6 bahasa yang berbeda yaitu: Batak Toba, Karo, Jawa, Sunda, Manado dan Ambon yang berbeda satu sama lain. Lucunya, saya pun tidak mengerti bahasa daerah istri saya yaitu Karo,” ungkap Berlian yang disambut tawa hadirin.

Source Link

Sudah Buka, Ini 3 Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan di Raja Ampat

KOMPAS.com – Pariwisata Raja Ampat pulih dibuka berjalan hari Sabtu (22/8/2020) untuk wisatawan nusantara. Sebelumnya, Raja Ampat ditutup akibat pandemi Covid-19.

Salah satu mutiara pariwisata di ujung timur Indonesia itu dikenal dengan keanekaragaman daya tarik wisatanya.

Mulai terbit dunia baharinya yang paling ikonik, hingga kontinen dengan pemandangan eksotis, semua bisa ditemukan di Raja Ampat.

Sebelum berpelesir pulih ke sana, ada baiknya kamu telah memaklumi protokol kunjungan di era adaptasi kebiasaan anyar (AKB), salah satunya berbuat registrasi online.

Baca juga: Kabar Gembira, Raja Ampat Dibuka Sabtu 22 Agustus 2020

Sesudah memafhumi dan memahaminya, kamu boleh mengejar negeri berekreasi yang akan dikunjungi.

Lalu, mana selalu negeri berekreasi menarik di Raja Ampat dan apa selalu aktivitas berekreasi yang bisa dilakukan di sana? Berikut Kompas.com rangkum rekomendasinya:

1. Diving di tiga pulau cantik

Berkunjung ke Raja Ampat, tak suka cita andaikata belum berpelesir diving ke tiga pulau di antaranya Pulau Friwen, Pulau Arborek, dan pantai Sauwandarek.

Para diver wisatawan mancanegara diving di spot Kampung Wisata Yenbuba, di Pulau Manswar, Raja Ampat. Laut yang jernih, biota yang kaya, serta masih cukup terawat membuatnya jadi salah satu spot diving favorit di Raja Ampat.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Para diver wisatawan mancanegara diving di spot Kampung Wisata Yenbuba, di Pulau Manswar, Raja Ampat. Laut yang safa, biota yang berada, serta berlebihan cukup terawat membuatnya berhasil salah satu spot diving favorit di Raja Ampat.

Ketiganya memiliki pantai dengan pemandangan bawah laut yang cantik dipandang mata. Kamu bisa menikmatinya dengan diving seminau di sana.

Tempat terkini untuk diving adalah di di pantai Friwen. Kamu bisa berselingkuh menggunakan boat terbit Pulau Waigeo untuk bertambah(usia) ke Pulau Friwen, sekitar 20 menit.

Selain untuk diving, Pantai Friwen juga bersamaan untuk snorkeling menikmati keindahan bawah laut yaitu ikan hias dan terumbu karang.

Baca juga: Rekomendasi 3 Pulau Raja Ampat untuk Diving dan Snorkeling

Tempat kedua yaitu Pulau Arborek bersamaan paruh para diver pemula. Pulau ini memiliki sebagian kecil lokasi yang bersamaan untuk meneliti diving.

Para peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Para peserta Special Interest Diving Famtrip media Perancis undangan Kementerian Pariwisata di Pulau Friwen, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (4/5/2016).

Kemudian negeri ketiga yaitu Pulau Sauwandarek, kamu bisa ber-snorkeling hingga diving ria di perairan pantainya.

Untuk kegiatan snorkeling, wisatawan bisa berbuat di pinggiran pantai, sedangkan diving, kamu akan diajak lebih ke tengah laut.

Lokasi pulau ini tak jauh terbit Desa Yenbuba yang merupakan salah satu spot snorkeling bernilai di Raja Ampat.

Source Link

Punya keunggulan flora binatang, Kemenparekraf optimalkan destinasi wisata Papua Barat

ILUSTRASI. Tempat wisata di Papua Barat

Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Guna mengerek kunjungan wisata di kelompok Indonesia sudut pandangan timur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) optimalkan potensi destinasi wisata “birdwatching” di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, yang selama ini munjung diminati wisatawan.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani berbincang, Tambrauw memiliki keunggulan flora dan binatang yang potensial untuk dikembangkan serta diperkenalkan pada publik. 

Baca Juga: Virtual reality run series Mandalika diharapkan dapat menarik wisatawan

“Kita tahu Papua punya keunggulan flora dan fauna, seperti cenderawasih yang bisa ditemui dengan mudah di Tambrauw ini. Dan ini yang menjadi keunggulan dari Papua Barat, khususnya Tambrauw. Yang penting, kita ceritakan apa yang ada di Tambrauw dan sekitarnya. Kami lihat Tambrauw sebagai potensi di Papua Barat, bersama Raja Ampat dan Sorong,” perkataan dia sintal rilis yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (22/8).

Rizki pun mengimbau agar masyarakat memiara status Tambrauw ragam kelompok konservasi, yang akan nkuat(dugaan) mendukung nilai jual destinasi sintal industri pariwisata. 

“Status sebagai daerah konservasi jangan sampai hilang dari Tambrauw, karena inilah yang menjadi keunggulan dan nilai jualnya. Kami akan coba kolaborasi dengan kementerian dan lembaga lain untuk menjaga dan memaksimalkan serta mengembangkan konservasi di Tambrauw,” jelas Rizki.

Sementara itu Bupati Tambraw Gabriel Asem berkeinginan, Tambrauw yang dikenal ragam destinasi pariwisata burung khususnya jenis cenderawasih ini, dapat berprofesi portal berumbi untuk pengembangan ikon destinasi wisata kerajaan lainnya. 

Baca Juga: Begini cara pelaku kreatif kuliner berkembang di era new normal

“Hutan adat bila mempunyai nilai ekonomi tinggi, maka akan membantu masyarakat. Termasuk untuk mendukung kegiatan seperti birdwatching. Kami juga sudah membahas dalam sidang adat. Jadi bila tempat ini dikunjungi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, tidak akan ada masalah,” ujar dia.

Lebih berpanjang-panjang, Gabriel berhasrat pemerintah kelompok dan masyarakat agar menyertai memiara dan melestarikan lapangan. Sebab, masalah ini merupakan salah satu fase yang persis untuk memiara flora dan binatang yang ada di hutan bangun dengan normal.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkelompok dan berdayaguna.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai pertolongan yang bisa digunakan mengeluarkanuang di KONTAN Store.



Source Link

Huruwakha, Destinasi Wisata Hutan Sagu Yang Menakjubkan

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Huruwakha, alam berdarmawisata hutan Sagu kampung Yobeh Sentani, Jayapura yang berprofesi salah satu destinasi berdarmawisata hutan Sagu terindah di Papua.

Lokasinya di lis danau Sentani, antara pante Yahim dan kampung Sereh. Tempat berdarmawisata itu kontemporer dibuka 6 bulan lalu, namun belum dibuka untuk kalangan kering.

Untuk mengunjungi alam berdarmawisata tersebut, cukup menggunakan kendaraan roda dua melalui Yobeh, sementara kendaraan roda 4 melalui Yahim. Selain itu pengunjung bisa menggunakan speed boat Huruwakha melalui pelabuhan Yahim dengan bayaran per rumpun Rp10 hingga 20.

ads

dan apabila gunakan lendaraan roda empat melalui yahim dan dan gunakan speed boat ke huruwakha dengan bayaran per rumpun 10/20 ribu. 18/7/2020

Kepada suarapapua.com pemilik destinasi berdarmawisata Huruwakha Ishak Felle mengakui apa yang dilakukannya merupakan faktor semenjak kecintaannya terhadap hutan Sagu.

“Saya membangun tempat ini untuk melestarikan hutan Sagu, karena saya salah satu orang yang mencintai hutan Sagu yang mana hutan Sagu ialah ibu kita,” ncakap Ishak Felle belum keramat ini.

Ia bermaksud apa yang dilakukannya berprofesi kampanye beriringan, terutama pemerintah agar melantik alam ini penaka hutan Sagu percontohan untuk menggembala hutan Sagu yang tersisa di Sentani.

Ia berharap buka alam tersebut pada tanggal 20 Agustus 2020.

 

Pewarta : Hendrik Rewapatara

Print Friendly, PDF & Email

Source Link

7 Keindahan Wisata Alam di Provinsi Papua Barat

TIMESJATIM, JAKARTA – Wilayah ujung paling timur Indonesia ini memiliki luber wisata alam yang luar sipilcakap menakjubkan. Salah satunya di Provinsi Papua Barat. Provinsi yang berdomisili di kelompok timur Indonesia ini, tak hanya dikunjungi oleh para wisatawan lokal, popularitasnya berkesudahan terbit hingga mancanegara. 

Berikut 7 incaran melancong jamak di Provinsi Papua Barat. 

1. Raja Ampat

Raja-ampat.jpgRaja Ampat. (Foto: Unsplash)

Berkunjung ke Papua Barat terasa tidak lengkap kapan belum menginjakkan kaki di Raja Ampat. Tempat ini berprofesi bintang panggung pariwisata di Papua Barat dan luber dikunjungi wisatawan mancanegara. Raja Ampat berat menakjubkan keindahan bawah lautnya. Bahkan, terumbu karang yang ada di sini konon merupakan terumbu karang terlengkap di lapangan. Sebanyak 75 persen mulai-sejak 537 jenis karang yang ada di lapangan, terjadi di Raja Ampat.

2. Teluk Cendrawasih

Teluk-cendrawasih.jpgTeluk Cendrawasih (Foto: instagram.com/medianaprilia)

Teluk Cendrawasih merupakan salah satu taman laut terluas di Indonesia. Daya tarik normal mulai-sejak taman nasional Teluk Cendrawasih ini adalah puspawarna biota laut yang menghuni taman nasional yang berat menakjubkan ini. Penyu berjenis langka, sikudomba, hiu dan paus yang prosais dijumpai di lingkungan perairan melancong ini. Yang lebih menarik lagi, di bernas Tanjung Mangguar terjadi juga gua bawah laut peninggalan zaman purba.

3. Puncak Arfak

Teluk-Arfak.jpgGunung Arfak terlihat mulai-sejak telaga dekat Bandar Udara Rendani (FOTO: wikipedia/David Worabay)

Tempat ini meruakan salah satu destinasi melancong favorit di Sorong, selain dijadikan lir kaum melancong upah barang-barang khas Papua, bagaikan patung-patung Suku Asmat, kain batik Papua, aneka kalung dan gelang, minyak lintah, dan bawaan unik lainnga. Para pengunjung yang berdomisili di Puncak Arfak juga dapat menikmati lanskap panorama kota Sorong mulai-sejak atas ketinggian.

4. Pulau Mansinam

Pulau-Mansinam.jpgPulau Mansinam bersarang di Teluk Doreh, 6 km mulai-sejak kota Papua Barat, Monokwari (FOTO; ksmtour)

Pulau ini bersarang di Teluk Doreh, 6 km mulai-sejak kota Papua Barat, Monokwari, destinasi melancong Papua Barat ini dipercaya lir keturunan mulai-sejak peradaban masyarakat Papua Barat. Selain hamparan pantai, pulau ini juga saktiakipadatvkiberbadandua peninggalan kuno serta informasi terbentuknya agama Kristen di sana. Anda bisa menyaksikan monument patung Yesus layaknya yang ada di Rio De Janeiro.

5 .Teluk Triton, Kaimana

Teluk-TRiton.jpgTeluk Triton (FOTO: TEMPO/Hariandi Hafid)

Teluk Triton dikenal dengan daratan bawah airnya. Teluk Triton berprofesi surga bawah laut dihuni 959 keluarga ikan dan 28 jenis udang mantis yang berkiprah di antara 471 jenis karang. Kawasan ini juga dijadikan senagai aktivitas diving dan snorkeling karang-karang di dunia ini merupakan soft coral alias karang becek.

6. Situs Purbakala Tapurarang

Situs-Purbakala-Tapurarang.jpgSitus Purbakala Tapurarang (FOTO: genpi)

Situs ini merupakan peninggalan zaman prasejarah yang bertingkah laku lukisan telapak tangan manusia dan dabat di sebalah tebing bebatuan yang berat terjal. Warna merah pada lukisan tebing ini menyaru warna darah manusia sehingga masyarakat setempat menyebutnya lir lukisan cap tangan darah. Situs ini terletak di Disrik Kokas, Kabupaten Fakfak.

7. Taman Wisata Alam Gunung Meja

Gunung-Meja.jpgGunung amben (FOTO: freewestpapua-indonesia)

Tempat ini memiliki fungsi normal untuk pariwisata dan rekreasi daratan, dana raut bufer kehidupan dan pengawetan segala jenis flora dan hewan. Di tempatini juga para pengunjung bisa mengamalkan aktivitas trekking, hiking dan lain-laim. Gunung Meja saktiakipadatvkiberbadandua ratusan jnis pohon, puluhan jenis perdu, semak, liana, dan paku serta tanaman herbal. Selain itu, belasan jenis anggrek dan jenis palem dan rotan juga berkiprah di sini.

Tertarik untuk menikmati informasi keistimewaan Provinsi Papua Barat ? Yuk cepat luangkan bila dolan ke kelompok ini.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Source Link

Pulau Buaya | Wisata Sorong | Papua Barat- Wonderful Papua Indonesia



Pulau Buaya, adalah salah satu berpokok sekian munjung pulau di pemimpin burung Pulau Papua,
Dan salah satu yang terdekat dengan Kota Sorong, yaitu P.Buaya no.2 setelah Pulau Doom.
Kenapa Pulau ini dinamakan P.Buaya, acc berkat susunan sarira pulau yang bertopeng siluet bajul asalkan dilihat berpokok Kota Sorong, dan salah satu bentala yang bersesuaian untuk meliatnya adalah di Tembok Berlin- Lapangan Hokky, dan lebih mantap lagi sewaktu matahari tegelam / sunset
Tempat ini juga menjabat Obyek Wisata menarik yang dapat dikunjungi sewaktu akhir pekan/ hari libur

Tonton juga :
Tembok Berlin: https://youtu.be/_3hGhnpAhr8
Lapangan Hokky: https://youtu.be/ysycmpAL_441
Wisata Sorong:https://youtu.be/9rJ4Y5WZ13U
Raja Ampat:https://youtu.be/vmsS39VFb5w
Danau Uter: https://youtu.be/51hqywOlSBY

disetiap perjalananmu ” Jangan tinggalkan apapun disana kecuali jejak langkah kakimu ”

source

Penyelam wanita di Raja Ampat kibarkan bendera di bawah laut

Sorong (ANTARA) – Penyelam wanita yang tergabung signifikan Molo Ombin Raja Ampat bergabung wanita kampung berkeliling(kota) Arborek, Papua Barat mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut signifikan watak memperingati HUT ke-75 RI tahun 2020, Senin.

“Pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut kampung wisata Arborek tersebut diikuti 85 persen penyelam wanita yang didukung tim Discovery Scuba Diving,” ocehan Githa Anathasia selaku panitia pelaksana kegiatan yang juga owner Arborek Dive Shop salah satu ulurantangan lokal di kampung berkeliling(kota) Arborek.

Githa berperi bahwa kegiatan pengibaran bendera di bawah laut ini bagaimanapun juga gres aaktual manatahu dilakukan tapi banal dan beres empat tahun berjajar menyertai dilakukan.

Baca juga: Bendera berukuran besar dibentangkan di Situ Gede Tasikmalaya

Menurut dia, objek kegiatan tersebut guna memajukan rasa kecintaan dan kebanggaan masyarakat kampung berkeliling(kota) Arborek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekaligus mempromosikan protokol kesehatan sifat berpiknik gres di seumpama new mahir pariwisata Raja Ampat signifikan watak pencegahan COVID-19.

Dikatakan bahwa tidak hanya pengibaran bendera merah siang di bawah laut menyimpang, masyarakat kampung Arborek juga berbuat beragam lomba guna memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia.

“Lomba yang diadakan antara lain bola voli, karaoke anak, sepakbola, karaoke orang dewasa, baca puisi dengan bahasa Inggris, serta launching new norma pariwisata di kampung wisata Arborek,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Untidar kibarkan bendera ukuran besar di Jembatan Blondo

Selain itu, ocehan dia, signifikan menggubris HUT Kemerdekaan Indonesia panitia bergabung stakeholder bersamaan juga menggelar edukasi pemberantasan dan pencegahan tanda jasa laut berangka yang merupakan hama terumbu karang.

“Kegiatan HUT Kemerdekaan RI di kampung Arborek mendapat dukungan bagi berbagai pihak seperti organisasi lingkungan dan penggiat pariwisata yakni Conservation International, Yayasan Econusa, BLUD, Dinas Pariwisata Raja Ampat, Bank Papua,Yayasan Kitong Bisa, dan beberapa pihak swasta seperti SIP, Toko Sima Jaya Waisai hingga Toko Surya 88,” tambah Githa.

Baca juga: Charlene Junus terharu masker buatannya dipakai Wakil Presiden
Baca juga: HUT ke-75 RI, Menaker ajak wujudkan Indonesia jadi negara terbaik
Baca juga: Round up – Peringatan HUT RI di tengah pandemi berlangsung khidmat

Source Link

Pengibaran Bendera Merah Putih di Lokasi Patahan Tsunami Teluk Maumere. Bagaimana Pelaksanaannya? : Mongabay.co.id

  • Sebanyak 22 penyelam melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut di lokasi praduga akibat gempa dan tsunami Flores tahun 1992 di perairan Pulau Babi, TWAL Teluk Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.
  • Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan pada kedalaman 24 meter pas d lokasi praduga dan gua dimana ketika pengibaran bendera terjadi seekor hiu karang dan penyu yang berkedudukan tak jauh berpangkal penyelam
  • Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut selain untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75 juga untuk mempromosikan berjalan-jalanbepergian bawah laut dan mengajak masyarakat mencintai laut dan ekosistemnya
  • Maumere Diver Community (MDC) selaku iniasiasi kegiatan merupakan kotak para penyelam kompeten yang didirikan untuk meningkatkan SDM zat,mengamalkan penelitian serta beternak dan melestarikan ekosistem laut

 

Mengambil tanahraya Pulau Babi di lokasi Taman Wisata Alam Laut (TWAL)  Gugus Pulau Teluk Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2020) dilangsungkan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut.

Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut dilaksanakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk mencapai lokasi pengibaran bendera,para penyelam bertenggang berpangkal kantorpelabuhan Nangahale menggunakan perahu nelayan yang sewajarnya menghantar wisatawan untuk berpelesir di Teluk Maumere.

Selaku pentolan kegiatan, Maumere Diver Community (MDC) selama dua tahun berduyun-duyun sering melaksanakan kegiatan ini.

“Pengibaran bendera di bawah laut ini kedua dilaksanakan MDC.Tahun 2019 di tanggal yang sama, di Pantai Krokowolon Kota Maumere, bendera terlebih dahulu dibawa dari Puncak Gunung Api Egon di Kecamatan Mapitara,” ujaran penasihat Maumere Diver Community (MDC), Yohanes Saleh, Sabtu (15/8/2020).

Hanz sapaannya bergerak, sampai di pantai, Bendera Merah Putih dibawa rentetan snorkling sejauh 100 meter berpangkal cakap pantai. Oleh para penyelam, bendera pun dibawa ke pokok laut dengan kedalaman 10 meter dan dikibarkan. Total durasi manakala sekitar 45 menit.

baca : Merdeka! Kita Butuh Air dan Tanah yang Subur

 

 

Persiapan pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut di lokasi praduga tebing akibat gempa dn tsunami Flores tahun 1992 di Pulau nangui,Maumere,Kabupaten Sikka,NTT. Foto : Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia.

 

Indonesia Maju

Sebelum bendera dikibarkan di bawah laut dilakukan upacara singkat di darat. Bendera merah bening berdimensi 1,5 meter yang terserah di tiang diserahkan pembina upacara kepada komandan upacara berpakaian adab Sikka.

Sesudahnya komandan upacara membawa bendera tersebut untuk mengiringi proses pengibaran bendera di bawah laut. Kapal pun bertenggang sejauh 200 meter berpangkal cakap pantai sebelah barat Pulau Babi.

Dipandu komandan upacara yang membawa tiang bendera di angkatan depan, satu persatu penyelam berajojing ke sebu laut sambil membawa bendera Merah Putih yang berdimensi meruah yang bersisa berguling untuk dikibarkan.

Alasan pengibaran bendera di Pulau Babi menurut Hanz didasari keinginan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Karena sudut pandangan mereka berbarengan penyelaman, pengibaran bendera dilaksanakan di bawah laut.

“Kita ingin menunjukan semangat bahwa putra-putri Nian Sikka mampu dan bisa menjadi penyelam profesional,” tuturnya.

Penyelam yang berpartisipasi menurut Ketua MDC Bram Conterius sebanyak 22 marga menghunjam berpangkal Polres Sikka, Nusa Nipa Diving Club (NDCC), Maumere Diver Community (MDC), Sea World, Capa Resort dan TNI AU.

Bram katakan pihaknya tidak hanya membawa nama MDC melebar sebab ingin mengajak seluruh laskar masyarakat untuk berpartisipasi. Pihaknya ingin menunjukan masyarakat Kabupaten Sikka bisa mengamalkan masalah positif.

“Pengibaran Bendera Merah Putih yang kami laksanakan mengusung konsep Dari Nian Tana untuk Indonesia Maju. Usai pengibaran bendera kami lakukan clean up membersihkan sampah di pesisir pantai,” ucapnya.

Seorang penyelam memakai baju adab Sikka, jelas Bram, melambangkan kita  macam masyarakat berkebudayaan bersisa menjunjung lambat nilai adab dan budaya yang ada di Kabupaten Sikka.

baca juga : HUT RI, 10 Penyelam Bentangkan Bendera 74 Meter di Bawah Laut Papua Barat

 

Para penyelam dipandu komandan upacara yang mengenakan alat selam dan pakaian adab sambil memegang Bendera Merah Putih berkeledar mengamalkan penyelaman. Foto : Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia

 

Patahan Tebing

Proses pengibaran bendera berjalan khidmat. Bendera fundamen 3 meter yang dibawa oleh komandan upacara dan diikuti oleh pembawa bendera 10 meter. Ada 6 jejas dimana satu jejas terjadi 2 penyelam.

Hanz katakan, berpangkal aspek safety ada marshal yang beranggotakan penyelam kompeten di Maumere yang membantu penyelam beternak struktur.

“Setelah dikibarkan dilakukan safety stop sesuai prosedur penyelaman karena kedalamannya di bawah 5 meter. Sesudahnya, penyelam naik ke permukaan laut dan dibentangkan lagi karena ada peserta snorkling dan masyarakat yang ikut terlibat,” terangnya.

Di pokok laut sebut Hanz, penyelam yang memegang bendera ada 7 marga dengan berlimpah penyelam sebanyak 22 marga, 8 rentetan snorkling dan zat komunitas serta organisasi yang berpartisipasi menyaksikannya.

Posisi pengibarannya di praduga tebing sehingga menurutnya, keseimbangan dan kekompakan harus bekerja berkat penyelam tegak berpedoman reda selama 3 menit. Kedalaman patahannya mudahmudahan lebih berpangkal 100 meter.

“Tingkat kesulitannya ada dan kami merasakan bagaimana susahnya melakukannya. Ini juga memberi pesan sulitnya para pejuang kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” tegasnya.

Penyelam yang belum lihai ujaran Hanz, akan ditempel oleh yang berpisah lihai dan semua kegiatan di bawah laut menggunakan kode. Penyelam harus berpedoman dan menahbiskan bendera sepanjang 10 meter di pokok laut yang terkadang berarus.

“Pemandangannya di lokasi patahan juga bagus karena ada tembok-tembok besar di dasar laut,” ucapnya.

 

Bendera yang telah dikibarkan di bawah laut oleh para penyelam dibawa ke atas vak laut dan dilaksanakan upacara penghormatan bendera dengan merembet peserta snorkling. Foto : Ebed de Rosary/Mongabay Indonesia

 

Ketua pelaksana kegiatan, Rikardus Fransiskus Lada mengajak seluruh laskar masyarakat untuk terlalu memaknai kemerdekaan dengan mencintai laut dan ekosistemnya.

Rikardus katakan, sudut pandangan bawah laut di TWAL Teluk Maumere sangat agus sehingga perlu ditunjukan kepada sudut pandangan luar. Ia katakana kegiatan yang dilakukan ingin menunjukan bahwa sungguhpun pandemi Corona, berjalan-jalanbepergian bawah laut bisa dilaksanakan dengan protap COVID-19.

“Kita ambil lokasi pengibaran bendera di Pulau Babi pada bekas patahan tsunami tahun 1992 karena ada nilai sejarah dan spotnya pun sangat indah. Kami harap semuanya boleh berbahagia boleh memaknai kemerdekaan ini.”

Rikardus katakan, lokasi pengibaran bendera sepanjang 10 meter berkedudukan di kedalaman 24 meter. Spot pengibaran ujaran dia sayu  agus berkat ada crack, praduga tebing akibat gempa dan tsunami tahun 1992

“Ada patahan dan gua yang didalamnya ada banyak terumbu karang yang indah dan beragam jenis ikan. Ada sarang hiu juga dan saat pengibaran bendera ada seekor hiu karang dan penyu yang berada di dekat di lokasi pengibaran bendera sejauh sekitar lima meter,” jelasnya.

 

Bendera Merah Putih yang dikibarkan di pokok laut di tikas praduga akibat gempa dan tsunami di perairan depan Pulau Babi,TWAL Teluk Maumere,Kabupaten Sikka,NTT. Foto : Maumere Diver Community (MDC)

 

Penyelam Profesional

Mencintai laut sebut Hans berhasil alasan MDC didirikan selain berkat penyelam  yang berpisah bersertifikat tidak mempunyai kabin untuk meningkatkan potensinya.

Selain itu komunitas didirikan untuk merangkul mereka yang berpisah bersertifikat dan mereka yang menyukai aktifitas penyelaman.

“Saya ingin para penyelam menjadi profesional dibidangnya dengan menjadi dive guide bahkan peneliti. Komunitas kami beranggotakan 32 orang dimana 3 perempuan,”ungkapnya.

Hanz membeberkan zat komunitas ada 25 marga  yang berpisah bersertifikat dan dive babon ada 4 marga. Pihaknya pun akan lakukan sertifikasi lagi. Mimpi meruah MDC ujaran dia, ingin menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berderajat dan kompeten.

MDC juga sebutnya, sukarela membantu beternak dan melestarikan ekosistem laut dengan mengamalkan transplantasi terumbu karang dan mengasuh taman bawah laut berapa. Ini untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Sikka memiliki berjalan-jalanbepergian bawah laut yang bekerja.

“Saya berharap teman-teman di MDC bisa lebih fokus dan mengharumkan nama Kabupaten Sikka apalagi sebagai orang lokal harus mengetahui potensi wisata bawah lautnya,” pesannya.

Arjun akui menyelam tahun 2016 dan setelah ada sertifikat tidak ada aktifitas lagi  sehingga dengan bersyarikat di MDC ia ingin bisa terus menyelam dan bisa naik level.

Penelitian skripsi dia juga disupport oleh MDC sehingga ia harapkan ke depannya pemerintah bisa membantu dan mendukung kegiatan MDC berkat kegiatan yang dilakukan membawa nama Maumere alangkah melebar nama komunitas.

 

Bendera yang telah dikibarkan di bawah laut oleh para penyelam dibawa ke atas vak laut dan dilaksanakan upacara penghormatan bendera dengan merembet peserta snorkling. Foto : Yudha/SAR Maumere.

 

Source Link