Wisatawan Lokal Jadi Tumpuan Gelorakan Kembali Sektor Pariwisata

Garut, Beritasatu.com – Pariwisata berperan bidang yang paling jeblok di saat pandemi covid-19. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dijalankan beberapa lingkungan dimasa pandemi berjibun menegakkan para pelaku industri pariwisata berjibun yang melarat.

Apalagi bersisa belum bisanya wisatawan mancanegara berketurunan ke Indonesia untuk melawat.

Hal itu yang kemudian menegakkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) kini menuju memitar wisatawan lokal serupa harapan untuk bisa mengelorakan bidang pelesir pulang di Indonesia. Sebagai stadium calon, bidang pelesir kesultanan berperan prioritas Kemparekraf signifikan berusaha mengeliatkan pulang bidang pariwisata.

“Pemulihan ekonomi di sektor pariwisata akibat pandemi covid-19 secara umum jadi program besar pemerintah di tahun 2021. Untuk satu atau dua tahun ini kita coba bidik wisatawan lokal sebagai pembangkit sektor pariwisata. Salah satu yang kita prioritaskan dijual ditengah pandemi ini adalah sektro pariwisata alam yang diharapkan akan bisa menyumbang devisa untuk perbaikan sektor pariwisata,” ungkap Plt. Kepala Bidang Wisata Buatan Kemparekraf Arya Galih Anindita bila menyelengagrakan simulasi penerapan protokoler kesehatan didestinasi pelesir kesultanan di Gunung Papandayan Garut, Jawa Barat, Senin (17/8/2020).

Ditambahkannya, untuk bisa memastikan protokoler kesehatan bisa diterapkan di lokasi pelesir, Kemparekraf  akanmenggandeng para stakeholder pariwisata di Indonesia agar penyebaran covid-19 tidak bermain berusul lokasi pelesir.

“Untuk bisa memberikan rasa aman dan nyaman di lokasi destinasi, kami pastinya akan terus berupaya berkoordinasi dengan para pelaku dan stakeholder pariwisata untuk memastikan lokasi wisata aman dan tidak jadi lokasi yang bisa menyebarkan covid-19. Namun di sisi lain kita juga berharap agar masyarakat juga memahami masalah protokoler kesehatan ini saat menjalani liburannya. Sehingga kita semua bisa kembali menjalani liburan dimasa new normal,” lanjutnya.

Sumber: BeritaSatu.com

Source Link

Lagi, Objek Wisata di Kintamani Ramai Dikunjungi Wisatawan Lokal

BANGLI, BALI EXPRESS – Hari libur Minggu (21/6), beberapa sasaran berpelesir di golongan Kintamani, Bangli putar dikunjungi banter wisatawan lokal. Namun berkat bersisa kaya situasi pandemi Covid-19, Polres Bangli dipimpin Kapolres AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan melantai ke lokasi, mempertegas bahwa sasaran berpelesir belum dibuka.

Dikatakan kapolres, pemerintah setelahitu sebatas membuka hotel dan pub dengan tegak membidas protokol kesehatan. Pun sungguh dengan masyarakat yang beraktivitas di luar balairung kendati tegak membidas protokol kesehatan, serupa ceduk jarak, pakai masker dan juz lain guna memutus penyebaran Covid-19.  Beberapa sasaran berpelesir dikunjungi wisatawan, di antaranya Penelokan, sasaran berpelesir negara golongan Pura Pasar Agung dan sejumlah pub di lis berakhir konvensional Kintamani.

Untuk menduga pengunjung semakin jamak, kepolisian di Bumi Sejuk itu mengerahkan 136 personelnya. Polisi menyasar jendol keramaian. Kapolres asal Tabanan ini juga juga memerintahkan Satuan Lalulintas untuk menindak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan masker.  “Puluhan pengendara sudah kami tindak dengan membuat surat pernyataan,” ungkap mantan Wakapolres Klungkung itu.

Dikonfirmasi tersendiri, Wakapolres Bangli Kompol I Gede Wali mengungkapkan, mereka yang melancong ke Kintamani kering kerabat luar Bangli, serupa Denpasar dan Badung. Tak sedikit yang bermula berkumpul.  Mereka memang sengaja melancong ke sana. Karena sasaran berpelesir belum dibuka, pengunjung diminta putar. Mantan Kabag Ops Polres Karangasem ini bercakap, sekitar 10 kerabat pengunjung sempat mendaki Gunung Batur, menikmati pemandangan matahari tertebar. “Kami sudah imbau agar mengikuti protokol kesehatan. Kami tegaskan objek wisata belum dibuka,” ungkap polisi asal Kubu, Karangasem itu. 

Seperti diketahui, sejumlah sasaran berpelesir di Kintamani jamak kunjungan buatan jangan-jangan hangat bermain di tengah pandemi Covid-19. Hal rupa bermain Minggu (14/6). Melihat kondisi tersebut, Polres Bangli juga mengerahkan personelnya. Pengunjung diimbau untuk membidas protokol kesehatan, serupa tidak berhimpun, ceduk jarak dan menggunakan masker. “Banyak kami lihat tidak pakai masker. Mereka langsung kami berikan masker,” ujar Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Ketut Sukadana.

Sukadana mengungkapkan, pelancong tersebut bermula semenjak beberapa kelompok, di antaranya Denpasar, Gianyar dan Buleleng. Mereka tidak semua janjian  melali ke sana.  Secara tidak sengaja berkoalisi di suatu sasaran. “Setelah kami tanya kenapa ke sana, alasannya sumpek diam di rumah,” jelasnya.

Source Link