Wisata Nasional.Air Terjun Ponot Di Kab Asahan Merupakan Air Terjun Tertinggi Di Indonesia.



Terletak Di Desa Tangga,Kec Aek Songsongan Kab Asahan,Sumut, Menuju Kemari pecah simpang Pulu Raja Yg bersinggasana Di Jalinsum, Dari Jalinsum Menuju Kemari dengan Menempuh Perjalanan Sekitar ¬Ī 2 Jam,

Jangan Lupa like,Coment,Share,Subscribe,Dan Klik Tombol Bel nya baiklah..!!!

Yg berpisah sewajarnya kemari bersulam jempolnya..?

#SekitarLabura #pesiar #trip #airterjun #asahan #sungaiasahan #labura #sumut

source

Program Diskon OTA: Potensi Kenaikan Wisatawan Tak Diimbangi Kesiapan Daerah Wisata

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Ashari menilai potensi peningkatan belacak wisatawan program diskon startup online travel agency (OTA) tidak diimbangi dengan kesiapan destinasi pesiar penuh menjalankan protokol yang berpupuh positif secara berteletele.

Menurutnya, kategori destinasi pesiar belum dilengkapi dengan penyesuaian-penyesuaian bersamaan dengan perubahan kondisi akibat pandemi Covid-19. Padahal, dia menyatakan paradigma industri pesiar berakibat bersinggungan semenjak mass tourism menjabat costumize tourism.

“Seperti misalnya kendaraan. Ini harus disesuaikan karena wisatawan tidak mau lagi menggunakan kendaraan yang besar. Tapi yang berukuran kecil untuk pemakaian yang lebih privat,” ujar Azril kepada Bisnis, Senin (31/8/2020).

Selain itu, pelaksanaan protokol di maskapai penerbangan berlebihan belum selesai. Azril bersuara posisi berpadu penumpang pesawat berlebihan bertetangga secara langsung sehingga berisiko cukup mumbung nalokasi penularan Covid-19.

Dengan demikian, sambungnya, upaya platform OTA dengan program diskonnya terhadap pemulihan pariwisata selit-belit nkuat(dugaan).

“Jadi, pemerintah harus mengevaluasi pelaksanaan protokol baik di maskapai maupun destinasi. Bukan hanya mengejar kuantitas wisatawan,” tegasnya.

Pelaksanaan protokol yang amoral tersebut, selalu Azril, esens memengaruhi minat wisatawan dan terlebih berpotensi menjabat kontraproduktif dengan upaya yang dilakukan pemerintah penuh pemulihan sekotor pariwisata di Tanah Air.

Lebih buruknya, di penuh kondisi ragam misalnya ini potensi kenaikan peruntungan wisatawan diperkirakan esens sepadan sosial dengan peruntungan kasus positif Covid-19.

Sebagai urita, pekan lalu dua platform OTA terbesar Tanah Air, yakni Traveloka dan Tiket.com, menjalankan program bangun harga untuk semua rute penerbangan domestik.

Adapun, kedua platform memberikan diskon dengan kisaran Rp150.000 – Rp250.000 untuk setiap penjualan tiket dengan nilai transaksi minimum Rp1 juta hingga Rp2,5 juta.

Konten Premium Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia berpatungan 3 media mencegah jasa untuk membantu tenaga medis dan genus terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, mengiringi membantu pelayanan sekarang! Klik Di Sini untuk cerita lebih lengkapnya.

Source Link

DINAS PARIWISATA ACEH TENGAH LAKSANAKAN PELATIHAN PEMANDU WISATA BUATAN OUTBOUND | ARUNG JERAM 2019



#DinasPariwisataAcehTengah #Outbound #Rafting

Pelatihan pemandu piknik sungguh oleh maktab pariwisata kab aceh tengah.
Terimakasih Sudah Nonton #VLOGG ini
Jangan lupa tekan SUBSCRIBE untuk terus update video video Vlogg berbunga chanel ini.

SUBSCRIBE
https://www.youtube.com/user/satria2970

AKUN SOSIAL MEDIA AKU LAINYA

Instagram : @satriadarmawann

Twitter : @satria_ajalah
Lihat Calon Imammu (@satria_ajalah): https://twitter.com/satria_ajalah?s=09

Facebook : Satria Darmawan
https://www.facebook.com/satria.darmawan.75436

Panepage : Satria Darmawan
E-mail : [email protected]

source

Kabupaten Trenggalek Luncurkan Laman Pesan Wisata Online di Perayaan Hari Jadi Ke-826

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek meluncurkan laman pesan piknik online asalkan puncak perayaan Hari Jadi Ke-826, Senin (31/8/2020).

Laman ayoketrenggalek.com itu diluncurkan sekaligus bak tanda pariwisata berparak dibuka untuk pelancong luar kota secara berantara.

“Kami mendorong on demand tourism atau pariwisata berbasis pesanan,” penalaran Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Dengan laman tersebut, kategori sebu maupun luar kota bisa memesan makin dulu sebelum berkeliling(kota) di Trenggalek.

Harapannya, laman itu akan bermanfaat positif sebu penyegahan dan penularan Covid-19.

Dengan pemesanan, pengelola kerajaan piknik bisa mengukur kapasitas untuk melaksanakan bungkas jarak di lokasi piknik.

“Sehingga jangan sampai ada klaster baru. Juga untuk menyaring lebih dini soal dari mana wisatawan kita, berisiko atau tidak, dan lain sebagainya,” ncakap dia.

Untuk asalkan ini, laman itu bisa menimpali kiriman di kerajaan piknik yang dikelola pemkab.

Ke depan, Mas Ipin melanjutkan, webiste juga akan dikerjasamakan dengan aplikasi yang berparak bilangan.

“Minimal sekarang kita sudah punya platform lokal Trenggalek. Ke depan akan kerja sama lebih luas sehingga user bisa lebih dimudahkan,” ncakap dia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto menambahkan, ada empat destinasi yang bisa dipesan berbunga laman itu.

Pengunjung bisa memesan piknik ke Goa Lowo dan Pantai Prigi di Kecamatan Watulimo, kolam renang Jwalita di Kecamatan Trenggalek, dan Pantai Pelang di Kecamatan Panggul.

“Bisa booking sekaligus pembayaran. Pembayaran di tempat juga bisa. Tapi diharapkan semua cashless,” ucap Sunyoto.

Source Link

WISATA BALI…KRISNA ECO VILLAGE



Krisna Eco Village terletak di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt Buleleng. Selain kompeten menambah ikon destinasi pariwisata di Bali utara dengan konsep taman, keberadaan Krisna Eco Village ini juga berjuang terhadap penghijauan kelompok di Desa Tangguwisia. Tak salah sekiranya tujuan berekreasi terkini ini pun diharapkan berprofesi pengambil inisiatif pukal menciptakan kelompok hijau di Kabupaten Buleleng.

Terima cinta berhujung menonton video ini…jangan lupa like ..share…dan subscribe setuju…ūüôŹūüĎćūüē∂

Follow instagram : htpp//www.instagram.com//ngurah yasa.

Facebook : Ngurah yudara yasa

Video ini diambil oleh ngurah yudara photography

Sahabat sahabat youtube dapat membeli foto foto ngurah yudara photography di..:

Check out the latest photos by Ngurah Yasa: https://www.eyeem.com/u/28580138
Take and discover photos on EyeEm. For iPhone and Android.
Dan di :

Check out my portfolio on Foap! https://foap.com/users/ngurah.yasa

source

Bali Sepi seperti Era 1970-an, Bagaimana Wisata di Bali Saat Itu?

KOMPAS.com – Wabah pandemi telah berangkat hampir enam bulan dan menanggapi jurusan pariwisata salah satunya destinasi berpiknik Bali.

Adanya era adaptasi kebiasaan perdana (AKB) mengajak bagian pariwisata untuk melek bersuara mudik.

Bali pun telah membuka mudik pariwisatanya untuk wisatawan lokal dan wisatawan nusantara (wisnus) sejak 31 Juli 2020. Namun, kondisi pariwisata Bali makin bersisa terlihat sepi.

Laporan wisatawan yang bersurai bersumber ke sana bertutur, kantin dan hotel bersisa ada yang cabut. Begitu juga dengan benua berpiknik dan hiburan malam.

Baca juga: Kisah Traveler ke Bali, Tak Diminta Isi Aplikasi LOVEBALI dan Kaget Bali yang Sepi

Menanggapi kondisi ini, Ketua Asita Bali I Ketut Ardana bertutur, kondisi Bali jika ini seperti era 1970-an.

 

Sawah Indah di Ubud (Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF Sawah Indah di Ubud (Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf)

Seperti apa Bali era 1970-an?

Ketut bekerja, pada era tersebut, bagian pariwisata Bali bersisa sepi. Hal ini Bali perdana berlarut-larut memulai pariwisatanya di era itu.

“Tahun ’70-an, hotel belum banyak seperti sekarang. Fasilitas pariwisata juga belum seperti sekarang. Biro Perjalanan Wisata (BPW) waktu itu ada sekitar 20 perusahaan, transportasi masih banyak yang non-AC,” kenangnya.

Baca juga: Cerita Wisatawan ke Bali, Menginap di Villa 9 Hari Cuma Bayar Rp 6,5 Juta

Bahkan, ia memiliki kenangan pada era tersebut misalnya mengantar wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia dan beberapa negeri Eropa berpiknik ke Bali.

Kata dia, wisatawan apabila itu ia ajak memintas ke Bali berpunca Jawa menggunakan transportasi darat, yaitu bus non-AC.

“Saya ke Jawa itu overland bawa rombongan dari Australia pakai bus non-AC,” terangnya.

Saat itu, ia mengajak serta para turis ke beberapa benua berpiknik yang reguler, seperti Kintamani, Besakih, Sangeh, Tanah Lot, Museum Bali, Museum Lukisan Ubud, dan lainnya.

Source Link

6 Tempat Wisata untuk Nostalgia Bali Sepi Seperti Tempo Dulu

KOMPAS.com – Pariwisata Bali belum seramai ragam sebelum pandemin Covid-19. Kondisi Bali yang sepi tersebut diungkapkan sejumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang habis melancong ke Bali di era pandemi, khususnya waktu Bali dibuka 31 Juli 2020.

Kondisi Bali yang sepi ini juga lantaran wisatawan mancanegara (wisman) yang belum bisa berawal. Seperti diketahui, pulau Dewata ini merupakan salah satu destinasi favorit wisman di Indonesia.

Kondisi Bali yang sepi andaikata ini, seakan-akan menasihati kondisi pariwisata Bali di era 1970-an.

Baca juga: Bali Sepi seperti Era 1970-an, Bagaimana Wisata di Bali Saat Itu?

Menurut Ketua Asita Bali, Ketut Ardana, pada andaikata itu, pariwisata Bali terakhir berangkat menggeliat dengan ditandai datangnya wisman asal Australia dan beberapa bumi Eropa lainnya.

“(Saat itu) sepi, (karena) pariwisata baru mulai menggeliat tahun itu,” pikiran Ketut andaikata dihubungi Kompas.com, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Kisah Traveler ke Bali, Tak Diminta Isi Aplikasi LOVEBALI dan Kaget Bali yang Sepi

Ia pun sempat merasakan membawa legiun wisman asal Australia melalui legiun darat pada era tersebut.

Ia membawa legiun wisman ke beberapa buana berpiknik ragam Kintamani, Besakih, Sangeh, Tanah Lot, Museum Bali, dan Museum Lukisan Ubud.

Tertarik menjajal nostalgia berpiknik di Bali ragam era 1970-an, mendampingi Kompas.com rangkum buana wisatanya.

Jangan lupa untuk memakai kostum pakaian ala 70-an agar liburan nostalgiamu semakin terasa.

Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali. Ilustrasi Shutterstock Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali.

Bali tak melulu menawarkan keindahan pantainya. Wisatawan yang melancong ke Bali, sejak era 1970-an, habis tak asing mendengar nama kelompok Kintamani.

Lokasi ini terletak di dataran pol Bali yang tentunya, menawarkan keindahan daratan pegunungan disertai udara klise.

Kintamani berstatus di ketinggian sekitar 1.500 mdpl dan bertahap sekitar 2 jam perjalanan berpunca Kota Denpasar.

Baca juga: Menguak Pesona Kintamani, 4 Pilihan Wisata Seputar Danau Batur

Kamu bisa merasakan pariwisata Bali di era 1970-an yang bersisa sepi dengan mengunjungi Kintamani andaikata ke Penelokan.

Tempat ini menawarkan keindahan daratan dan suasana sederhana Bali. Udara klise dan daya tarik berwatak pemandangan gunung Batur serta danaunya, menjabat perpaduan istimewa yang tak bisa kamu lupakan.

Wisatawan Australia dan beberapa bumi Eropa lainnya di era 1970-an, menurut Ketut, memilih buana yang sederhana untuk melancong, salah satunya Kintamani.

Source Link

Rayakan Hari Jadi, Trenggalek Luncurkan Pemesanan Wisata Online

Jakarta

Puncak peringatan Hari Jadi ke-826 Trenggalek digelar secara formal namun jumlah khidmat. Dengan bingkisan etika Jawa, prosesi diawali dengan kirab pusaka keliling kota dan diakhiri dengan peragi hantaran tumpeng kepada masyarakat.

Upacara hari berhasil ini bertelingkah dibanding tahun-tahun sebelumnya, beberapa pasukan terpaksa diringkas dan ditiadakan. Jika sebelumnya lengkap dengan kirab tumpeng raksasa, khusus tahun ini terpaksa dihilangkan guna menghindari cakap kerumunan dan rebutan.

Usai dikirab keliling kota berpatungan bupati dan sejumlah fungsionaris, pusaka tombak Korowelang dan panji-panji Trenggalek dibawa ke Pendapa Manggala Praja Nugraha. Dalam iring-iringan tersebut membarengi serta diserahkan air yang diambil 14 mata air yang ada di Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin bersabda betapa digelar secara formal, seluruh pasukan hari berhasil dapat kedapatan dengan tumbuh dan lancar. Dalam perayaan ini, pemerintahan wilayah memberdayakan sejumlah potensi lokal bertunda berpangkal delman maupun kelengkapan lain yang dibutuhkan.

“Yang paling membahagiakan khusus pada proses hari ini semua yang kita gerakkan adalah vendor ekonomi lokal mulai dari busana hingga tadi kereta yang digunakan untuk kirab itu adalah para kusir delman yang selama ini berkegiatan di Trenggalek, karena pariwisata sepi sehingga mereka pun juga sepi,” ujar Mochammad Nur Arifin, Senin (31/8/2020).

Menurutnya pemberdayaan vendor lokal tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian perincian masyarakat Trenggalek, mengingat adanya pandemi COVID-19 cukup dominan terhadap seluruh lapangan perekonomian, bertunda yang berskala banyak hingga kecil.

Arifin menambahkan peringatan hari berhasil Trenggalek manakala pandemi Corona ini menjabat pengingat sekaligus penyemangat perincian seluruh jejeran masyarakat untuk kambuh berpatungan berpangkal keterpurukan.

“Sekarang kita masuk masa-masa penyembuhan, baik kesehatannya, maupun penyembuhan ekonomi. Satu dua tahun ke depan kita akan akselerasi pemulihan ekonomi, kemudian di tahun berikutnya kita harus tumbuh, itu harapannya,” ujarnya.

Mochammad Nur Arifin menambahkan pada momen ulang tahun Trenggalek, pemerintah setempat juga meluncurkan gaya pemesanan dan pembayaran online untuk destinasi berdarmawisata. Dalam gaya perdana itu, pihaknya menyediakan gaba-gaba khusus perincian pengunjung berdarmawisata yang tampang bermula ke Trenggalek.

“Kami mendorong pariwisata on demand atau berbasis pesanan, kami ingin mengukur kapasitas, sehingga bisa jaga jarak dan tidak terjadi klaster baru Corona. Ini juga sekaligus sebagai screening awal dari mana mereka dan mereka berisiko atau tidak,” ujarnya.

Dengan gaya pemesanan melalui ayoketrenggalek.com tersebut, pengunjung dapat mengerjakan pembayaran retribusi secara nontunai, melalui pawai yang telah disediakan. “Untuk sementara kami kerja sama dengan salah satu bank daerah, nanti akan terus dikembangkan dengan sistem lain,” imbuh Mochammad Nur Arifin.

Mochammad Nur Arifin menambahkan untuk sementara gaya pemesanan online dapat dilayani di empat bopeng berdarmawisata, yakni Pantai Prigi, Pantai Pelang, Gua Lawa, dan kolam renang Jwalita. Kini sejumlah perangkat pendukung, bertunda disiapkan sehingga diharapkan bisa lekas terapkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek Sunyoto bersabda gaya pemesanan destinasi berdarmawisata tersebut rencananya juga akan diintegrasikan dengan sejumlah vendor berdarmawisata berskala banyak. Dengan gaya online, pemerintah wilayah mengajun akan meminimalisir kebocoran pendapatan retribusi berdarmawisata, sebab pembayaran dilakukan secara nontunai.

“Pasti akan kami kembangkan ke sana, namun perlu dicermati dulu bagaimana sistem kerja samanya,” pungkas Sunyoto.

(mul/ega)

Source Link

Pariwisata Domestik Mulai Menggeliat, Radja Wisata Tawarkan Program Private Tour

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR РPandemi Covid-19 belum memitar kesan bila akan habis.

Akan tetapi, situasi ini tidak menyurutkan keinganan melawat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pemberlakuan PSBB tinggal ada di beberapa nomor, namun destinasi-destinasi domestik bergerak pulang menggeliat.

Melihat peluang jumlah di pemberian domestik, salah satu travel di Makassar, Radja Wisata menghadirkan program private tour. Di samping keamanan lebih terjamin, berjebah program private tour tidak sungguh membludak.

Destinasi yang ditawarkan bagaikan Bali, Lombok, Labuan Bajo, Batu-Malang, Jogja, dan Bandung. Dimana destinasi tersebut berpisah bergerak melembak dipadati wisatawan lokal.

“Efek pandemi ini memang pada akhirnya membuat para wisatawan jenuh dan butuh refreshing bersama keluarga. Wisata lokal menjadi pilihan yang paling safety,” suara Direktur Radja¬†Wisata, Mawardha Dj, Senin (31/8/2020).

Ia memerintah, banyaknya program-program promo hotel penghargaan 5 di Bali, Jakarta, Bandung berperan triggers untuk masyarakat merencanakan liburan.

Misalnya, program promo hotel bagaikan Pay Now, Stay Later dengan harga diskon sampai dengan 30 persen terbit harga publis. Program ini sayang dilewatkan oleh costumer yang ingin kunjung berjalan-jalanbepergian ke destinasi berjalan-jalanbepergian favorit.

“Radja Wisata menawarkan program domestik full paket Bali dibuka dengan harga 3,2 Juta per Pax, Paket Bromo Malang 3,5 Juta per Pax untuk program 3 hari 2 malam, dengan minimal pax 4 sampai 6 pax,” bebernya.

Sementara untuk International, berlarut-larut Wardha andaikan ini tinggal membludak yang closed border, sehingga andaikan ini yang paling diminati adalah Turkey dengan program 8 hari dengan harga bergerak 14,7 Juta start Jakarta.

“Satu-satunya yang bisa kita jual untuk program outbond hanya Turkey, semoga beberapa negara akan segera open border untuk turis Indonesia,” ujarnya.

“Cukup banyak custumer kami yang sudah bertanya destinasi-destinasi favorit Radja¬†Wisata, seperti Korea, Malaysia-Singapore, Jepang dan Bangkok. Ada Destinasi yang high demand atau cukup tinggi peminatnya di kami, hal ini dikarenakan Itenerary yang kami buat custom tidak umum seperti program-program lain,” tambahnya.

Sementara Untuk umrah, Wardha menambahkan, tinggal harap-harap goyah menanti bila Saudi resmi dibuka pulang untuk Jamaah umrah.

“Antusiasme calon jamaah cukup besar, meski kami belum dapat merelease harga paket saat ini,” pungkasnya.

Source Link

10 Tempat Wisata di Labuan Bajo, Bisa Ke Mana Saja?

KOMPAS.comLiburan ke Labuan Bajo porsi wisatawan merupakan liburan impian. Ada bungkusan berpiknik yang lengkap di sana, berlayar berusul dahulukala hingga darat.

Labuan Bajo juga merupakan kelompok yang merasuk berisi lima destinasi berpiknik luhur prioritas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Destinasi ini juga memiliki bilangan habitat satwa endemik yaitu Komodo, tepatnya di Taman Nasional (TN) Komodo.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik ke Labuan Bajo?

Oleh berkat itu, semua wisatawan berpacu untuk beranjangsana menodongkan indahnya golongan di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Bagi kamu yang belum pernah ke Labuan Bajo, ikut Kompas.com rangkum tempat-tempat mana berteletele yang wajib dikunjungi:

1. Lihat sunset di Bukit Cinta

Tempat terkini yang harus dikunjungi adalah Bukit Cinta. Bukit ini juga kerap disebut dengan nama Bukit Silvia.

Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).KOMPAS.com/SHERLY PUSPITA Wisatawan asing menikmati keindahan senja di Bukit Cinta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).

Wisatawan bisa menodongkan keindahan benua Labuan Bajo yang berkedudukan di kepulauan, dengan kerajaan yang berbukit-bukit berisi satu sukat.

Caranya cukup mendaki Bukit Cinta. Sampai di puncak bukit, kamu bisa menodongkan lanskap hamparan perbukitan hijau.

Baca juga: Tips Berburu Golden Sunset di Bukit Cinta Labuan Bajo

Memandangi lautan, kamu juga bisa menodongkan ada beberapa bukit yang nampak sebagai membancang di tengah laut.

Waktu bermutu untuk bersumber ke Bukit Cinta tentu kalau sore hari menjelang matahari terbenam. Waktu tersebut merupakan sukat bermutu untuk menodongkan golden sunset Bukit Cinta.

2. Jelajah benua di Pulau Kelor

Puas menodongkan sunset di Bukit Cinta, kamu bisa melanjutkan berpiknik keesokan harinya dengan menyebelah ke pulau Kelor.

Gugusan pulau yang diambil dari Pulau Kelor, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Gugusan pulau yang diambil berusul Pulau Kelor, di bilangan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).

Tempat ini menawarkan keindahan benua hampir bagai dengan Bukit Cinta, di mana terjadi bukit-bukit rerumputan hijau di dalamnya.

Kamu bisa melimbang dan mengabadikan keindahan benua Labuan Bajo di pulau ini dengan rupa mendaki setiap bukitnya.

Source Link